...
WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Sepanjang 2023, KontraS Sebut Ada 46 Orang Dibunuh di Luar Pengadilan » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
11 Desember 2023
Reading Time: 3 mins read
0
Sepanjang 2023, KontraS Sebut Ada 46 Orang Dibunuh di Luar Pengadilan » Warga Berita

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

IMG 20231211 WA00192
Konferensi pers catatan Hari HAM, Minggu (10/12/2023) / tribinnews

JAKARTA,  WargaBerita – Ini sebuah catatannyang luar biasa, di mana dalam setahun terakhir terdapat 31 peristiwa extrajudicial killing, atau pembunuhan di luar proses hukum.

Data tersebut dipaparkan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Dari 31 peristiwa tersebut, 46 orang menjadi korban extrajudicial killing.

“Berdasarkan data pemantauan KontraS, terjadi setidaknya 31 peristiwa extrajudicial killing atau pembunuhan di luar hukum yang menelan 46 korban jiwa,” ujar Wakil Koordinator KontraS, Andi M Rizaldy dalam Siaran Pers Catatan Hari HAM 2023, Minggu (10/12/2023).

Berdasarkan data yang dihimpun KontraS, sebagian besar extrajudicial killing terjadi dengan latar belakang penindakan pelaku kriminal, yakni sebanyak 21 peristiwa.

Kemudian 4 peristiwa extrajudicial killing terjadi dilatar belakangi anggapan menimbulkan kericuhan dan 3 peristiwa karena tuduhan melakukan tindak kriminal.

Sedangkan 2 sisanya karena dianggap sebagai kelompok separatis dan satu peristiwa extrajudicial killing dilatar belakangi keteledoran aparat.

Dari 31 peristiwa yang terjadi, 15 di antaranya ditemukan bahwa korban extrajudicial killing tak menggunakan senjata.

Kemudian 9 di antaranya tak melakukan perlawanan, masing-masing 7 melakukan perlawanan dengan senjata api dan senjata tajam.

Lalu 7 di antaranya berupaya melarikan diri, dan 1 lainnya tak diketahui motifnya.

“Dalam beberapa kasus, Polisi bahkan melakukan tetap penembakan walau tersangka tindak pidana sama sekali tidak bersenjata dan tidak melakukan perlawanan,” kata Andi.

Umumnya, peristiwa extrajudicial killing ini disebut Andi terjadi karena abainya aparat Kepolisian terhadap prinsip fair trial.

Hal itu diperparah dengan penggunaan senjata api yang berlebihan bahkan cenderung sewenang-wenang.

“Salah satu faktor terjadinya extrajudicial killing adalah penggunaan senjata api secara berlebihan dan sewenang-wenang oleh Kepolisian. Anggota Kepolisian seringkali menempatkan diri sebagai algojo bagi para terduga tindak pidana,” katanya.

Dia kemudian mencontohkan peristiwa extrajudicial killing yang terjadidi Bangkal, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah pada 7 Oktober 2023.

Pada peristiwa tersebut, aparat gabungan dari Polda Kalteng menembakkan gas air mata kepada warga yang sedang melakukan aksi damai di depan Konsesi Sawit PT Hamparan Masawit Bangun Persada.

Penembakan gas air mata tersebut kemudian dilanjutkan dengan penembakan peluru tajam yang mengakibatkan seorang warga bernama Gijik tewas di tempat.

“Peristiwa yang menimpa Gijik, menunjukkan bahwa warga yang sedang mempraktekkan hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum juga rawan menjadi korban pembunuhan di luar hukum tatkala anggota Kepolisian yang seharusnya menjamin pelaksanaan hak tersebut justru bertindak sewenang-wenang,” ujar Andi.

Kemudian peristiwa lainnya terkait extrajudicial killing juga dicontohkan pada pertengahan Mei 2023 di Gunungkidul, Yogyakarta.

Pada peristiwa itu, seorang pemuda berinisial AA terbunuh karena keteledoran aparat Kepolisian dalam penggunaan senjata api.

“Korban yang saat itu sedang menonton acara hiburan musik tewas karena senjata api miliki seorang anggota Polisi yang bertugas mengamankan keributan yang terjadi di acara tersebut. Terlihat bahwa penggunaan senjata api beresiko digunakan secara berlebihan,” ujar Andi.

Terhadap aparat yang menjadi pelaku extrajudicial killing, diharapkan tak hanya sanksi etik yang diberlakukan, tapi juga secara pidana.

Sebab extrajudicial killing merupakan bentuk penghilangan nyawa.

“Sudah seharusnya peristiwa extrajudicial killing diusut lalu pelakunya diberi sanksi etik maupun sanksi pidana. Tapi berdasarkan pemantauan kami, tak jarang peristiwa extrajudicial killing berlalu begitu saja dan pelakunya tetap melenggang bebas tanpa sanksi apapun.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Prabowo ingin wujudkan cita-cita Jokowi hilirisasi semua bidang

Prabowo ingin wujudkan cita-cita Jokowi hilirisasi semua bidang

Perkuat Relasi Internasional, UPGRIS Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi di Cina

Perkuat Relasi Internasional, UPGRIS Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi di Cina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Jokowi Tegaskan Aparat harus Netral dan Jaga Kedaulatan Rakyat di Pemilu 2024

Jokowi Tegaskan Aparat harus Netral dan Jaga Kedaulatan Rakyat di Pemilu 2024

7 Februari 2024
Whatsapp Image 2023 11 14 At 22.49.23.jpeg

AMPI Jateng Siap All Out Menangkan Prabowo-Gibran

16 November 2023
Habiburokhman Klaim Polisi Sudah “On The Track” Tangani Kasus Firli Bahuri

DPR Duga Ada Peran Unsur Birokrasi dalam kasus TPPO dengan Modus Program Magang

4 April 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.