PANDEGLANG,Warga Berita-Ratusan rumah di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang kembali terendam banjir setinggi 30 centimeter sampai 60 centimeter.
Banjir merendam ratusan rumah warga Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang merupakan yang ketiga kalinya dalam kurun waktu tiga bulan yakni Januari-Maret 2024.
Perangkat Desa Idaman dan juga selaku Relawan Boedak Saung Endang mengatakan, banjir telah merendam rumah warga dari kemarin.
“Ini hari kedua, kemarin itu banjir mulai naik merendam permukiman sekira jam 9 pagi,” katanya kepada Warga Berita, Minggu, 17 Maret 2024.
Banjir disebabkan hujan dengan intensitas tinggi secara terus-menerus. Kurang lebih berlangsung selama tiga hari.
“Mengakibatkan Sungai Cilemer kembali meluap merendam permukiman,” katanya.
Endang menjelaskan, ketinggian banjir saat ini masih 30 centimeter sampai 60 centimeter.
“Yang merendam sebanyak empat kampung,” katanya.
Yakni Kampung Tajur, Kampung Karangtengah. Kampung Sindang Rahayu dan Kampung Cipariuk Tongkol, Desa Idaman.
“Banjir mengakibatkan masyarakat tidak bisa beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Kepala Desa Idaman Ilman mengatakan, banjir disebabkan di wilayah hulu Sungai Cilemer diguyur hujan dalam beberapa hari ini.
“Siang ini juga hujan belum reda. Dan banjir belum menunjukan surut tapi berpotensi naik karena posisi air sudah naik sampai ke halaman belakang rumah,” katanya.
Bencana banjir di bulan Ramadan ini sudah berlangsung dua hari. Menyebabkan aktivitas warga terganggu karena sejumlah akses jalan terendam banjir.
“Bahkan untuk pedagang sayuran terpaksa harus menggunakan rakit saat berjualan. Yang terbuat dari batang pisang,” katanya.
Ketinggian air saat ini, relatif masih aman. Belum ada warga harus sampai mengungsi.
“Warga masih tinggal di rumahnya masing-masing,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi












