LEBAK, Warga Berita – Pemillihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lebak semakin ramai dengan muculnya beberapa nama yang mencuat. Setelah muncul nama Oong Syahroni dari Gerindra, Suparman dari Golkar, Junaedi Ibu Jarta dari PDIP, Hasbi Jayabaya dari PDIP, dan Nabil Jayabaya dari PDIP.
Saat ini kembali muncul duet Ade Sumardi dari PDIP dan Iip Makmur dari PKS. Tentu dua politisi ini semakin meramaikan peta persaingan. Untuk diketahui Pilkada Lebak akan digelar pada November 2024 mendatang.
Munculnya bakal calon Bupati dan calon Wakil Bupati, Ade-Iip, itu dinilai memiliki potensi besar memenangkan kontestasi pada 27 November 2024. Terlebih, saat ini keduanya memiliki popularitas dan elektabilitas yang cukup tinggi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Komeng Abdul Rohman, yang mendukung duet Ade Sumardi-Iip Makmur pada Pilkada Lebak 2024.
“Saya kira enggak ada yang enggak mungkin dalam politik. Karena itu, saya ingin di Pilkada Lebak nanti PDI Perjuangan dan PKS berkoalisi dan mencalonkan Ade Sumardi-Iip Makmur sebagai bakal Cabup dan Cawabup Lebak,” kata Komeng kepada Warga Berita, Kamis, 7 Maret 2024.
Diungkapkan Komeng, sosok Ade Sumardi merupakan orang yang berpengalaman di pemerintahan. Bahkan, Ade tercatat pernah menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Lebak, Wakil Bupati Lebak dua periode, dan saat ini memiliki jabatan strategis sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten.
“Pak Ade sosok yang tepat untuk memimpin Lebak. Beliau memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni dibandingkan calon yang lain. Bahkan, di Pemilu 2024, sebagai Caleg DPRD Banten, Ade berhasil meraih suara terbanyak dibandingkan calon yang lain,” ujarnya.
Sementara, Iip Makmur merupakan tokoh dan ulama yang telah berkiprah di Lebak dan Banten. Sosoknya yang sederhana dan merakyat mengantarkan politisi PKS ini sebagai anggota DPRD Lebak dan DPRD Banten.
“Pak Iip juga mendapat amanah sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Lebak. Jadi, jika keduanya bersatu maka akan menjadi pasangan ideal yang kuat dan mampu memenangkan Pilkada Lebak,” ungkapnya.
Komeng menjelaskan, keduanya berasal dari dua wilayah yang berbeda. Ade berdomisili di Lebak Utara, sedangkan Iip Makmur di Lebak Selatan.
Secara kewilayahan telah mewakili, sehingga akan menguntungkan secara elektoral.
“Pasangan Ade-Iip juga memiliki rekam jejak yang baik di pemerintahan dan masyarakat. Tidak terlibat dalam kasus korupsi dan dikenal sebagai sosok yang bersih serta berintegritas,” ucapnya.
Menanggapi kabar tersebut, Ketua DPD PKS Kabupaten Lebak, Iip Makmur, mengaku senang jika bisa berkoalisi dengan PDI Perjuangan.
Saat ini, Iip mengaku baru akan melakukan komunikasi politik dengan PDI Perjuangan dan partai lain.
“Kita tentu senang jika berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan partai lain. Apalagi, PKS tidak bisa mencalonkan Cabup dan Cawabup sendiri. Kami harus koalisi dengan partai lain,” jelasnya.
Ditanya terkait keinginan anggota Dewan PKS yang memasangkan Ade Sumardi-Iip Makmur, anggota DPRD Banten ini tidak keberatan.
Menurutnya, situasi dan kondisi politik masih dinamis hingga pendaftaran bakal Cabup dan Cawabup di KPU Lebak.
“Aspirasi dari kader partai menjadi bahan pertimbangan bagi kami dalam menjajaki koalisi untuk Pilkada Lebak. Yang jelas, koalisi yang akan kita bangun harus berorientasi terhadap kemajuan dan kesejahteraan rakyat Lebak,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono












