WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Masyarakat Jangan Beraktivitas di Radius 5 KM dari Gunung Anak Krakatau – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
4 Desember 2023
Reading Time: 2 mins read
0
Masyarakat Jangan Beraktivitas di Radius 5 KM dari Gunung Anak Krakatau – Warga Berita

SERANG,Warga Berita-Aktifitas Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga saat ini masih berstatus siaga atau level tiga. Hal itu dikarenakan letusan masih sering terjadi.

Diketahui GAK sendiri pertama kali menunjukan aktivitas vulkaniknya sejak 26 November 2023. Letusan tersebut terekam oleh alat yang dipasang di pos pemantau yang berlokasi Pasauran, Anyer.

Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau (GAK) Deni Mardiono menyatakan, jika aktifitas vulkanik dari GAK saat ini masih cukup tinggi. Masih sering terjadi letusan dan gempa-gempa baik gempa tremor ataupun gempa erupsi.

“Untuk aktivitas saat ini masih tinggi ditandai dengan terekamnya gempa tremor dan kemudian ada gempa erupsi atau letusan yang terekam terakhir pada pukul 09.56 WIB itu dengan ketinggian kolom asap 1.500 meter dari puncaknya dengan warna hitam tebal,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 4 Desember 2023.

Ia mengatakan, untuk jumlah letusan per harinya masih cukup tinggi. Berdasarkan hasil rekapitulasi data pada tanggal 3 Desember 2023, kurang lebih terjadi sebanyak 12 kali letusan yang terjadi pada hari tersebut.

“Untuk satu hari kemarin tanggal 3 Desember rekap laporan per harinya sampai dengan pukul 24.00 WIB jumlah letusannya kurang lebih 12 kali letusan,” jelasnya.

Sementara untuk hari ini terhitung sejak pukul 00.00 hingga pukul 11.33 WIB, sudah terjadi sebanyak 7 kali letusan.

Deni mengatakan, pihaknya pun telah menentukan jarak aman yang tentunya dapat dipatuhi oleh masyarakat untuk tidak mendekati radius 5 kilometer dari kawah aktifnya. Ia pun mengatakan untuk wisatawan di Anyer dan Cinangka tentunya aman dari erupsi GAK.

“Jadi selebihnya dari 5 kilometer itu aman dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Jadi Wisatawan Anyer dan sekitarnya aman dari erupsi, jadi bukan aman dari gelombang lautnya, beda lagi kita hanya menangani tentang gunung api,” tegasnya.

Untuk memantau aktivitas GAK, pihaknya sudah memasang kurang lebih sebanyak 8 alat yang dapat memantau aktivitas GAK selama lebih 24 jam.

“Alat yang kita pasang untuk memantau GAK ada 3 titik di tubuhnya, kemudian 5 titik di sekitaran pulau Panjang, Rakata dan Sertung. Jadi kurang lebih ada 8 peralatan yang dipasang untuk memantau GAK, baik untuk segi kegempaannya, untuk deformasinya maupun untuk visual yaitu CCTV,” terangnya.

Lebih lanjut ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan isu-isu hoax yang beredar tentang GAK. Pihaknya pun meminta agar masyarakat mengikuti imbauan dari pemerintah khususnya BPBD setempat.

“Masyarakat tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa, selalu berkoordinasi dengan BPBD setempat, tetap mematuhi rekomendasi yang kita keluarkan bahwa masyarakat atau wisatawan untuk tidak mendekat dalam radius 5 KM dari kawah, selama level siaga atau level 3 dari Anak Krakatau,” jelasnya.

Ia mengungkapkan belum dapat memprediksi kapan aktivitas vulkanik dai GAK akan berakhir. Namun pihaknya meminta agar masyarakat tetap tenang dan dapat mengakses informasi yang valid melalui aplikasi Magma Indonesia.

“Kalau dilihat dari kegempaannya masih menunjukan peningkatan, dari berbagai peralatan trennya masih naik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Rizal Ramadhani
Editor: Agung S Pambudi

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

SERANG,Warga Berita-Aktifitas Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga saat ini masih berstatus siaga atau level tiga. Hal itu dikarenakan letusan masih sering terjadi.

Diketahui GAK sendiri pertama kali menunjukan aktivitas vulkaniknya sejak 26 November 2023. Letusan tersebut terekam oleh alat yang dipasang di pos pemantau yang berlokasi Pasauran, Anyer.

Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau (GAK) Deni Mardiono menyatakan, jika aktifitas vulkanik dari GAK saat ini masih cukup tinggi. Masih sering terjadi letusan dan gempa-gempa baik gempa tremor ataupun gempa erupsi.

“Untuk aktivitas saat ini masih tinggi ditandai dengan terekamnya gempa tremor dan kemudian ada gempa erupsi atau letusan yang terekam terakhir pada pukul 09.56 WIB itu dengan ketinggian kolom asap 1.500 meter dari puncaknya dengan warna hitam tebal,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin 4 Desember 2023.

Ia mengatakan, untuk jumlah letusan per harinya masih cukup tinggi. Berdasarkan hasil rekapitulasi data pada tanggal 3 Desember 2023, kurang lebih terjadi sebanyak 12 kali letusan yang terjadi pada hari tersebut.

“Untuk satu hari kemarin tanggal 3 Desember rekap laporan per harinya sampai dengan pukul 24.00 WIB jumlah letusannya kurang lebih 12 kali letusan,” jelasnya.

Sementara untuk hari ini terhitung sejak pukul 00.00 hingga pukul 11.33 WIB, sudah terjadi sebanyak 7 kali letusan.

Deni mengatakan, pihaknya pun telah menentukan jarak aman yang tentunya dapat dipatuhi oleh masyarakat untuk tidak mendekati radius 5 kilometer dari kawah aktifnya. Ia pun mengatakan untuk wisatawan di Anyer dan Cinangka tentunya aman dari erupsi GAK.

“Jadi selebihnya dari 5 kilometer itu aman dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Jadi Wisatawan Anyer dan sekitarnya aman dari erupsi, jadi bukan aman dari gelombang lautnya, beda lagi kita hanya menangani tentang gunung api,” tegasnya.

Untuk memantau aktivitas GAK, pihaknya sudah memasang kurang lebih sebanyak 8 alat yang dapat memantau aktivitas GAK selama lebih 24 jam.

“Alat yang kita pasang untuk memantau GAK ada 3 titik di tubuhnya, kemudian 5 titik di sekitaran pulau Panjang, Rakata dan Sertung. Jadi kurang lebih ada 8 peralatan yang dipasang untuk memantau GAK, baik untuk segi kegempaannya, untuk deformasinya maupun untuk visual yaitu CCTV,” terangnya.

Lebih lanjut ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan isu-isu hoax yang beredar tentang GAK. Pihaknya pun meminta agar masyarakat mengikuti imbauan dari pemerintah khususnya BPBD setempat.

“Masyarakat tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa, selalu berkoordinasi dengan BPBD setempat, tetap mematuhi rekomendasi yang kita keluarkan bahwa masyarakat atau wisatawan untuk tidak mendekat dalam radius 5 KM dari kawah, selama level siaga atau level 3 dari Anak Krakatau,” jelasnya.

Ia mengungkapkan belum dapat memprediksi kapan aktivitas vulkanik dai GAK akan berakhir. Namun pihaknya meminta agar masyarakat tetap tenang dan dapat mengakses informasi yang valid melalui aplikasi Magma Indonesia.

“Kalau dilihat dari kegempaannya masih menunjukan peningkatan, dari berbagai peralatan trennya masih naik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Rizal Ramadhani
Editor: Agung S Pambudi

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Ahy Madiun E1700334968272.jpg

Mestinya Semua Pihak Ikuti Peraturan KPU

Jokowi Pertanyakan Motif Pengakuan Agus Rahardjo, ICW:  Jokowi Tak Menyangka » Warga Berita

Jokowi Pertanyakan Motif Pengakuan Agus Rahardjo, ICW:  Jokowi Tak Menyangka » Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Membanggakan! Tim BRACTS Undip Raih Penghargaan Gold Award Seoul International Invention Expo (SIIF) 2023

Membanggakan! Tim BRACTS Undip Raih Penghargaan Gold Award Seoul International Invention Expo (SIIF) 2023

23 Februari 2024
Rais Aam PBNU Doakan Pemerintahan Prabowo, Kenang Kebersamaan Sejak 1996 – Warga Berita

Rais Aam PBNU Doakan Pemerintahan Prabowo, Kenang Kebersamaan Sejak 1996 – Warga Berita

28 April 2024
Jaksa Agung St Burhanuddin.webp.webp

Akui Masih Ada Oknum Kejasaan ‘Main Proyek’, Jaksa Agung: Mohon Maklum

16 November 2023

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In