WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Sakit Hati Diputus Cinta, Pria di Sleman Ini Pukuli Wajah Sang Mantan dengan Palu Agar Cacat dan Tak Laku » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
3 Februari 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Sakit Hati Diputus Cinta, Pria di Sleman Ini Pukuli Wajah Sang Mantan dengan Palu Agar Cacat dan Tak Laku » Warga Berita

0302 bunuh
Kapolresta Sleman Kombes Pol Yuswanto Ardi didampingi Kapolsek Ngaglik, Kompol Mashuri menunjukkan pelaku berikut barang bukti kejahatan di Mapolresta Sleman, Jumat (2/2/2024) | tribunnews

SLEMAN, WargaBerita – Gegara sakit hati diputus cinta, pria berinisial CR warga Kotagede, Yogyakarta mencekik dan mencoba menghantamkan palu ke kepala pacarnya sendiri berinisial SR (35), warga Gamping, Sleman.

Namun akhirnya Unit Reskrim Polsek Ngaglik, Polresta Sleman berhasil menangkap  CR.

Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi menceritakan peristiwa tersebut bermula ketika tersangka menjalin hubungan asmara dengan korban.

Selama satu tahun berhubungan, asmara keduanya berakhir putus.

Tersangka berupaya untuk meminta balikan, namun korban yang sudah tidak sayang menolak.

Hal itu membuat tersangka sakit hati dan merencanakan pembunuhan.

“Tersangka mengirimkan pesan singkat kepada korban, bahwa yang bersangkutan berniat menghabisi korban,” kata Kombes Pol Ardi di Mapolresta Sleman, Jumat (2/2/2024).

Lantaran sudah lama berhubungan, tersangka sudah hafal dan mengetahui keseharian korban, yaitu setiap pagi mengantarkan makanan ke sebuah hotel.

Selanjutnya, pada Sabtu 27 Januari 2024, sekira pukul 06.30 WIB tersangka sengaja menunggu korban di Pasar Rejodani, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman.

 

Lokasi ini sering dilewati korban untuk bekerja. Saat itu, tersangka sudah menyiapkan palu yang disimpan di dalam tas.

Ketika korban datang, kala itu korban bersama temannya sehingga tersangka hanya bisa mengikuti korban ke arah hotel tempat korban bekerja.

Setelah korban selesai mengantar makanan, korban langsung diajak tersangka ke sebuah rumah kosong yang berada tepat di depan hotel.

Di tempat itulah terjadi peristiwa percobaan pembunuhan.

“Tersangka memukul menggunakan tangan kosong dan sebuah palu yang dipukulkan mengenai mata, mulut dan kepala korban. Hingga sampai kini korban masih menjalani perawatan,” kata Kapolresta.

Pukulan palu berakibat cukup fatal. Akibat peristiwa itu, korban mengalami patah tulang pergelangan tangan kanan, patah ibu jari dan kelingking tangan kanan serta 8 luka di bagian kepala dengan masing-masing mendapatkan luka 2-3 jahitan.

Kemudian luka memar di kelopak mata kanan, mulut dan dagu. Beruntung, saat peristiwa percobaan pembunuhan terjadi ada warga yang melintas dan menolong korban setelah berhasil lari ke arah jalan raya.

“Peristiwa ini beruntung diketahui oleh seorang warga yang lewat di seputar lokasi karena korban melarikan diri ke jalan raya dan dapat dilakukan pencegahan, sehingga tidak terjadi kejadian yang lebih fatal lagi,” ujarnya.

Setelah melampiaskan aksinya, korban pergi meninggalkan lokasi.

Kendati demikian, pasca peristiwa itu, petugas Reskrim Polsek Ngaglik, Polresta Sleman langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku hari itu juga, enam jam setelah kejadian di rumah kontrakan di Sariharjo, Ngaglik.

 

Pelaku saat ini ditahan dan disangka melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana junto pasal 53 pasal 352 ayat (2) KUHP tentang percobaan pembunuhan.

“Ancaman hukumannya pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun,” katanya.

Di hadapan petugas dan awak media, tersangka CR mengaku nekat mencoba menghabisi nyawa korban menggunakan palu karena hanya itu alat seadanya yang ada di rumah.

Korban dipukul di bagian kepala menggunakan mata palu yang tajam, yang biasanya digunakan untuk mencabut paku.

Tujuan utamanya ingin membuat korban cacat agar tidak ada yang mau lagi sama korban.

“Karena saya sakit hati. Bilangnya masih sayang tapi sudah gak mau jalan. Saya pengen buat dia cacat, karena dia malamnya bilang kalau sudah gak sama saya, masih laku, masih ada yang mau. Kalau dia cacat kan tidak ada yang mau,” kata dia.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

0302 bunuh
Kapolresta Sleman Kombes Pol Yuswanto Ardi didampingi Kapolsek Ngaglik, Kompol Mashuri menunjukkan pelaku berikut barang bukti kejahatan di Mapolresta Sleman, Jumat (2/2/2024) | tribunnews

SLEMAN, WargaBerita – Gegara sakit hati diputus cinta, pria berinisial CR warga Kotagede, Yogyakarta mencekik dan mencoba menghantamkan palu ke kepala pacarnya sendiri berinisial SR (35), warga Gamping, Sleman.

Namun akhirnya Unit Reskrim Polsek Ngaglik, Polresta Sleman berhasil menangkap  CR.

Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi menceritakan peristiwa tersebut bermula ketika tersangka menjalin hubungan asmara dengan korban.

Selama satu tahun berhubungan, asmara keduanya berakhir putus.

Tersangka berupaya untuk meminta balikan, namun korban yang sudah tidak sayang menolak.

Hal itu membuat tersangka sakit hati dan merencanakan pembunuhan.

“Tersangka mengirimkan pesan singkat kepada korban, bahwa yang bersangkutan berniat menghabisi korban,” kata Kombes Pol Ardi di Mapolresta Sleman, Jumat (2/2/2024).

Lantaran sudah lama berhubungan, tersangka sudah hafal dan mengetahui keseharian korban, yaitu setiap pagi mengantarkan makanan ke sebuah hotel.

Selanjutnya, pada Sabtu 27 Januari 2024, sekira pukul 06.30 WIB tersangka sengaja menunggu korban di Pasar Rejodani, Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman.

 

Lokasi ini sering dilewati korban untuk bekerja. Saat itu, tersangka sudah menyiapkan palu yang disimpan di dalam tas.

Ketika korban datang, kala itu korban bersama temannya sehingga tersangka hanya bisa mengikuti korban ke arah hotel tempat korban bekerja.

Setelah korban selesai mengantar makanan, korban langsung diajak tersangka ke sebuah rumah kosong yang berada tepat di depan hotel.

Di tempat itulah terjadi peristiwa percobaan pembunuhan.

“Tersangka memukul menggunakan tangan kosong dan sebuah palu yang dipukulkan mengenai mata, mulut dan kepala korban. Hingga sampai kini korban masih menjalani perawatan,” kata Kapolresta.

Pukulan palu berakibat cukup fatal. Akibat peristiwa itu, korban mengalami patah tulang pergelangan tangan kanan, patah ibu jari dan kelingking tangan kanan serta 8 luka di bagian kepala dengan masing-masing mendapatkan luka 2-3 jahitan.

Kemudian luka memar di kelopak mata kanan, mulut dan dagu. Beruntung, saat peristiwa percobaan pembunuhan terjadi ada warga yang melintas dan menolong korban setelah berhasil lari ke arah jalan raya.

“Peristiwa ini beruntung diketahui oleh seorang warga yang lewat di seputar lokasi karena korban melarikan diri ke jalan raya dan dapat dilakukan pencegahan, sehingga tidak terjadi kejadian yang lebih fatal lagi,” ujarnya.

Setelah melampiaskan aksinya, korban pergi meninggalkan lokasi.

Kendati demikian, pasca peristiwa itu, petugas Reskrim Polsek Ngaglik, Polresta Sleman langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku hari itu juga, enam jam setelah kejadian di rumah kontrakan di Sariharjo, Ngaglik.

 

Pelaku saat ini ditahan dan disangka melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana junto pasal 53 pasal 352 ayat (2) KUHP tentang percobaan pembunuhan.

“Ancaman hukumannya pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun,” katanya.

Di hadapan petugas dan awak media, tersangka CR mengaku nekat mencoba menghabisi nyawa korban menggunakan palu karena hanya itu alat seadanya yang ada di rumah.

Korban dipukul di bagian kepala menggunakan mata palu yang tajam, yang biasanya digunakan untuk mencabut paku.

Tujuan utamanya ingin membuat korban cacat agar tidak ada yang mau lagi sama korban.

“Karena saya sakit hati. Bilangnya masih sayang tapi sudah gak mau jalan. Saya pengen buat dia cacat, karena dia malamnya bilang kalau sudah gak sama saya, masih laku, masih ada yang mau. Kalau dia cacat kan tidak ada yang mau,” kata dia.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Dove acquistare Sildenafil Citrate online in sicurezza

Dove acquistare Sildenafil Citrate online in sicurezza

Cuaca Ekstrem, BPBD Gunungkidul Imbau Warga dan Wisatawan Waspada » Warga Berita

Cuaca Ekstrem, BPBD Gunungkidul Imbau Warga dan Wisatawan Waspada » Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Nyalon Bupati Pandeglang, Fitron dan Diana Minta Dukungan Demokrat dan PDIP – Warga Berita

Nyalon Bupati Pandeglang, Fitron dan Diana Minta Dukungan Demokrat dan PDIP – Warga Berita

28 April 2024
Jika Dukung Anies Dalam Pilkada Jakarta, PDIP Dianggap Alami Kemunduran – Warga Berita

Jika Dukung Anies Dalam Pilkada Jakarta, PDIP Dianggap Alami Kemunduran – Warga Berita

14 Juni 2024
Pelaku penembakan Yuda saat sweeping perjudian ditangkap

Pelaku penembakan Yuda saat sweeping perjudian ditangkap

29 Januari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In