Kampus PSDKU Universitas Diponegoro (Undip) Batang menggelar kuliah umum yang menghadirkan Anggota DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, sebagai dosen tamu. Acara yang digelar dengan tema “Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Agribisnis yang Berkelanjutan dan Berintegritas” ini dihadiri oleh sejumlah pejabat kampus, dosen, dan mahasiswa Program Studi Agribisnis.
Harapan Besar untuk Generasi Muda
Dalam paparannya, Yoyok Riyo Sudibyo menyampaikan harapannya agar mahasiswa jurusan pertanian dan peternakan Undip mampu menjadi petarung bisnis di sektor agribisnis yang berdaya saing tinggi.
“Saya, mewakili seluruh anak bangsa, sangat berharap dari sini akan lahir para petarung bisnis Indonesia, di sektor pertanian dan peternakan. Kita harus menghentikan impor dan menjadi tuan di negeri sendiri,” ujarnya.
Yoyok menegaskan bahwa generasi muda harus berani mengambil peran ini. Ia juga menyoroti peran besar Universitas Diponegoro, khususnya Kampus Batang, dalam mencetak wirausahawan di sektor agribisnis.
Dukungan dari PSDKU Undip Batang
Kepala PSDKU Undip Batang, Prof. Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetiyono, M.S., M.Agr., IPU., turut memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya mahasiswa Agribisnis memiliki keterampilan berwirausaha secara mandiri setelah lulus.
“Kami telah menyediakan fasilitas praktik yang memadai untuk menunjang keterampilan mahasiswa agar mampu menjadi wirausahawan yang andal di bidang agribisnis,” imbuhnya.
Bambang juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri untuk menciptakan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja.
Kerja Sama untuk Praktik Mahasiswa
Kuliah umum ini juga menjadi momentum untuk menjalin kerja sama antara Yoyok Riyo Sudibyo dan PSDKU Undip Batang. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu agribisnis secara langsung di lapangan.
Melalui program praktik ini, mahasiswa diharapkan dapat mengasah keterampilan mereka dan memahami tantangan nyata di sektor agribisnis. Hal ini sejalan dengan visi Undip untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu berkontribusi secara praktis.
Motivasi untuk Mahasiswa
Kuliah umum yang dimoderatori oleh Dr. Drs. Retno Dwi Irianto, M.M. ini juga membuka ruang diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dengan Yoyok Riyo Sudibyo. Banyak pertanyaan yang diajukan, mulai dari tantangan di sektor agribisnis hingga peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional.
Yoyok memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk tidak takut mengambil risiko dan berinovasi. “Generasi muda harus berani mencoba hal baru dan tidak takut gagal. Kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan,” ujarnya.
Dampak Positif bagi Mahasiswa
Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan agribisnis yang inovatif dan berdaya saing. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memperluas wawasan dan jaringan bagi mahasiswa.
“Kami merasa sangat termotivasi setelah mengikuti kuliah umum ini. Banyak insight baru yang bisa kami terapkan ke depannya,” ujar salah seorang mahasiswa Agribisnis.
Kontribusi untuk Ketahanan Pangan Nasional
Yoyok Riyo Sudibyo juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sektor agribisnis memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan pangan.
“Kita memiliki sumber daya alam yang melimpah. Tugas kita adalah memanfaatkannya secara optimal untuk menciptakan ketahanan pangan yang mandiri,” ujarnya.












