PANDEGLANG,Warga Berita–Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang mendorong aktifitas pertanian di kalangan generasi muda sebagai bagian dari inisiatif regenerasi petani dan pendorong pertanian milenial.
Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPKP Kabupaten Pandeglang Sofiah mengungkapkan, keinginan untuk mendukung upaya petani milenial dalam menjaga keberlanjutan budidaya pertanian.
“Karena kan sekarang dilihat kebanyakan di kita petani-petani yang sudah tua, kita juga kemarin mendata juga merekrut petani muda,” ungkapnya, Senin 15 Januari 2024.
Dikatakannya, bahwa saat ini mayoritas petani berusia lanjut, dan DPKP Pandeglang telah melakukan pengumpulan data serta merekrut petani muda untuk mengatasi keadaan ini.
“Penting untuk melihat kontribusi para petani milenial dalam sektor pertanian. Kami telah mencatat keberadaan mereka di DPKP Kabupaten Pandeglang dan mereka telah aktif berpartisipasi dalam pengembangan pertanian,” katanya.
Ia menjelaskan, untuk petani milenial sendiri ini memang sudah tercatat di DPKP Kabupaten Pandeglang dan memang sudah eksis dalam sektor pertanian tersebut.
“Ya wilayah nya tersebar di Pandeglang ada yang di Menes kemudian di Munjul dan Cadasari, kemarin itu kita merekrut petani muda melalui program Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) untuk membantu pembudidaya pertanian,” jelasnya.
Dalam upaya terus mendukung petani muda, DPKP Pandeglang merangkul mereka dengan menyediakan sosialisasi dan edukasi untuk memaksimalkan pengembangan pertanian.
“Pembudidayaan pertanian tidak hanya memberikan manfaat dalam hal produksi, tetapi juga dapat menjadi sumber tambahan penghasilan dan peluang kemitraan yang lebih luas, tidak terbatas pada wilayah kita,” katanya.
Pemahaman kaum milenial terhadap teknologi, terutama dalam pemasaran hasil pertanian, dia sebutkan generasi ini memiliki keunggulan dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan visibilitas produk.
Sofiah berharap, ia ingin sektor pertanian Pandeglang diakui tidak hanya di wilayah Banten tetapi juga secara nasional.
“Mari terus mempromosikan produk unggulan Pandeglang, sehingga tidak hanya dinikmati oleh penduduk setempat tetapi juga oleh warga di luar daerah,” tandasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi
PANDEGLANG,Warga Berita–Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang mendorong aktifitas pertanian di kalangan generasi muda sebagai bagian dari inisiatif regenerasi petani dan pendorong pertanian milenial.
Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPKP Kabupaten Pandeglang Sofiah mengungkapkan, keinginan untuk mendukung upaya petani milenial dalam menjaga keberlanjutan budidaya pertanian.
“Karena kan sekarang dilihat kebanyakan di kita petani-petani yang sudah tua, kita juga kemarin mendata juga merekrut petani muda,” ungkapnya, Senin 15 Januari 2024.
Dikatakannya, bahwa saat ini mayoritas petani berusia lanjut, dan DPKP Pandeglang telah melakukan pengumpulan data serta merekrut petani muda untuk mengatasi keadaan ini.
“Penting untuk melihat kontribusi para petani milenial dalam sektor pertanian. Kami telah mencatat keberadaan mereka di DPKP Kabupaten Pandeglang dan mereka telah aktif berpartisipasi dalam pengembangan pertanian,” katanya.
Ia menjelaskan, untuk petani milenial sendiri ini memang sudah tercatat di DPKP Kabupaten Pandeglang dan memang sudah eksis dalam sektor pertanian tersebut.
“Ya wilayah nya tersebar di Pandeglang ada yang di Menes kemudian di Munjul dan Cadasari, kemarin itu kita merekrut petani muda melalui program Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) untuk membantu pembudidaya pertanian,” jelasnya.
Dalam upaya terus mendukung petani muda, DPKP Pandeglang merangkul mereka dengan menyediakan sosialisasi dan edukasi untuk memaksimalkan pengembangan pertanian.
“Pembudidayaan pertanian tidak hanya memberikan manfaat dalam hal produksi, tetapi juga dapat menjadi sumber tambahan penghasilan dan peluang kemitraan yang lebih luas, tidak terbatas pada wilayah kita,” katanya.
Pemahaman kaum milenial terhadap teknologi, terutama dalam pemasaran hasil pertanian, dia sebutkan generasi ini memiliki keunggulan dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan visibilitas produk.
Sofiah berharap, ia ingin sektor pertanian Pandeglang diakui tidak hanya di wilayah Banten tetapi juga secara nasional.
“Mari terus mempromosikan produk unggulan Pandeglang, sehingga tidak hanya dinikmati oleh penduduk setempat tetapi juga oleh warga di luar daerah,” tandasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi












