PANDEGLANG,Warga Berita-Pilkada Kabupaten Pandeglang diprediksi akan diikuti empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang. Keempatnya diusung parpol peserta Pemilu 2024 berdasarkan hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten yang mendapatkan kursi DPRD Kabupaten Pandeglang.
Pengamat Politik STKIP Syekh Manshur Asep Saefullah Kamali mengatakan, Pilkada Pandeglang tahun 2024 ini akan seru. “Sebab banyak kandidat potensial menyatakan kesiapan nyalon. Kalau prediksi saya, Pilbup Pandeglang akan diikuti oleh empat pasangan calon,” katanya kepada Warga Berita, Senin, 11 Maret 2024.
Asep menjelaskan, empat pasangan calon ini dapat terbentuk apabila melihat dari hasil Pileg. Serta sejumlah bakal calon yang secara tegas sudah menyatakan diri siap maju menyalonkan diri menjadi Bupati Pandeglang.
“Mereka ialah calon yang memang kader dan ada yang diusung oleh partai,” katanya.
Beberapa calon sudah siap menyatakan diri itu yakni Sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Pandeglang Iing Andri, Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Golkar Fitron Nur Ikhsan, Bakal Calon Bupati Pandeglang diusung PPP Tb Entus Mahmud Sahiri, dan Ketua DPD PKS Kabupaten Pandeglang Tb Asep Rafiudin Arief.
“Ke-empat orang tersebut yang sejauh ini secara tegas menyatakan siap maju menuju Pandeglang 1. Tentunya hal ini akan menjadikan masyarakat memiliki banyak pilihan untuk memilih calon pemimpin Pandeglang,” katanya.
Asep mengungkapkan, ke-empat kandidat tersebut digadang-gadang sudah memiliki teman koalisi. Misalkan saja Iing akan berpasangan dengan Caleg Anggota DPR RI dari PKB Risya Natakusumah.
Fitron berpasangan dengan Putra Abuya Muhtadi yakni A Mufa.
Lalu, Tb Entus Mahmud berpasangan dengan Ketua DPC Partai Gerindra Fikri Febriansyah. Lalu Tb Asep berpasangan dengan Anggota DPD Provinsi Banten dari Partai NasDem Beni Sudrajat.
“Kalau melihat peta koalisasi masing-masing paslon seperti ini, sama-sama punya basis yang kuat,” katanya.
Sehingga mereka semua harus kerja ekstra karena perbedaan pemilihan dari sebelumnya. Yakni pada Pilpres maupun Pileg kemarin. “Semua instrumen harus dipersiapkan. Termasuk tim dan akar rumput,” katanya.
Lebih lanjut Asep mengungkapkan, apabila melihat peta dan posisi kursi perolehan pada hasil Pemilu kemarin besar kemungkinan akan ada tiga atau empat pasangan calon. Serta tidak menutup kemungkinan akan muncul juga calon independen. “Untuk dari independen kemungkinan ada satu Paslon,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi












