...
WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Petisi Bulaksumur UGM Lahir dari Sikap Mencla-mencle Jokowi dan Pembodohan Rakyat Lewat Potongan Pasal UU Pemilu » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
7 Februari 2024
Reading Time: 4 mins read
0
Petisi Bulaksumur UGM Lahir Karena Presiden Lakukan Pembodohan » Warga Berita

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

0602 PETISI
(Foto ilustrasi) Sejumlah civitas akademika dan guru besar dari berbagai fakultas UGM membacakan Petisi Bulaksumur menyesalkan berbagai penyimpangan pemerintahan Jokowi, di Balairung UGM, Yogyakarta, Rabu (31/1/2024). Setelah itu perguruan-perguruan tinggi lainnya menyusul menyerukan petisi untuk pemerintah, hingga kemudian sejumlah rektor, termasuk Rektor Unika Soegijopranoto diminta oleh Polisi untuk membuat testimoni menengai kinerja Presiden Joko Widodo | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Ketua Dewan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Koentjoro menepis tudingan bahwa Petisi Bulaksumur sebagai aksi partisan untuk kepentingan elektoral.

Ia menegaskan, Petisi Bulaksumur merupakan bentuk gerakan moral dipicu kekhawatiran dan keprihatinan situasi demokrasi dan politik Indonesia menuju Pemilu 2024.

 

“Di UGM, ada 250 guru besar yang hadir, tetapi dikatakan partisan. Padahal, tugas guru besar untuk menjaga moralitas dan demokrasi. Kita sebagai Guru Besar UGM salah, jika di UGM ada pelanggaran etik, tetapi malah mendiamkan. Saya marah besar ketika ada yang menyinggung tugas guru besar,” kata guru besar Fakultas Psikologi UGM itu.

Prof Kuntjoro menjelaskana, embrio dari Petisi Bulaksumur berawal dari tindakan Presiden Jokowi yang merupakan alumnus UGM semakin lama semakin membahayakan.

Jokowi mencla-mencle yang dapat dilihat dari keterlibatan putra sulungnya dalam Pilpres 2024 sampai masalah kampanye.

Tindakan yang dilakukan Jokowi itu menurut Prof Kuntjoro cenderung menabrak etika yang memberikan tahta pada keadilan.

“Sikap mencla-mencle ini juga kerap diperbincangkan dosen secara personal. Selain itu, Ketua BEM UGM, Gielbran M. Noor juga telah menganugerahi ‘Alumnus UGM paling Memalukan’ kepada Jokowi,” bebernya.

Lebih jauh Kuntjoro menjelaskan, dorongan Jokowi untuk anaknya, Gibran maju sebagai Cawapres meski regulasinya cacat etika, menjadi pembenar akan sesuatu yang sebenarya salah secara etika.

Dampak selanjutnya, ketika seseorang berbohong maka dia akan terus berbohong untuk menutupi kebohongannya. Hal itu terlihat ketika Jokowi melakukan pembodohan rakyat dengan menunjukkan potongan pasal-pasal pemilu, dan membenarkan dirinya sebagai Presiden untuk berpihak dan berkampanye.

Padahal, tegas Kuntjowo, membaca pasal-pasal tersebut harus komprehensif sehingga tidak salah makna. Tapi yang dilakukan oleh Jokowi hanya memotong-motong pasal itu sesuai dengan tujuannya untuk pembenaran dirinya.

Melihat Jokowi yang tidak kunjung berubah, demikian Kuntjoro, Pusat Studi Pancasila (PSP) UGM menginisiasi petisi.

Pada 31 Januari 2024, pukul 13.00-15.00 WIB, guru besar dan sivitas akademika UGM menyelenggarakan diskusi di Balai Senat yang dihadiri Ketua PSP, eks Rektor UGM, dan petinggi Wali Amanat.

Terdapat 7 pembicara dengan makna pitulungan yang berarti pertolongan dan 6 penanggap. Mereka memiliki pandangan yang sama terkait rasa adil.

Urgensi dari Petisi Bulaksumur itu, jelas Kuntjoro memiliki dua hal yang utama. Pertama, mengingatkan kepada Jokowi sebagai alumnus UGM agar kembali mewujudkan nilai-nilai dan jati diri UGM.

Kedua, meminta Jokowi untuk segera kembali kepada demokrasi Pancasila. Setelah membacakan, hymne UGM pun dinyanyikan agar mengingatkan untuk kembali ke demokrasi Pancasila.

Prof Kuntjoro bersyukur dan berterima kasih Petisi Bulaksumur mampu menyentuh hati dan menggerakkan kampus-kampus lain di tanah air untuk menggelorakan suara yang sama.

Ia mengatakan, sejujurnya, pihak UGM tidak memberikan pengaruh dan kuasa kepada kampus lain untuk membuat petisi terkait demokrasi saat ini.

Jika terpengaruh, kampus lain juga memiliki kesamaan rasa. Salah satu rasa tersebut adalah etika. “Dorongan kuat kami (para guru besar) untuk menulis ini adalah permasalahan etika yang tidak terperhatikan oleh Jokowi sehingga sangat mengkhawatirkan. Jika Jokowi tidak berubah, cacat etika akan terjadi dalam demokrasi,” ujarnya.

www.tempo.co

 

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Timnas AMIN Bakal Bangun Dapur Umum di Seluruh Indonesia untuk Semua Pendukung Paslon dan Petugas TPS

Timnas AMIN Ajak Mahasiswa Bergerak Teruskan Suara Kritis Para Guru Besar

Piala Asia 2023 – Qatar melaju ke final usai kalahkan Iran

Piala Asia 2023 - Qatar melaju ke final usai kalahkan Iran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
DEKLARASI PEMILU DAMAI DAN ANTI HOAKS OLEH ORGANISASI KEMAHASISWAAN SE-KABUPATEN BREBES

DEKLARASI PEMILU DAMAI DAN ANTI HOAKS OLEH ORGANISASI KEMAHASISWAAN SE-KABUPATEN BREBES

5 Februari 2024
Kiprah Sang Pendekar Meniti Karir Politik Bersama Gerindra – Warga Berita

Kiprah Sang Pendekar Meniti Karir Politik Bersama Gerindra – Warga Berita

17 April 2024
Prabowo Sebut Ada Oknum Yang Ingin Rusak Suara 02, PDIP : Laporin Aja – Warga Berita

Prabowo Sebut Ada Oknum Yang Ingin Rusak Suara 02, PDIP : Laporin Aja – Warga Berita

29 Januari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.