Dieng Culture Festival (DCF) 2024 kembali memukau ribuan pengunjung dengan acara unggulan, Jazz di Atas Awan. Lapangan Pandawa Dieng Banjarnegara menjadi pusat perhatian pada Sabtu malam, saat ribuan penonton, termasuk wisatawan asing, berkumpul untuk menikmati suasana musik jazz di tengah sejuknya dataran tinggi Dieng.
Acara Jazz di Atas Awan kali ini dibagi menjadi dua sesi, dengan sesi pertama berlangsung pada siang hingga sore hari, menampilkan musisi lokal yang berbakat. Sesi kedua, yang paling ditunggu-tunggu, digelar pada malam hari dengan menampilkan tiga musisi nasional kenamaan: Danila, Parade Hujan, dan Dikta Wicaksono. Penampilan mereka berhasil memikat hati para penonton, yang meskipun harus menghadapi suhu dingin mencapai 11 derajat Celsius, tetap antusias menikmati alunan musik jazz di bawah langit Dieng yang indah.
Wisatawan Asing Terpesona oleh Pesona DCF 2024
Festival ini tidak hanya menarik minat wisatawan lokal, tetapi juga banyak wisatawan asing yang datang khusus untuk menyaksikan keindahan dan keunikan DCF 2024. Salah satu wisatawan asal Jerman, Jane, mengungkapkan kekagumannya terhadap festival ini. Meskipun ia telah bekerja di Jakarta selama empat tahun, ini adalah kali pertama ia datang ke DCF. “Saya sangat suka dengan adanya DCF, khususnya untuk pemotongan rambut gimbal. Selain unik, fenomena rambut gimbal alami yang tumbuh di sini sangat menarik dan tidak ada di Jerman,” ujar Jane.
Jane juga menambahkan bahwa hiburan musik jazz di tanah lapang merupakan pengalaman yang menyenangkan, meski harus menahan dinginnya udara Dieng. Ia berencana untuk mengajak teman-temannya tahun depan agar bisa merasakan pengalaman yang sama.
Sementara itu, Steve, seorang wisatawan asal Belanda, mengaku datang langsung dari negaranya untuk menyaksikan DCF 2024. “Saya tahu tentang DCF saat membaca berita tentang acara ini di media. Saya tertarik dan langsung memutuskan untuk datang ke Dieng. Acaranya luar biasa, saya sangat suka pertunjukan budaya dan tentunya jazz,” ungkap Steve.
Festival Lampion, Penghujung Hari Kedua DCF 2024
Setelah menikmati penampilan para musisi dalam acara Jazz di Atas Awan, pengunjung DCF 2024 diajak untuk berpartisipasi dalam Festival Lampion. Ribuan lampion diterbangkan serentak, menghiasi langit malam dataran tinggi Dieng dengan cahaya yang memukau. Acara ini menjadi penutup yang sempurna untuk rangkaian kegiatan di hari kedua festival.
Nita, salah satu pengunjung dari Jakarta, mengungkapkan kekagumannya terhadap Festival Lampion. “Saya terkejut melihat ribuan lampion yang berterbangan di langit Dieng. Ini benar-benar menambah keindahan Dieng di malam hari,” kata Nita. Meski harus bersusah payah dalam menerbangkan lampionnya, ia merasa pengalaman tersebut sangat berkesan dan layak untuk diulang di masa mendatang.
Rangkaian Kegiatan Hari Ketiga DCF 2024
Dieng Culture Festival 2024 tidak berhenti di situ. Pada hari ketiga, Minggu 25 Agustus 2024, festival ini akan menyuguhkan acara Kongkouw Budaya Suluk Ekonomi Syariah dan Gebyar Shalawat. Acara-acara ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan sekaligus hiburan yang bermakna bagi para peserta, menggabungkan unsur budaya, spiritualitas, dan ekonomi dalam satu rangkaian kegiatan.












