WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Masak, Undang-undang Mau Diubah Lagi? » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
15 Maret 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Masak, Undang-undang Mau Diubah Lagi? » Warga Berita

1503 erina
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono mengenakan baju adat Kawasaran dari Minahasa, Sulawesi Utara. Terkini, Erina Gudono masuk dalam bursa Pilkada Sleman 2024 | tribunnews

JAKARTA, WargaBerita – Masuknya menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Erina Gudono dalam Bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sleman 2024, bakal semakin mengukuhkan  Jokowi sebagai presiden yang mampu membangun dinasti politik paling sukses di tanah air.

Terkait masuknya isteri Kaesang Pangarep itu dalam bursa Pilkada Sleman, pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing menilai, menantu Jokowi itu sebenarnya belum layak maju dalam Pilkada Sleman 2024.

Menurut Emrus, selain karena masih kurangnya pengalaman, usia Erina Gudono yang belum genap 28 tahun juga menjadi ganjalan.

Hal tersebut dinyatakan Emrus dalam program OVERVIEW Tribunnews, Kamis (14/3/2024).

Dalam kesempatan itu, Emrus menyarankan Erina untuk menjadi asisten dosen ketimbang nekat mencalonkan diri di Pilkada Sleman.

“Saya kira kalau istinya Kaesang mau maju, ini saran saya sebagai yang mendalami komunikasi politik, saya kira alangkah baiknya menjadi asisten dosen dulu sebelum dia menjadi anggota legislatif atau eksekutif,” ujar Emrus.

Ia menyebut Erina bisa mendapat banyak ilmu terkait pemerintahan di lingkungan universitas.

Emrus lantas mengungkit gelar profesor yang disandang ayah Erina, Mohammad Gudono.

Menurutnya, Erina lebih baik memperdalam ilmu terlebih dahulu sebelum berkontestasi memperebutkan kursi calon bupati.

“Di kampus itu kaya pengetahuan, kita bicara legislatif, eksekutif, kita bicara proses pembuatan undang-undang dan lain-lain,” ujarnya.

“Saya mendapat informasi Beliau (Erina) tamatan dari universitas bermutu di luar negeri kan, dan saya mendapat informasi bahwa ayah Beliau seorang profesor.”

“Alangkah baiknya mengikuti jejak ayahnya menjadi dosen sembari menajamkan kepemimpinan, kapabilitasnya,” sambung Emrus.

Terkait isu majunya Erina di Pilkada Sleman, Emrus lantas menyinggung usia istri Kaesang Pangarep tersebut.

Sebagai informasi, Erina lahir pada 11 Desember 1996 atau baru berusia 27 tahun.

Sementara, menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda), seseorang yang bermaksud mengajukan diri menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah harus berumur 30 tahun.

“Tapi apakah dari segi usia sudah memenuhi syarat?” ujar Emrus.

“Jangan lagi diubah lagi undang-undang, karena enggak pas kita ubah lagi,” tandasnya.

PAN Dukung Erina Gudono

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, menyebut pihaknya siap mendukung Erina jika maju di Pilkada Sleman 2024.

Viva menyebut Erina sudah memenuhi kriteria untuk menjadi calon bupati.

“Jika berkenan dan niat maju, kemungkinan besar PAN akan mendukung sebagai partai pengusung dalam satu koalisi dengan partai politik lainnya,” kata Viva Yoga kepada wartawan, Rabu (13/3/2024).

Viva menyebut Erina sudah memahami dunia politik.

Terlebih saat ini sang suami, Kaesang Pangarep, menjadi ketua umum PSI.

“Sebagai istri dari ketua umum partai politik di tingkat pusat, DPP PSI, tentunya setiap hari mbak Erina akan bergelut, berdiskusi, dan berpikiran sebagai politisi.”

“Jadi, kalau soal politik tentu menjadi menu keseharian dari mbak Erina. Ayoo maju mbak,” pungkas dia.

Demokrat Bantah Isu Dinasti Politik Jokowi

Di sisi lain, Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron membantah isu dinasti politik di balik wacana majunya Erina di Pilkada Sleman 2024.

Menurut Herman, isu dinasti politik tersebut hanya persepsi publik.

Meski duduk di koalisi pemerintahan Jokowi, kata Herman, Partai Demokrat hingga kini belum menyatakan dukungan untuk Erina.

Herman berujar pihaknya masih fokus mengawal suara hingga penetapan resmi hasil Pemilu 2024 oleh KPU RI.

“Nanti pada waktunya tentu berbicara persoalan pilkada,” ucap Herman.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

1503 erina
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono mengenakan baju adat Kawasaran dari Minahasa, Sulawesi Utara. Terkini, Erina Gudono masuk dalam bursa Pilkada Sleman 2024 | tribunnews

JAKARTA, WargaBerita – Masuknya menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Erina Gudono dalam Bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sleman 2024, bakal semakin mengukuhkan  Jokowi sebagai presiden yang mampu membangun dinasti politik paling sukses di tanah air.

Terkait masuknya isteri Kaesang Pangarep itu dalam bursa Pilkada Sleman, pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing menilai, menantu Jokowi itu sebenarnya belum layak maju dalam Pilkada Sleman 2024.

Menurut Emrus, selain karena masih kurangnya pengalaman, usia Erina Gudono yang belum genap 28 tahun juga menjadi ganjalan.

Hal tersebut dinyatakan Emrus dalam program OVERVIEW Tribunnews, Kamis (14/3/2024).

Dalam kesempatan itu, Emrus menyarankan Erina untuk menjadi asisten dosen ketimbang nekat mencalonkan diri di Pilkada Sleman.

“Saya kira kalau istinya Kaesang mau maju, ini saran saya sebagai yang mendalami komunikasi politik, saya kira alangkah baiknya menjadi asisten dosen dulu sebelum dia menjadi anggota legislatif atau eksekutif,” ujar Emrus.

Ia menyebut Erina bisa mendapat banyak ilmu terkait pemerintahan di lingkungan universitas.

Emrus lantas mengungkit gelar profesor yang disandang ayah Erina, Mohammad Gudono.

Menurutnya, Erina lebih baik memperdalam ilmu terlebih dahulu sebelum berkontestasi memperebutkan kursi calon bupati.

“Di kampus itu kaya pengetahuan, kita bicara legislatif, eksekutif, kita bicara proses pembuatan undang-undang dan lain-lain,” ujarnya.

“Saya mendapat informasi Beliau (Erina) tamatan dari universitas bermutu di luar negeri kan, dan saya mendapat informasi bahwa ayah Beliau seorang profesor.”

“Alangkah baiknya mengikuti jejak ayahnya menjadi dosen sembari menajamkan kepemimpinan, kapabilitasnya,” sambung Emrus.

Terkait isu majunya Erina di Pilkada Sleman, Emrus lantas menyinggung usia istri Kaesang Pangarep tersebut.

Sebagai informasi, Erina lahir pada 11 Desember 1996 atau baru berusia 27 tahun.

Sementara, menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda), seseorang yang bermaksud mengajukan diri menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah harus berumur 30 tahun.

“Tapi apakah dari segi usia sudah memenuhi syarat?” ujar Emrus.

“Jangan lagi diubah lagi undang-undang, karena enggak pas kita ubah lagi,” tandasnya.

PAN Dukung Erina Gudono

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi, menyebut pihaknya siap mendukung Erina jika maju di Pilkada Sleman 2024.

Viva menyebut Erina sudah memenuhi kriteria untuk menjadi calon bupati.

“Jika berkenan dan niat maju, kemungkinan besar PAN akan mendukung sebagai partai pengusung dalam satu koalisi dengan partai politik lainnya,” kata Viva Yoga kepada wartawan, Rabu (13/3/2024).

Viva menyebut Erina sudah memahami dunia politik.

Terlebih saat ini sang suami, Kaesang Pangarep, menjadi ketua umum PSI.

“Sebagai istri dari ketua umum partai politik di tingkat pusat, DPP PSI, tentunya setiap hari mbak Erina akan bergelut, berdiskusi, dan berpikiran sebagai politisi.”

“Jadi, kalau soal politik tentu menjadi menu keseharian dari mbak Erina. Ayoo maju mbak,” pungkas dia.

Demokrat Bantah Isu Dinasti Politik Jokowi

Di sisi lain, Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron membantah isu dinasti politik di balik wacana majunya Erina di Pilkada Sleman 2024.

Menurut Herman, isu dinasti politik tersebut hanya persepsi publik.

Meski duduk di koalisi pemerintahan Jokowi, kata Herman, Partai Demokrat hingga kini belum menyatakan dukungan untuk Erina.

Herman berujar pihaknya masih fokus mengawal suara hingga penetapan resmi hasil Pemilu 2024 oleh KPU RI.

“Nanti pada waktunya tentu berbicara persoalan pilkada,” ucap Herman.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
TKN Prabowo Gibran Nilai Tak Ada Tanda Kecurangan dari Proses Rekapitulasi Suara – Warga Berita

TKN Prabowo Gibran Nilai Tak Ada Tanda Kecurangan dari Proses Rekapitulasi Suara – Warga Berita

KPU RI Sahkan Perolehan Suara Prabowo Gibran di Papua Selatan – Warga Berita

KPU RI Sahkan Perolehan Suara Prabowo Gibran di Papua Selatan – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Prof Wiwandari: Butuh Solusi Transformatif, Integratif, dan Komprehensif Tangani Banjir Semarang

Prof Wiwandari: Butuh Solusi Transformatif, Integratif, dan Komprehensif Tangani Banjir Semarang

19 Maret 2024
2311 Debat.jpg

KPU Rencanakan Debat Capres 5 Kali di Lima Kota yang Berbeda » Warga Berita

23 November 2023
Semua Anggota Super Junior Datang di Pesta Ryeowook

Semua Anggota Super Junior Datang di Pesta Ryeowook

27 Mei 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In