WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Penanganan di Hulu Harus Diperbaiki » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
1 Juni 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Penanganan di Hulu Harus Diperbaiki » Warga Berita

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

0206 sampaah

Proses pembersihan depo sampah oleh petugas DLH Kota Yogya, Kamis (30/5/2024) malam | tribunnews

YOGYAKARTA, WargaBerita – Krisis sampah di Kota Yogyakarta sudah mencapai tahap darurat. Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampahh dan sistem pengolahan yang belum memadai.

Hal tersebut diungkapkan oleh pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Chandra Wahyu Purnomo.

Menurut Chandra, pengelolaan sampah dapat disebut sebagai ‘pintu masuk’ dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan karena sampah merupakan isu multisektor yang berdampak pada berbagai aspek di masyarakat dan juga ekonomi.

Dosen Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik UGM itu turut menyoroti tata kelola sampah di Yogya masih dalam tahap darurat karena penanganannya belum terselesaikan hingga kini.

“Meskipun peraturan tentang persampahan itu banyak sekali, mulai dari Undang-Undang sampai Peraturan Daerah, tapi untuk sistem pengolahan kita masih tertinggal dengan negara lain, terlebih di Yogya kita masih bertumpu dengan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Piyungan,” ujar Chandra.

Chandra mengungkapkan, kegagalan dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah di Yogya dikarenakan tidak terbentuknya kesadaran masyarakat sebagai hulu dari permasalahan sampah.

“Harusnya sampah sudah terpilah di hulu, mulai dari rumah tangga, kantor, pabrik atau industri, dan kampus, karena di hulu saja sudah tercampur, proses pengolahannya akan menjadi berat,” ungkapnya.

Harapannya partisipasi publik untuk mengelola sampahnya sendiri mencapai 30 persen, sedangkan sisanya 70 persen ditangani oleh fasilitas-fasilitas yang ada di pemerintahan.

Dia menyebut persoalan sampah memang sangat kompleks. Pemanfaatan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah seperti TPS3R dan Bank Sampah belum dioptimalkan oleh masyarakat karena 90 persen sampah di Yogya masih terbuang di TPA.

“Dari 30 TPS3R yang ada di Sleman yang semuanya dibangun oleh Kementerian PUPR, hanya 10 saja yang beroperasi, sisanya mangkrak. Bayangkan kalau semua TPS3R di Sleman, Kota Yogya, dan Bantul diaktifkan, pastinya akan berdampak pada semakin cepatnya proses pemilahan sampah,” tambah pria yang juga merupakan koordinator Indonesia Solid Waste Forum (ISWF) ini.

Riset independen yang dilakukan oleh Chandra di tahun 2021 terkait sampah di Kota Yogya menunjukkan volume sampah mencapai 300 ton per hari dan ditengarai jumlah tersebut tidak mengalami perubahan hingga sekarang, bahkan cenderung meningkat jumlahnya.

“Statusnya sudah darurat, tapi masyarakat belum juga tumbuh kesadaran untuk minimal memilah sampah, jadinya malah muncul masalah baru seperti tiba-tiba ada titik baru yang dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal,” ucapnya.

Chandra menyarankan penanganan sampah di hulu harus diperbaiki dan menjadi prioritas.

“Kita harus terus mengedukasi masyarakat agar memiliki komitmen untuk memilah sampah, kalau perlu ada sanksi sosial seperti di negara maju,” tuturnya.

Selanjutnya yang tidak kalah penting setelah pemilahan, adalah penjadwalan pengumpulan dan pengangkutan dari sumber langsung ke unit pengolahan seperti TPS3R dan TPST, harus terinci dan sistematis agar tidak terjadi konflik kepentingan di dalamnya.

“Pengelolaan sampah mandiri (PSM) juga harus diatur oleh Pemda/Pemdes sehingga bisa menghindari perselisihan dengan Bumdes, yang memang sekarang ada yang ditugaskan untuk mengelola sampah juga,” pesannya.

Menurutnya, teknologi pengelolaan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) juga bisa diperhitungkan sebagai solusi untuk menghasilkan bahan bakar yang bisa digunakan untuk meminimalkan pengiriman sampah ke luar DIY.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com

https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Lirik Lagu NOVIA BACHMID – YA LLA (OFFICIAL MUSIC VIDEO)

Lirik Lagu NOVIA BACHMID - YA LLA (OFFICIAL MUSIC VIDEO)

Lirik Lagu Nadhif Basalamah – sesuatu (Official Lyric Video)

Lirik Lagu Nadhif Basalamah - sesuatu (Official Lyric Video)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
KAI Purwokerto gelar festival jajanan sambut tahun baru

KAI Purwokerto gelar festival jajanan sambut tahun baru

21 Desember 2023
PLN Jateng dan DIY Gelar Khitan Massal untuk 479 Anak Yatim dan Dhuafa

PLN Jateng dan DIY Gelar Khitan Massal untuk 479 Anak Yatim dan Dhuafa

12 Agustus 2024
Tenaris Hadirkan Solusi Terintegrasi di IPA Convex 2024 – Warga Berita

Tenaris Hadirkan Solusi Terintegrasi di IPA Convex 2024 – Warga Berita

22 Mei 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In