WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Pakar Kesehatan FK UNS Himbau Masyarakat untuk Mewaspadai Penyakit Antraks – Universitas Sebelas Maret

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
13 Juni 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Pakar Kesehatan FK UNS Himbau Masyarakat untuk Mewaspadai Penyakit Antraks – Universitas Sebelas Maret

UNS— Antraks adalah salah satu penyakit yang bersumber dari binatang (Zoonosis) yang disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis dan membutuhkan perhatian serius dalam penanganannya. Di Indonesia sendiri telah terjadi beberapa kasus antraks yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit ini. Masyarakat yang sering berinteraksi dengan hewan ternak seperti sapi atau kerbau dan produk turunannya, mempunyai risiko yang besar tertular bakteri antraks ini. Meski demikian,  tidak menutup kemungkinan hewan liar juga dapat membawa bakteri ini dan menularkannya ke manusia.

Meskipun kasus antraks jarang terjadi namun penyakit ini adalah penyakit serius yang dapat mengakibatkan kematian. Oleh karenanya, cukup penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya penyakit antraks agar bisa menjadi deteksi dini terhadap penyebaran penyakit ini.

Pakar Kesehatan yang juga Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Dhani Redhono Harioputro, dr., Sp.PD., KPTI, mengatakan, bakteri antraks ini hanya bisa ditularkan dari hewan ke manusia dan sampai sekarang belum ada kasus untuk penularan antar manusia.

“Khusus untuk antraks ini adalah dia hanya satu arah jadi dari hewan ke manusia tidak bisa dibalik dan kejadiannya di Indonesia itu paling sering adalah karena orang memakan daging hewan yang terinfeksi antraks,” terang Dr. Dhani, Kamis (13/6/2024).

Lebih lanjut dijelaskan oleh Dr. Dhani, jika bakteri antraks ini sangatlah unik karena setelah masuk ke dalam tubuh bisa berubah dari bakteri menjadi bentuk spora dan proses masuknya spora antraks ini bisa melalui beberapa cara.

“Infeksi ini bisa melalui kulit atau cutaneous anthrax, melalui saluran pernafasan atau inhaled anthrax dan melalui saluran pencernaan atau gastrointestinal anthrax. Oleh karenanya penting untuk memasak daging sampai benar-benar matang karena antraks ini akan mati pada suhu 100 derajat celcius selama lebih 15 menit,” imbuhnya.

Pakar Kesehatan FK UNS Himbau Masyarakat untuk Mewaspadai Penyakit Antraks 1
Sumber: Koleksi pribadi Dr. Dhani Redhono Harioputro, dr., Sp.PD., KPTI.
Pakar Kesehatan FK UNS Himbau Masyarakat untuk Mewaspadai Penyakit Antraks 2 2
Sumber: Koleksi pribadi Dr. Dhani Redhono Harioputro, dr., Sp.PD., KPTI.

Proses infeksi antraks yang paling besar adalah melalui kulit atau cutaneous anthrax yang mencakup hampir 95% kasus yang terjadi. “Ada beberapa gejala yang dialami oleh penderita antraks yang terinfeksi melalui kulit, diawali dengan merasa gatal dan nyeri pada kulit kemudian muncul warna kemerahan berbintik pada kulit lalu kulit akan terbuka dan berubah menjadi eschar kehitaman disertai dengan edema atau bengkak. Harus ada dua ini, eschar dan edema untuk kita bisa mencurigai bahwa itu antraks kulit,” jelas Dr. Dhani.

Lalu untuk infeksi inhaled anthrax itu gejalanya sama dengan kasus orang pneumonia, bedanya adalah kalau pada inhaled anthrax mempunyai progresivitasnya yang sangat cepat. “Bisa dalam waktu kurang dari 4 hari setelah terinfeksi, pasien itu meninggal dunia,” lanjutnya.

Sedangkan infeksi gastrointestinal anthrax biasanya dikarenakan mengkonsumsi daging yang terinfeksi antraks. Gejalanya hampir sama dengan kasus keracunan makanan namun yang membedakan adalah progresivitasnya lebih cepat. Diawali dengan rasa mual-mual, muntah darah hingga meninggal dunia hanya membutuhkan waktu 4-5 hari. Tingkat mortalitas pada kasus ini bisa mencapai 95-99% pasien yang terinfeksi akan meninggal dunia.

Spora antraks dapat bertahan didalam tanah hingga belasan tahun sehingga perlu ada perlakuan khusus pada hewan yang mati karena antraks. “Jadi prosedurnya, bangkai hewan dikubur pada kedalaman minimal 1,5 meter hingga 2 meter lalu diatasnya diplester (cor) dan diberi tanda jika dibawahnya dikuburkan hewan yang terinfeksi antraks. Ini penting karena spora antraks dapat muncul dipermukaan tanah dalam waktu 10 hingga 12 tahun sehingga mencegah tanah tempat dikuburkan hewan itu dibongkar oleh orang,” terang Dr. Dhani.

Pencegahan penyebaran penyakit ini telah dan terus dilakukan oleh lintas sektor baik sektor kesehatan hewan, sektor kesehatan manusia dan sektor pertanian dan peternakan. Penguatan koordinasi, kolaborasi dan komunikasi Warga Berita 3 sektor tadi diharapkan bisa mengendalikan penyebaran penyakit antraks ini. Humas UNS

Redaktur: Dwi Hastuti

RELATED POSTS

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

UNS— Antraks adalah salah satu penyakit yang bersumber dari binatang (Zoonosis) yang disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis dan membutuhkan perhatian serius dalam penanganannya. Di Indonesia sendiri telah terjadi beberapa kasus antraks yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit ini. Masyarakat yang sering berinteraksi dengan hewan ternak seperti sapi atau kerbau dan produk turunannya, mempunyai risiko yang besar tertular bakteri antraks ini. Meski demikian,  tidak menutup kemungkinan hewan liar juga dapat membawa bakteri ini dan menularkannya ke manusia.

Meskipun kasus antraks jarang terjadi namun penyakit ini adalah penyakit serius yang dapat mengakibatkan kematian. Oleh karenanya, cukup penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya penyakit antraks agar bisa menjadi deteksi dini terhadap penyebaran penyakit ini.

Pakar Kesehatan yang juga Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Dhani Redhono Harioputro, dr., Sp.PD., KPTI, mengatakan, bakteri antraks ini hanya bisa ditularkan dari hewan ke manusia dan sampai sekarang belum ada kasus untuk penularan antar manusia.

“Khusus untuk antraks ini adalah dia hanya satu arah jadi dari hewan ke manusia tidak bisa dibalik dan kejadiannya di Indonesia itu paling sering adalah karena orang memakan daging hewan yang terinfeksi antraks,” terang Dr. Dhani, Kamis (13/6/2024).

Lebih lanjut dijelaskan oleh Dr. Dhani, jika bakteri antraks ini sangatlah unik karena setelah masuk ke dalam tubuh bisa berubah dari bakteri menjadi bentuk spora dan proses masuknya spora antraks ini bisa melalui beberapa cara.

“Infeksi ini bisa melalui kulit atau cutaneous anthrax, melalui saluran pernafasan atau inhaled anthrax dan melalui saluran pencernaan atau gastrointestinal anthrax. Oleh karenanya penting untuk memasak daging sampai benar-benar matang karena antraks ini akan mati pada suhu 100 derajat celcius selama lebih 15 menit,” imbuhnya.

Pakar Kesehatan FK UNS Himbau Masyarakat untuk Mewaspadai Penyakit Antraks 1
Sumber: Koleksi pribadi Dr. Dhani Redhono Harioputro, dr., Sp.PD., KPTI.
Pakar Kesehatan FK UNS Himbau Masyarakat untuk Mewaspadai Penyakit Antraks 2 2
Sumber: Koleksi pribadi Dr. Dhani Redhono Harioputro, dr., Sp.PD., KPTI.

Proses infeksi antraks yang paling besar adalah melalui kulit atau cutaneous anthrax yang mencakup hampir 95% kasus yang terjadi. “Ada beberapa gejala yang dialami oleh penderita antraks yang terinfeksi melalui kulit, diawali dengan merasa gatal dan nyeri pada kulit kemudian muncul warna kemerahan berbintik pada kulit lalu kulit akan terbuka dan berubah menjadi eschar kehitaman disertai dengan edema atau bengkak. Harus ada dua ini, eschar dan edema untuk kita bisa mencurigai bahwa itu antraks kulit,” jelas Dr. Dhani.

Lalu untuk infeksi inhaled anthrax itu gejalanya sama dengan kasus orang pneumonia, bedanya adalah kalau pada inhaled anthrax mempunyai progresivitasnya yang sangat cepat. “Bisa dalam waktu kurang dari 4 hari setelah terinfeksi, pasien itu meninggal dunia,” lanjutnya.

Sedangkan infeksi gastrointestinal anthrax biasanya dikarenakan mengkonsumsi daging yang terinfeksi antraks. Gejalanya hampir sama dengan kasus keracunan makanan namun yang membedakan adalah progresivitasnya lebih cepat. Diawali dengan rasa mual-mual, muntah darah hingga meninggal dunia hanya membutuhkan waktu 4-5 hari. Tingkat mortalitas pada kasus ini bisa mencapai 95-99% pasien yang terinfeksi akan meninggal dunia.

Spora antraks dapat bertahan didalam tanah hingga belasan tahun sehingga perlu ada perlakuan khusus pada hewan yang mati karena antraks. “Jadi prosedurnya, bangkai hewan dikubur pada kedalaman minimal 1,5 meter hingga 2 meter lalu diatasnya diplester (cor) dan diberi tanda jika dibawahnya dikuburkan hewan yang terinfeksi antraks. Ini penting karena spora antraks dapat muncul dipermukaan tanah dalam waktu 10 hingga 12 tahun sehingga mencegah tanah tempat dikuburkan hewan itu dibongkar oleh orang,” terang Dr. Dhani.

Pencegahan penyebaran penyakit ini telah dan terus dilakukan oleh lintas sektor baik sektor kesehatan hewan, sektor kesehatan manusia dan sektor pertanian dan peternakan. Penguatan koordinasi, kolaborasi dan komunikasi Warga Berita 3 sektor tadi diharapkan bisa mengendalikan penyebaran penyakit antraks ini. Humas UNS

Redaktur: Dwi Hastuti

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)
Musik

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

9 Oktober 2025
SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025
Uncategorized

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

16 Juni 2025
Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok
Uncategorized

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

16 Juni 2025
Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)
Musik

Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)
Musik

Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video
Musik

Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video

9 Oktober 2025
Next Post
Gerindra Yakin Ridwan Kamil Mampu Bersaing Dengan Anies Baswedan Jika Keduanya Maju Pada Pilkada DKI 2024 – Warga Berita

Gerindra Yakin Ridwan Kamil Mampu Bersaing Dengan Anies Baswedan Jika Keduanya Maju Pada Pilkada DKI 2024 – Warga Berita

Capaian Progres Fisik Pelaksanaan Kegiatan APBD  Sampai  Dengan Bulan Mei 2024 sebesar 39,76%

Capaian Progres Fisik Pelaksanaan Kegiatan APBD  Sampai  Dengan Bulan Mei 2024 sebesar 39,76%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Whatsapp Image 2023 11 26 At 18.25.58.jpeg

Rentenir Berkedok Koperasi di Pandeglang Sulit Diberantas – Warga Berita

26 November 2023
Wapres Ma'ruf Amin

Wapres Ma’ruf Amin Meminta PBNU dan PKB untuk Tidak Berkonflik

12 Agustus 2024
PAL Indonesia

UNDIP dan PT PAL Indonesia Jalin Kerjasama Strategis dalam “PAL Goes To Campus”

26 September 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In