WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Persaingan Caleg DPR RI Dapil I Banten, Elite Politik Nasional Jangan Dianggap Remeh – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
6 Februari 2024
Reading Time: 2 mins read
0
Persaingan Caleg DPR RI Dapil I Banten, Elite Politik Nasional Jangan Dianggap Remeh – Warga Berita

SERANG, Warga Berita – Pertarungan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 DPR RI di daerah pilih (dapil) Banten I diprediksi akan berlangsung sengit. Sebab, pada dapil yang meliputi Kabupaten Lebak dan Pandeglang ini terdapat sejumlah tokoh yang berasal dari keluarga ternama dan juga elite politik nasional.

Tiga trah itu yakni  Mulyadi Jayabaya di Kabupaten Lebak, Dimyati Natakusumah di Pandeglang, dan Ratu Atut Chosiyah. Ketiganya memiliki kekuatan politik di masing-masing daerah.

Namun, selain tiga trah itu terdapat juga beberapa elite politik nasional dan petinggi partai. Seperti Bonnie Triyana sebagai sejarawan yang menjadi caleg DPR RI dapil Banten I dari PDI Perjuangan.

Ada juga politikus Gerindra, Ali Zamroni yang jadi pertahana di DPR RI. Lalu Iip Miftahul Choiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga sama sebagai pertanana di DPR RI, serta  Ahmad Fauzi selaku Ketua DPW PKB Banten.

Peneliti Banten Institute for Governance Studies (BIGS)  Harits Hijrah Wicaksana mengatakan, kekuatan para elite politik itu tidak boleh dipandang remeh, khususnya para pertahana.

“Pertahana ini memiliki basis masa riil, mereka memilihara masa dengan terus turun ke lapangan selama mereka menjabat. Tentunya ini jadi power mereka tersendiri,” ujar Harits kepada Warga Berita, Selasa 6 Februari 2024.

Harits mengatakan, pertarungan Warga Berita trah dengan elite politik ini terlihat jelas, bahkan baik trah Jayabaya maupun Natakusumah terdapat persaingan internal.

Yang mana, pada trah Jayabaya Iti Octavia Jayabaya dari Partai Demokrat turut berebutan suara dengan adiknya yakni Hasbi Ashidiki dari Partai PDIP. Sedangkan dari trah Natakusumah, ada Dimyati Natakusumah dari PKS dengan kedua putra putrinya yang juga ikut nyaleg ke DPR RI melalui partai Demokrat dan PKB.

“Nah ini yang seru, Hasbi dari PDI akan berebut suara dengan tetehnya dari Demokrat . Nah ini berarti betul-betul pertempuran yang luar biasa, apakah nanti akan bagi-bagi suara atau seperti apa, kita lihat nanti,” ucapnya.

Jalan bagi Hasbi untuk mempertahankan kursinya di DPR RI sendiri tidaklah mudah, sebab PDIP memberikan nomor urut 1 yang jadi nomor urutnya di Pileg 2019 lalu kepada Bonnie Triyana. Kini, dirinya mendapatkan nomor urut 3.

Menurutnya, pergeseran nomor urut ini menjadi pukulan bagi Hasbi maupun trah Jayabaya. Terlebih, ayahanya yakni Mulyadi Jayabaya telah mendeklarasikan diri untuk mendukung Prabowo Subianto di Pemilu 2024

“Tentunya ini menjadi pukulan secara politik bagi Hasbi, karena Pak Hasbi juga tidak mendapat posisi yang strategis di pusat,” tuturnya.

Terlepas dari itu, Dosen Magister Administrasi Publik Universitas Esa Unggul ini meyebut kekuatan logistik baik dari trah dinasti maupun elite politik akan mempengaruhi suara ke depan. Sebab, masyarakat sendiri sudah melek terhadap politik uang.

“Hari ini masyarakat sepertinya sudah berbicara politik transaksional, jadi siapa yang menyiapkan paling besar itu yang akan dipilih. Itu temuan di lapangan,” terangnya.

Hal ini pun perlu menjadi catatan bagi penyelenggara dan pengawas pemilu. Politik uang ini tidak boleh dibiarkan karena akan menyebabkan kemunduran demokrasi. Harits berharap jika Bawaslu bisa melakukan pencegahan dan penindakan bagi siapa pun yang melakukan politik uang.

“Bukan berbicara elite lokal dan elite nasional lagi, tapi masyarakat saat ini berbicara tentang logistik. Namun saya harap hal itu bisa dicegah, karena kita berhak berdemokrasi dan mendapatkan para pemimpin yang mengerti dan berkualitas. Kalau semuanya ditakar dan dinilai dari ukuran sisi amplop, itu akan membuat demokrasi kita semakin mundur,” imbuhnya.

Sementara, Ketua KPU Banten M Ihsan mengatakan, pada Pileg 2024 nanti akan ada 22 kursi DPR RI yang meliputi dapil Banten I, II dan III.

“Banten I enam kursi, Banten II enam, Banten III 10 kursi,” pungkasnya.

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

SERANG, Warga Berita – Pertarungan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 DPR RI di daerah pilih (dapil) Banten I diprediksi akan berlangsung sengit. Sebab, pada dapil yang meliputi Kabupaten Lebak dan Pandeglang ini terdapat sejumlah tokoh yang berasal dari keluarga ternama dan juga elite politik nasional.

Tiga trah itu yakni  Mulyadi Jayabaya di Kabupaten Lebak, Dimyati Natakusumah di Pandeglang, dan Ratu Atut Chosiyah. Ketiganya memiliki kekuatan politik di masing-masing daerah.

Namun, selain tiga trah itu terdapat juga beberapa elite politik nasional dan petinggi partai. Seperti Bonnie Triyana sebagai sejarawan yang menjadi caleg DPR RI dapil Banten I dari PDI Perjuangan.

Ada juga politikus Gerindra, Ali Zamroni yang jadi pertahana di DPR RI. Lalu Iip Miftahul Choiri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga sama sebagai pertanana di DPR RI, serta  Ahmad Fauzi selaku Ketua DPW PKB Banten.

Peneliti Banten Institute for Governance Studies (BIGS)  Harits Hijrah Wicaksana mengatakan, kekuatan para elite politik itu tidak boleh dipandang remeh, khususnya para pertahana.

“Pertahana ini memiliki basis masa riil, mereka memilihara masa dengan terus turun ke lapangan selama mereka menjabat. Tentunya ini jadi power mereka tersendiri,” ujar Harits kepada Warga Berita, Selasa 6 Februari 2024.

Harits mengatakan, pertarungan Warga Berita trah dengan elite politik ini terlihat jelas, bahkan baik trah Jayabaya maupun Natakusumah terdapat persaingan internal.

Yang mana, pada trah Jayabaya Iti Octavia Jayabaya dari Partai Demokrat turut berebutan suara dengan adiknya yakni Hasbi Ashidiki dari Partai PDIP. Sedangkan dari trah Natakusumah, ada Dimyati Natakusumah dari PKS dengan kedua putra putrinya yang juga ikut nyaleg ke DPR RI melalui partai Demokrat dan PKB.

“Nah ini yang seru, Hasbi dari PDI akan berebut suara dengan tetehnya dari Demokrat . Nah ini berarti betul-betul pertempuran yang luar biasa, apakah nanti akan bagi-bagi suara atau seperti apa, kita lihat nanti,” ucapnya.

Jalan bagi Hasbi untuk mempertahankan kursinya di DPR RI sendiri tidaklah mudah, sebab PDIP memberikan nomor urut 1 yang jadi nomor urutnya di Pileg 2019 lalu kepada Bonnie Triyana. Kini, dirinya mendapatkan nomor urut 3.

Menurutnya, pergeseran nomor urut ini menjadi pukulan bagi Hasbi maupun trah Jayabaya. Terlebih, ayahanya yakni Mulyadi Jayabaya telah mendeklarasikan diri untuk mendukung Prabowo Subianto di Pemilu 2024

“Tentunya ini menjadi pukulan secara politik bagi Hasbi, karena Pak Hasbi juga tidak mendapat posisi yang strategis di pusat,” tuturnya.

Terlepas dari itu, Dosen Magister Administrasi Publik Universitas Esa Unggul ini meyebut kekuatan logistik baik dari trah dinasti maupun elite politik akan mempengaruhi suara ke depan. Sebab, masyarakat sendiri sudah melek terhadap politik uang.

“Hari ini masyarakat sepertinya sudah berbicara politik transaksional, jadi siapa yang menyiapkan paling besar itu yang akan dipilih. Itu temuan di lapangan,” terangnya.

Hal ini pun perlu menjadi catatan bagi penyelenggara dan pengawas pemilu. Politik uang ini tidak boleh dibiarkan karena akan menyebabkan kemunduran demokrasi. Harits berharap jika Bawaslu bisa melakukan pencegahan dan penindakan bagi siapa pun yang melakukan politik uang.

“Bukan berbicara elite lokal dan elite nasional lagi, tapi masyarakat saat ini berbicara tentang logistik. Namun saya harap hal itu bisa dicegah, karena kita berhak berdemokrasi dan mendapatkan para pemimpin yang mengerti dan berkualitas. Kalau semuanya ditakar dan dinilai dari ukuran sisi amplop, itu akan membuat demokrasi kita semakin mundur,” imbuhnya.

Sementara, Ketua KPU Banten M Ihsan mengatakan, pada Pileg 2024 nanti akan ada 22 kursi DPR RI yang meliputi dapil Banten I, II dan III.

“Banten I enam kursi, Banten II enam, Banten III 10 kursi,” pungkasnya.

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Mahasiswa KKM Untirta Gelar Seminar, Ingatkan Gen Z Pentingnya Saring Informasi – Warga Berita

Mahasiswa KKM Untirta Gelar Seminar, Ingatkan Gen Z Pentingnya Saring Informasi – Warga Berita

Petisi Bulaksumur UGM Lahir Karena Presiden Lakukan Pembodohan » Warga Berita

Petisi Bulaksumur UGM Lahir Karena Presiden Lakukan Pembodohan » Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Daftar Artis Indonesia Meninggal di Bulan Ramadhan 2024

Daftar Artis Indonesia Meninggal di Bulan Ramadhan 2024

11 April 2024
Melki Laka Lena Desak BPJS Tingkatkan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pekerja Terdampak PHK

Melki Laka Lena Desak BPJS Tingkatkan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pekerja Terdampak PHK

3 Juli 2024
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman.jpg

Gerindra Klaim Tak Akan Halangi Fraksi yang Bakal Ajukan Hak Angket

6 Maret 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In