WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemkab Serang Akan Tangani Delapan Kawasan Kumuh, Siapkan Anggaran Rp 1,6 Miliar – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
21 Februari 2024
Reading Time: 2 mins read
0
Pemkab Serang Akan Tangani Delapan Kawasan Kumuh, Siapkan Anggaran Rp 1,6 Miliar – Warga Berita

SERANG, Warga Berita- Pada tahun ini, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kabupaten Serang menyiapkan anggaran sebesar Rp1,6 miliar untuk penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Serang.

Untuk tahun ini akan dilakukan pembangunan jalan lingkungan untuk menangani delapan wilayah yang masuk dalam kategori kawasan kumuh.

Delapan wilayah yang yang masuk kategori kawasan kumuh sendiri yakni, Desa Banjarsari, Kecamatan Anyer, Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Desa Samparwadi, Kecamatan Tirtayasa.

Kemudian, Desa Wanayasa, Kecamatan Pontang, Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Desa Lebak Kepuh, Kecamatan Lebakwangi, dan Desa Labuhan, Kecamatan Mancak.

Kepala DPRKP Kabupaten Serang Okeu Oktaviana menjelaskan, anggaran sebesar Rp1,6 miliar itu akan dibagi ke delapan wilayah yang masuk dalam kategori kumuh. Dimana masing-masing titiknya mendapatkan Rp200 juta untuk membangun jalan lingkungan menggunakan paving block.

Nantinya, setiap wilayah akan dibangunkan jalan sepanjang 350 meter untuk satu wilayah dengan total keseluruhan ada 2.800 meter yang akan dibangun.

“Progresnya sekarang ini, baru melakukan MC-0 dan mudah-mudahan satu sampai dua minggu ke depan selesai, lalu dilanjutkan dengan proses pembangunannya. Untuk pekerjaan pembangunan jalan lingkungan dengan paving block ini, dapat diselesaikan sampai dua hingga tiga bulan,” katanya saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu 21 Februari 2024.

Ia menjelaskan, ada sebanyak enam parameter yang menjadi tolak ukur suatu wilayah masuk dalam kawasan kumuh ataupun tidak diantaranya jalan lingkungan, drainase, sanitasi, rumah tidak layak huni, tempat sampah sementara, dan pemadam kebakaran. Keenam parameter itu harus dipenuhi, agar wilayah tersebut terlepas dari wilayah kumuh.

“Umpamakan seperti ini, satu kawasan kumuh ada empat parameter dan kita tahun ini hanya bisa membereskan satu parameter saja. Karena, hanya bisa membereskan satu, jadinya masih masuk kriteria kawasan kumuh, kita tidak bisa mengklaim bahwa wilayah itu bukan kawasan kumuh,” jelasnya.

Ia mengatakan, keterbatasan anggaran menjadi kendalanya dalam menuntaskan keenam parameter kawasan kumuh, karena APBD Kabupaten Serang terpangkas untuk membantu menyukseskan Pemilu 2024 yang otomatis anggaran dinas pun berkurang.

Meski begitu, pihaknya bakal menyiasati agar dalam satu kawasan kumuh itu dapat menyelesaikan dua hingga tiga program. Sehingga, diambillah satu kawasan kumuh yang juga masuk kategori desa stunting, Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dan akses desa wisata.

“Jadi, nantinya ketika jalan lingkungan dengan paving block itu selesai dibangun, tentunya dapat juga memudahkan dinas lain menangani stunting, P3KE, hingga akses desa wisata. Sehingga, dengan anggaran yang terbatas ini, kita menyiasati hal tersebut agar program bisa tercover semua,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

SERANG, Warga Berita- Pada tahun ini, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kabupaten Serang menyiapkan anggaran sebesar Rp1,6 miliar untuk penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Serang.

Untuk tahun ini akan dilakukan pembangunan jalan lingkungan untuk menangani delapan wilayah yang masuk dalam kategori kawasan kumuh.

Delapan wilayah yang yang masuk kategori kawasan kumuh sendiri yakni, Desa Banjarsari, Kecamatan Anyer, Desa Umbul Tanjung, Kecamatan Cinangka, Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Desa Samparwadi, Kecamatan Tirtayasa.

Kemudian, Desa Wanayasa, Kecamatan Pontang, Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Desa Lebak Kepuh, Kecamatan Lebakwangi, dan Desa Labuhan, Kecamatan Mancak.

Kepala DPRKP Kabupaten Serang Okeu Oktaviana menjelaskan, anggaran sebesar Rp1,6 miliar itu akan dibagi ke delapan wilayah yang masuk dalam kategori kumuh. Dimana masing-masing titiknya mendapatkan Rp200 juta untuk membangun jalan lingkungan menggunakan paving block.

Nantinya, setiap wilayah akan dibangunkan jalan sepanjang 350 meter untuk satu wilayah dengan total keseluruhan ada 2.800 meter yang akan dibangun.

“Progresnya sekarang ini, baru melakukan MC-0 dan mudah-mudahan satu sampai dua minggu ke depan selesai, lalu dilanjutkan dengan proses pembangunannya. Untuk pekerjaan pembangunan jalan lingkungan dengan paving block ini, dapat diselesaikan sampai dua hingga tiga bulan,” katanya saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu 21 Februari 2024.

Ia menjelaskan, ada sebanyak enam parameter yang menjadi tolak ukur suatu wilayah masuk dalam kawasan kumuh ataupun tidak diantaranya jalan lingkungan, drainase, sanitasi, rumah tidak layak huni, tempat sampah sementara, dan pemadam kebakaran. Keenam parameter itu harus dipenuhi, agar wilayah tersebut terlepas dari wilayah kumuh.

“Umpamakan seperti ini, satu kawasan kumuh ada empat parameter dan kita tahun ini hanya bisa membereskan satu parameter saja. Karena, hanya bisa membereskan satu, jadinya masih masuk kriteria kawasan kumuh, kita tidak bisa mengklaim bahwa wilayah itu bukan kawasan kumuh,” jelasnya.

Ia mengatakan, keterbatasan anggaran menjadi kendalanya dalam menuntaskan keenam parameter kawasan kumuh, karena APBD Kabupaten Serang terpangkas untuk membantu menyukseskan Pemilu 2024 yang otomatis anggaran dinas pun berkurang.

Meski begitu, pihaknya bakal menyiasati agar dalam satu kawasan kumuh itu dapat menyelesaikan dua hingga tiga program. Sehingga, diambillah satu kawasan kumuh yang juga masuk kategori desa stunting, Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dan akses desa wisata.

“Jadi, nantinya ketika jalan lingkungan dengan paving block itu selesai dibangun, tentunya dapat juga memudahkan dinas lain menangani stunting, P3KE, hingga akses desa wisata. Sehingga, dengan anggaran yang terbatas ini, kita menyiasati hal tersebut agar program bisa tercover semua,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
PDI Perjuangan Tolak Sirekap KPU, Desak Penghitungan Suara Manual – Warga Berita

PDI Perjuangan Tolak Sirekap KPU, Desak Penghitungan Suara Manual – Warga Berita

Sempat Diguyur Hujan Lebat, Puluhan Ribu Warga Bandung Setia Menanti Prabowo – Warga Berita

Indikator Politik Ungkap Masyarakat Jawa Cenderung Coblos Prabowo-Gibran di Pilpres – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
562b05bd D1fd 4515 803b 9395de82f355.jpg

Sekda Maesyal Ingatkan ASN Tak Terlibat Politik Praktis – Warga Berita

27 November 2023
Lima Parpol Tak Lolos Verifikasi Administrasi Ini Alasan Kpu Bhhvkxudw7.jpg

KPU Bakal Sanksi Anggotanya yang Kena OTT Tim Saber Pungli

29 Januari 2024
Kanker 3.jpeg

Shinta Nana Sudjana Ajak Kader IVA Test Karena Morbiditas Kanker Servisk dan Payudara Meningkat

8 November 2023

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In