SERANG, Warga Berita – Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Fatah Sulaiman, melantik Ferry Fathurokhman sebagai Dekan Fakultas Hukum, Fadlullah sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jayanudin sebagai Dekan Fakultas Teknik, Ririn Irnawati sebagai Dekan Fakultas Pertanian, Tubagus Ismail sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Leo Agustino sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Omat Rahmat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
Pelantikan para dekan ini berdasarkan Surat Keputusan Rektor Untirta Nomor 1309/UN43/KPT.KP.08.01/2023 tentang Pemberhentian Dekan Masa Jabatan Tahun 2019-2023 dan Pengangkatan Dekan Masa Jabatan Tahun 2023-2027.
Rektor juga melantik Anis Fuad sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Teknologi Informasi dan Komunikasi, Udi Samanhudi sebagai Kepala UPA Bahasa Untirta, serta Yus Rama Denny sebagai Kepala UPA Laboratorium Terpadu Untirta.
Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, dalam sambutannya mengatakan, yang dilantik merupakan sumber daya manusia berkualitas dan memahami dan mengalami perjuangan serta berkontribusi bagi kemajuan Untirta.
Menurutnya, sejatinya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), jabatan manajerial dekan dan unit penunjang akademik sudah dijabarkan dalam perundang-undangan dan Permendikbud terkait OTK baru dan harus dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku
“Tugas tersebut harus dilaksanakan bersama-sama dan bergotong royong karena kita telah menerima mandat percepatan persiapan untuk menuju PTNBH yang unggul berkarakter di tingkat global tahun 2035 dengan nilai JAWARA yang terimplementasi dalam setiap langkah,” ucapnya, Selasa, 5 Desember 2023.
“Saya minta para pemimpin yang dilantik belajar dari kisah sukses dan tidak sukses dari periode sebelumnya untuk memiliki motivasi tinggi yang berintegritas, profesional dan berkualitas,” tegasnya.
Selain itu, lanjut Fatah, pejabat yang baru dilantik harus menjaga nama baik kampus dan menjaga kehormatan kampus dengan perilaku yang sesuai dengan norma dan tidak menyimpang, apalagi menyalahi tridharma perguruan tinggi.
Pejabat yang dilantik harus menjaga wibawa civitas dan tidak terpengaruh hal-hal yang tidak baik.
“Saya tidak ingin mendengar ada oknum dosen yang terlibat penipuan, karena akan meruntuhkan nilai akademik. Oknum dosen yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan jabatan fungsional dengan memplagiasi karya orang lain jangan sampai ada lagi,” lanjutnya.
“Tantangan tidak semakin mudah, tapi semakin rumit dan kompleks, tapi Jawara sejati menyakini itu dengan niat baik harus diubah menjadi motivasi tingkat tinggi dengan penuh keyakinan untuk problem yang dihadapi dengan cita-cita luhur meraih indahnya kemenangan dari perjuangan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Fajar
Editor: Agus Priwandono
SERANG, Warga Berita – Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Fatah Sulaiman, melantik Ferry Fathurokhman sebagai Dekan Fakultas Hukum, Fadlullah sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jayanudin sebagai Dekan Fakultas Teknik, Ririn Irnawati sebagai Dekan Fakultas Pertanian, Tubagus Ismail sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Leo Agustino sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Omat Rahmat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
Pelantikan para dekan ini berdasarkan Surat Keputusan Rektor Untirta Nomor 1309/UN43/KPT.KP.08.01/2023 tentang Pemberhentian Dekan Masa Jabatan Tahun 2019-2023 dan Pengangkatan Dekan Masa Jabatan Tahun 2023-2027.
Rektor juga melantik Anis Fuad sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Teknologi Informasi dan Komunikasi, Udi Samanhudi sebagai Kepala UPA Bahasa Untirta, serta Yus Rama Denny sebagai Kepala UPA Laboratorium Terpadu Untirta.
Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, dalam sambutannya mengatakan, yang dilantik merupakan sumber daya manusia berkualitas dan memahami dan mengalami perjuangan serta berkontribusi bagi kemajuan Untirta.
Menurutnya, sejatinya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), jabatan manajerial dekan dan unit penunjang akademik sudah dijabarkan dalam perundang-undangan dan Permendikbud terkait OTK baru dan harus dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku
“Tugas tersebut harus dilaksanakan bersama-sama dan bergotong royong karena kita telah menerima mandat percepatan persiapan untuk menuju PTNBH yang unggul berkarakter di tingkat global tahun 2035 dengan nilai JAWARA yang terimplementasi dalam setiap langkah,” ucapnya, Selasa, 5 Desember 2023.
“Saya minta para pemimpin yang dilantik belajar dari kisah sukses dan tidak sukses dari periode sebelumnya untuk memiliki motivasi tinggi yang berintegritas, profesional dan berkualitas,” tegasnya.
Selain itu, lanjut Fatah, pejabat yang baru dilantik harus menjaga nama baik kampus dan menjaga kehormatan kampus dengan perilaku yang sesuai dengan norma dan tidak menyimpang, apalagi menyalahi tridharma perguruan tinggi.
Pejabat yang dilantik harus menjaga wibawa civitas dan tidak terpengaruh hal-hal yang tidak baik.
“Saya tidak ingin mendengar ada oknum dosen yang terlibat penipuan, karena akan meruntuhkan nilai akademik. Oknum dosen yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan jabatan fungsional dengan memplagiasi karya orang lain jangan sampai ada lagi,” lanjutnya.
“Tantangan tidak semakin mudah, tapi semakin rumit dan kompleks, tapi Jawara sejati menyakini itu dengan niat baik harus diubah menjadi motivasi tingkat tinggi dengan penuh keyakinan untuk problem yang dihadapi dengan cita-cita luhur meraih indahnya kemenangan dari perjuangan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Fajar
Editor: Agus Priwandono










