WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemprov Banten Dinilai Belum Peduli Hak Perempuan – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
8 Maret 2024
Reading Time: 2 mins read
0
Pemprov Banten Dinilai Belum Peduli Hak Perempuan – Warga Berita

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

SERANG, Warga Berita – Puluhan mahasiswi yang tergabung dalam Aliansi Banten Melawan melakukan refleksi Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day/IWD) di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang, Jumat 8 Maret 2024.

Dalam aksi itu, mereka menyebut bahwa Provinsi Banten masih belum peduli atau mengacuhi hak-hak perempuan. Hal itu dibuktikan dengan tingkat partisipasi perempuan di Banten yang saat ini masih sulit direalisasikan karena belenggu kekerasan terhadap perempuan yang tersistematis dan terstruktur.

Aliansi Banten Melawan menilai, demokrasi yang seharusnya menjadi sarana untuk memfasilitasi suara dan hak politik perempuan kian terlihat tumbang.

“Meskipun perempuan telah berjuang keras untuk memperoleh hak politik berupa hak pilih dan berpartisipasi dalam proses politik, namun nyatanya masih muncul berbagai hambatan yang menghalangi perempuan untuk terlibat secara aktif dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam pengambilan keputusan,” ujar Anis Fazirotul Muhtar sebagai Jenlap aksi IWD dari Lingkar Studi Feminis.

Dikatakannya, sampai saat ini, diskriminasi, eksploitasi, tindak kekerasan, dan segala bentuk penindasan lainnya masih membelenggu, terlebih perempuan miskin, disabilitas, dan kelompok minoritas lainnya. Momentum Hari Perempuan Internasional diperingati setiap tahunnya di seluruh dunia termasuk Provinsi Banten.

“Peringatan IWD 2024 menjadi momen penting bagi Aliansi Banten Melawan. Karena IWD, merupakan ajang perlawanan dan perjuangan, tidak terkecuali terhadap kebijakan pro-oligarki dan tindakan yang menghancurkan demokrasi,” ucapnya.

Pihaknya menilai, kemerosotan demokrasi di wilayah Banten ditandai dengan banyaknya Peraturan Daerah yang dibuat sewenang-wenang, tidak responsif gender dan tidak memerhatikan dampak bagi Perempuan dan masyarakat marjinal lainnya.

Beberapa peraturan diantaranya yakni, Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Banten Tahun 2010-2030 yang justru merampas lahan-lahan Perempuan, beberapa SK izin lingkungan seperti pembangunan PLTU Suralaya 9 & 10 yang berdampak bagi Perempuan, Peraturan Perlindungan Perempuan yang justru mendiskriminasi Perempuan dan lain sebagainya.

“Hak-hak Perempuan pada gilirannya dipasung, diabaikan. Hal ini terlihat dengan adanya praktik pelanggengan pemiskinan pada perempuan. Alih-alih pembangunan pabrik sebagai bagian dari distribusi lapangan kerja, justru eksistensi hak dan peningkatan partisipasi bagi perempuan tidak dijadikan sebagai indikator, akibat sistem kerja fleksibel yang mengabdi pada kepentingan pasar bebas dan kemudahan investasi,” tuturnya.

“Perempuan justru dipaksa masuk dalam lubang kemiskinan melalui kebijakan upah murah, relasi kerja informal dan tanpa pengakuan status kerja, minim perlindungan bagi penyandang disabilitas, perempuan hamil dan menyusui, dan berbagai praktik diskriminasi lainnya,” sambungnya.

Pemerintah sendiri dinilai tidak serius dalam memotong akar persoalan penindasan terhadap perempuan. Misalnya pada kasus kekerasan seksual. Hal tersebut dipengaruhi karena produk hukum yang bermasalah dan ditambah pemerintah tidak pernah serius dalam mencegah kekerasan seksual.

Data Badilag dan lembaga layanan yang dihimpun Komnas Perempuan, kasus kekerasan seksual dalam rentang lima tahun terakhir meningkat pesat dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2018 sebanyak 406.178 kasus, pada 2019 sebanyak 431.471, pada 2020 sebanyak 299.911 kasus, pada 2021 sebanyak 454.772 kasus, dan 2022 sebanyak 453.524 kasus.

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Nekat Beroperasi Siang Hari, Satpol PP Pandeglang Bakal Razia Warung Makan Selama Ramadan – Warga Berita

Nekat Beroperasi Siang Hari, Satpol PP Pandeglang Bakal Razia Warung Makan Selama Ramadan – Warga Berita

Sertijab, Dandim 0603/Lebak Berganti – Warga Berita

Sertijab, Dandim 0603/Lebak Berganti – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Bhabinkamtibmas Polsek Songgom Ajak Masyarakat Wujudkan Pemilu Yang aman dan Kondusif

Bhabinkamtibmas Polsek Songgom Ajak Masyarakat Wujudkan Pemilu Yang aman dan Kondusif

8 Desember 2023
DEBAT CAPRES – Sindir Prabowo, Anies Miris Banyak Anggota TNI Tak Punya Rumah Dinas

DEBAT CAPRES – Anies: Peran Aktif Indonesia Mampu Dorong Penghapusan Penjajasan di Palestina

7 Januari 2024
Timnas Klaim Duet AMIN Bakal Kembalikan Independensi KPK

Timnas Klaim Duet AMIN Fokus Tingkatkan Daya Beli Ketimbang hanya Program Bagi Makanan dan Susu

8 Desember 2023

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In