TANGERANG, Warga Berita – Peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Banten dalam beberapa hari ke depan mendapat atensi Pemkot Tangerang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang pun telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang akan berlangsung 5 Februari mendatang.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koswara dalam keterangan resminya menjelaskan, sejumlah wilayah di Kota Tangerang memiliki sejarah tentang kebencanaan, terutama bencana banjir.
“BPBD telah melakukan upaya mitigasi dini, dengan menyiapkan personel dan perlengkapan yang siap siaga. Menghadapi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi, masyarakat diimbau turut melakukan mitigasi,” ujarnya, Minggu 4 Februari 2024.
Deny mengatakan, mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat ialah ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan.
Selain itu, membuat biopori, memastikan saluran air tidak tersumbat dan memeriksa kinerja sistem pengendali banjir.
“Masyarakat juga bisa melakukan antisipasi bencana dengan menyimpan arsip penting di rumah, di tempat yang aman. Antisipasi pada berkas-berkas penting di rumah, juga hal penting dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem,” tambahnya.
Lanjutnya, masyarakat Kota Tangerang juga diimbau untuk turut merespons dampak buruk yang mungkin terjadi selama cuaca ekstrem dengan menghubungi panggilan darurat 112. Baik itu, permohonan penanganan banjir, pohon tumbang atau bencana lainnya.
“Petugas dan Posko kami siagakan 24 jam, untuk siap membantu dan merespons urusan gawat darurat di Kota Tangerang,” tutupnya.
Sebelumnya, pada 2023 lalu, terdapat 15 titik banjir di kota tersebut. Dimana saat ini titik banjir sudah berangur berkurang.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang pun telah melakukan pemetaan lokasi yang dinilai rawan banjir. Warga Berita lain disepanjang aliran Kali Sabi Cibodas, Kali Ledug Periuk, Saluran Pembuangan (SP) BTT 6-9 Sipon-Cipondoh, Kali Cantiga Karang Tengah, Saluran Sekunder Kamar Benda, SP Cikoneng Hilir Jatiuwung, Embung Gempol Pinang, Rawa Kunciran, dan SP Pasar Baru Karawaci.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Abdul Rozak
TANGERANG, Warga Berita – Peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Banten dalam beberapa hari ke depan mendapat atensi Pemkot Tangerang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang pun telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang akan berlangsung 5 Februari mendatang.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD Kota Tangerang Deni Koswara dalam keterangan resminya menjelaskan, sejumlah wilayah di Kota Tangerang memiliki sejarah tentang kebencanaan, terutama bencana banjir.
“BPBD telah melakukan upaya mitigasi dini, dengan menyiapkan personel dan perlengkapan yang siap siaga. Menghadapi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi, masyarakat diimbau turut melakukan mitigasi,” ujarnya, Minggu 4 Februari 2024.
Deny mengatakan, mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat ialah ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan.
Selain itu, membuat biopori, memastikan saluran air tidak tersumbat dan memeriksa kinerja sistem pengendali banjir.
“Masyarakat juga bisa melakukan antisipasi bencana dengan menyimpan arsip penting di rumah, di tempat yang aman. Antisipasi pada berkas-berkas penting di rumah, juga hal penting dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem,” tambahnya.
Lanjutnya, masyarakat Kota Tangerang juga diimbau untuk turut merespons dampak buruk yang mungkin terjadi selama cuaca ekstrem dengan menghubungi panggilan darurat 112. Baik itu, permohonan penanganan banjir, pohon tumbang atau bencana lainnya.
“Petugas dan Posko kami siagakan 24 jam, untuk siap membantu dan merespons urusan gawat darurat di Kota Tangerang,” tutupnya.
Sebelumnya, pada 2023 lalu, terdapat 15 titik banjir di kota tersebut. Dimana saat ini titik banjir sudah berangur berkurang.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang pun telah melakukan pemetaan lokasi yang dinilai rawan banjir. Warga Berita lain disepanjang aliran Kali Sabi Cibodas, Kali Ledug Periuk, Saluran Pembuangan (SP) BTT 6-9 Sipon-Cipondoh, Kali Cantiga Karang Tengah, Saluran Sekunder Kamar Benda, SP Cikoneng Hilir Jatiuwung, Embung Gempol Pinang, Rawa Kunciran, dan SP Pasar Baru Karawaci.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Abdul Rozak












