WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Penguasa yang  Tak Mau Mendengar Kritik Biasanya  Tumbang » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
6 Februari 2024
Reading Time: 2 mins read
0
Penguasa yang  Tak Mau Mendengar Kritik Biasanya  Tumbang » Warga Berita

0602 aptik
Para Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Katolik Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia (APTIK) saat menyampaikan pernyataan sikap | beritabernas.com

JAKARTA, WargaBerita – Sampai sejauh ini, setidaknya sudah ada sekitar 59 perguruan tinggi ternama dan sejumlah organisasi kemasyarakatan di Indonesia yang melontarkan petisi dan kritik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Para akademisi maupun aktivis merasa prihatin atas sikap penguasa yang terkesan otoriter, tidak netral dan mengabaikan demokrasi menjelang Pemilu 2024.

Melihat kenyataan tersebut, Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo  pun angkat bicara. Ia berharap Presiden Jokowi mau mendengarkan seruan moral tersebut.

“Sebab dalam sejarah, bila seruan seperti itu tidak didengarkan, maka biasanya kekuasaan akan tumbang,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari beritabernas.com, Selasa (6/1/2024).

Suharyo mengatakan, kekuasaan dan kritik merupakan dua hal yang mesti berjalan bersama-sama. Karena itu, bila para akademisi menyampaikan seruan moral, itu merupakan tanggungjawab mereka yang ditujukan kepada institusi kekuasaan.

Dalam video berurasi 1 menit 34 detik yang sempat viral, Ignatius Kardinal Suharyo mengatakan, dalam perspektif iman Kristiani, dalam sejarah, selalu ada kerajaan dan kerajaan itu sama dengan kekuasaan.

Suharyo mengatakan, kekuasaan itu berbahaya kalau tidak dijalankan dengan baik. Maka, lanjut Suharyo, ketika ada institusi kerajaan (waktu itu raja-raja) menyeleweng dari titahnya, maka muncul yang disebut nabi-nabi.

“Mereka yang menyerukan kebenaran dan keadilan. Ketika negara tidak adil, nabi muncul untuk menyerukan keadilan,” ujarnya.

“Saya kira setiap zaman situasinya seperti itu. Jadi kalau para akademisi itu menyampaikan seruan moral, itu tanggungjawab mereka dan ditujukan kepada institusi yang memegang kekuasaan. Dinamika seperti itu dalam sejarah selalu ada. Moga-moga seruan-seruan seperti itu didengarkan. Harapannya itu,” kata Ignatius Kardinal Suharyo.

Menurut Kardinal Suharyo, bila seruan moral seperti itu tidak didengarkan, dalam sejarah juga jelas, ketika kekuasaan tidak mendengarkan kritik-kritik maka bahayanya adalah tumbang. Itu selalu terjadi seperti itu, bukan hanya di Indonesia tetapi dimana pun akan terjadi. Suhamdani

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

0602 aptik
Para Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Katolik Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia (APTIK) saat menyampaikan pernyataan sikap | beritabernas.com

JAKARTA, WargaBerita – Sampai sejauh ini, setidaknya sudah ada sekitar 59 perguruan tinggi ternama dan sejumlah organisasi kemasyarakatan di Indonesia yang melontarkan petisi dan kritik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Para akademisi maupun aktivis merasa prihatin atas sikap penguasa yang terkesan otoriter, tidak netral dan mengabaikan demokrasi menjelang Pemilu 2024.

Melihat kenyataan tersebut, Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo  pun angkat bicara. Ia berharap Presiden Jokowi mau mendengarkan seruan moral tersebut.

“Sebab dalam sejarah, bila seruan seperti itu tidak didengarkan, maka biasanya kekuasaan akan tumbang,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari beritabernas.com, Selasa (6/1/2024).

Suharyo mengatakan, kekuasaan dan kritik merupakan dua hal yang mesti berjalan bersama-sama. Karena itu, bila para akademisi menyampaikan seruan moral, itu merupakan tanggungjawab mereka yang ditujukan kepada institusi kekuasaan.

Dalam video berurasi 1 menit 34 detik yang sempat viral, Ignatius Kardinal Suharyo mengatakan, dalam perspektif iman Kristiani, dalam sejarah, selalu ada kerajaan dan kerajaan itu sama dengan kekuasaan.

Suharyo mengatakan, kekuasaan itu berbahaya kalau tidak dijalankan dengan baik. Maka, lanjut Suharyo, ketika ada institusi kerajaan (waktu itu raja-raja) menyeleweng dari titahnya, maka muncul yang disebut nabi-nabi.

“Mereka yang menyerukan kebenaran dan keadilan. Ketika negara tidak adil, nabi muncul untuk menyerukan keadilan,” ujarnya.

“Saya kira setiap zaman situasinya seperti itu. Jadi kalau para akademisi itu menyampaikan seruan moral, itu tanggungjawab mereka dan ditujukan kepada institusi yang memegang kekuasaan. Dinamika seperti itu dalam sejarah selalu ada. Moga-moga seruan-seruan seperti itu didengarkan. Harapannya itu,” kata Ignatius Kardinal Suharyo.

Menurut Kardinal Suharyo, bila seruan moral seperti itu tidak didengarkan, dalam sejarah juga jelas, ketika kekuasaan tidak mendengarkan kritik-kritik maka bahayanya adalah tumbang. Itu selalu terjadi seperti itu, bukan hanya di Indonesia tetapi dimana pun akan terjadi. Suhamdani

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
USAID Bekerja Sama dengan ALPHA-I Adakan Kegiatan Exploring Educational Opportunities in The United States Bertempat di FK UNS – Universitas Sebelas Maret

USAID Bekerja Sama dengan ALPHA-I Adakan Kegiatan Exploring Educational Opportunities in The United States Bertempat di FK UNS – Universitas Sebelas Maret

Tim Rumah Kohe UNS Gelar Pelatihan Manajemen Usaha dan Peluncuran Pupuk Organik Granul – Universitas Sebelas Maret

Tim Rumah Kohe UNS Gelar Pelatihan Manajemen Usaha dan Peluncuran Pupuk Organik Granul – Universitas Sebelas Maret

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Lima Parpol Tak Lolos Verifikasi Administrasi Ini Alasan Kpu Bhhvkxudw7.jpg

KPU Ubah Metode Pemungutan Suara di 4 Wilayah Luar Negeri

28 Desember 2023
Gibran Tampil Mempesona di Debat Keempat Semalam

Pengamat Nilai Debat Cawapres Bisa Beri Pengaruh ke Undecided Voters

22 Januari 2024
Airlangga Hartarto: 71 Ribu UMKM Terima Penghapusan Hutang

Airlangga Hartarto: 71 Ribu UMKM Terima Penghapusan Hutang

30 Januari 2025

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In