LEBAK, Warga Berita – Telatennya siswa SD di Kabupaten Lebak saat mengikuti lomba membatik dalam rangka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Apresiasi Sastra tahun 2024 jenjang sekolah dasar tingkat Kabupaten Lebak di Pendopo Museum Multatuli, Rabu 24 April 2024.
Kegiatan diikuti oleh 17 siswa SD di Kabupaten Lebak. Lomba membatik digelar selama satu hari dengan durasi waktu selama 5 jam.
Juri lomba membatik Hamdani mengatakan, kegiatan lomba membatik merupakan salah tujuan untuk melestarikan budaya dan mengenalkan batik sejak dini.
“Sebetulnya batik itu sudah vakum sejak covid, dan sekarang ada lagi disebut dengan apresiasi sastra. Kalo FLS2N masuk nasional kalo ini hanya masuk tingkat kabupaten saja,” kata Hamdani saat berada di Museum Multatuli, Rabu 24 April 2024.
Sementara itu juri lainnya Yasin mengungkapkan, kegiatan lomba merupakan pelestarian budaya. Selain itu dalam lomba ada beberapa tolak ukur penilaian karya lomba membatik.
“Jadi ada beberapa penilaian, kerapihan menggores, tema batik dan tehnik menchantingnya, dan yang terpenting adalah orsinialitas karya,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, dengan diselenggarakanya lomba membatik peserta bisa mengetahui dan mencintai budayanya terutama batik Lebak.
“Diharapkan peserta dapat mencintai budayanya dan bisa melestarikan serta tidak melupakannya,” tandasnya.
Sementara itu, Umsaroh Kepala Sekolah Tambak Baya 3 menungkapkan, kegiatan yang diselenggarakan sangat inpiratif dan bermanfaat untuk menjaga budaya lokal di Kabupaten Lebak.
“Alhamdulillah ini kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat, karena kedepannya anak bisa mengaplikannya secara mandiri dan menciptakan karyanya masing-masing,” ucapnnya.
Editor: Abdul Rozak












