WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Masuk Zona Merah Antraks, Satu Dusun di Sleman dan Gunungkidul Dikarantina » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
15 Maret 2024
Reading Time: 4 mins read
0
Masuk Zona Merah Antraks, Satu Dusun di Sleman dan Gunungkidul Dikarantina » Warga Berita

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

1503 antraks
Tim Gegana melakukan sterilisasi Antraks di Serut, Gedangsari, Gunungkidul, Minggu (10/3/2024) | tribunnews

GUNUNGKIDUL, WargaBerita – Akhirnya satu dusun di Sleman dan Gunungkidul ditetapkan sebagai zona merah antraks, menyusul kasus kematian ternak beberapa waktu lalu di kedua dusun tersebut.

Penetapan status tersebut dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY setelah kasus di kedua dusun tersebut terkonfirmasi akibat antraks.

Dengan status tersebut, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan, pihaknya akan memberlakukan kebijakan lockdown atau karantina terhadap ternak di wilayahnya.

Akses keluar masuk lalu lintas hewan ternak di sejumlah pasar hewan akan diperketat. Ternak yang akan masuk di pasar hewan, harus dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan sudah disinfeksi.

Terbaru, hasil uji laboratorium terhadap sampel tanah dan kambing yang juga mati mendadak di Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong, pada Selasa (20/2/2024) lalu, dinyatakan positif antraks.

“Jadi dari semua sampel yang kami kirimkan untuk uji laboratorium semuanya positif (antraks),” jelasnya, Kamis (14/32024).

Sedangkan hasil uji laboratorium terhadap sampel sapi yang positif antraks sudah terlebih dahulu diketahui pada Minggu (10/3/2024) lalu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Hery Sulistio Hermawan menjelaskan, zonasi dilakukan untuk memfokuskan penanganan agar kasus antraks tak menyebar.

Daerah yang menjadi zona merah itu ialah Dusun Kalinongko Kidul di Desa Gayamharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman dan Dusun Kayoman, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul.

Meski berbeda kabupaten, kedua desa itu secara geografis bertetangga dan banyak warganya terikat hubungan kekerabatan.

Kepala Balai Besar Veteriner Wates, Hendra Wibawa mengatakan, hasil uji laboratorium terhadap sampel ternak mati dan tanah tempat penyembelihan hewan dari dua pemilik ternak di dua dusun itu terbukti positif antraks.

”Jadi, Dusun Kalinongko Kidul dan Kayoman masuk zona merah dan harus cepat ditangani kasusnya,” ucapnya.

 

Uji sampel

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman, Nanang Danardono, Kamis (14/3/2024) membenarkan, hasil uji sampel tanah yang diambil dari lokasi penyembelihan ternak yang mati mendadak di Padukuhan Kalinongko Kidul, Kalurahan Gayamharjo, Prambanan, memang positif antraks.

Sejak 2 Februari hingga 7 Maret 2024 terdapat terdapat sembilan ternak mati mendadak di Kalinongko Kidul, Kalurahan Gayamharjo. Jumlah ternak mati tersebut milik dua peternak. Rinciannya, enam kambing dan satu sapi milik W.

Sedangkan dua ekor kambing lainnya milik peternak berinisial W. Ternak mati tersebut ada yang dikubur. Ada pula yang disembelih dan di-berandu atau dagingnya di bagikan kepada warga setempat. Ada juga satu ekor kambing mati milik W yang kemudian dibuang di sungai.

 

Kepala DP3 Sleman, Suparmono mengungkapkan, penanganan ternak mati mendadak di Kalinongko Kidul telah dilakukan menggunakan standar operasional prosedur (SOP) penyakit antraks.

Melakukan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat agar melapor jika ada ternak sakit atau mati mendadak kepada petugas. Pihaknya juga telah melakukan penyemprotan disinfeksi di lokasi kandang dengan formalin 10 persen. Lalu melakukan edukasi dan pengambilan daging hasil sembelihan ternak sakit untuk dilakukan pemusnahan.

Pihaknya bersama dengan aparat kepolisian mengambil sisa daging milik warga yang disimpan di kulkas untuk dimusnahkan.

“Jadi semua kulkas di sembilan keluarga yang untuk menyimpan daging isinya kami keluarkan semua atas persetujuan dari yang punya. Semua kita kumpulkan, kita bakar dan kita timbun sedalam empat meter, lalu kita cor beton. SOP (penanganan) antraks begitu, biar aman,” urai Suparmono.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo membenarkan jika sisa daging ternak yang terindikasi antraks sudah diambil dari kulkas sembilan keluarga untuk kemudian dimusnahkan.

“Lokasinya ini kan perbatasan Warga Berita Sleman, dengan Gunungkidul. Ternak disana kami upayakan untuk diberikan vaksin,” ucapnya.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post

Levitra all'ingrosso - POLRES BREBES NEWS

Pria yang Diduga Pembunuh Wanita di Kos Jalan Krasak, Yogya Masih Misteri » Warga Berita

Lansia di Bantul Tewas Setelah Dikeroyok Tawon Gung » Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Harga emas Antam Senin pagi turun

Harga emas Antam Senin pagi turun

22 Januari 2024
Pernyataan Sikap ICMI Terkait Pemilu 2024

Pernyataan Sikap ICMI Terkait Pemilu 2024

25 April 2024
Melonjak! Hingga April 2024, DBD di Kota Yogya Capai 100 Kasus » Warga Berita

Melonjak! Hingga April 2024, DBD di Kota Yogya Capai 100 Kasus » Warga Berita

11 Mei 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In