CILEGON, Warga Berita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon mencatat dari empat jenis surat suara yang masuk, di antaranya surat suara pemilihan presiden, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota.
Sebanyak 387 surat suara yang mengalami rusak, seperti sobek, warna pudar dan sebagainya.
Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Cilegon Patchurrohman saat dikonfirmasi terkait kerusakan surat suara yang sudah masuk di gedung KPU Kota Cilegon, Senin 15 Januari 2024.
“Ya per hari ini (Senin 15/1) surat suara yang rusak dari 4 jenis itu totalnya ada 387 surat suara,” kata Patchurrohman.
Dari jumlah surat suara yang rusak tersebut, kata Patchurrohman, untuk Presiden ada 15 surat suara, DPD ada 47 surat suara, dan DPRD Provinsi ada 325 surat suara yang rusak.
“Baru 3 jenis surat suara yang kita hitung, karena untuk surat suara DPRD Kota masih proses pengerjaan pelipatan surat suara, karena baru semalam datang dan pagi ini langsung sortir pelipatan kita targetkan 5 hari selesai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Patchurrohman menyampaikan, dari ratusan surat suara yang rusak tersebut kebanyakan warna surat suara yang tidak jelas atau memudar disusul ada juga yang sobek.
“Kebanyakan sih warnanya memudar seperti pada jenis surat suara DPRD Provinsi itu kan warna nya biru tapi terlihat kurang jelas gitu,” katanya.
“Semuanya sudah kita sampaikan dan dibuat berita acara baik ke KPU Provinsi maupun ke KPU RI dan sudah disampaikan juga ke pihak pabrik untuk nanti ada proses melakukan pergantian,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan untuk pendistribusian surat suara ke kecamatan-kecamatan ditargetkan pada awal Februari sudah didistribusikan.
“Kita pastikan semua berjalan lancar, dan rencananya hari ini atau paling lambat besok surat suara untuk DPR RI akan datang, kalau datang pasti kita melakukan sortir dan pelipatan langsung,” katanya.
“Jadi target awal Februari sudah kita distribusikan, sehingga tidak terlalu mepet lah dari hari H, ya minimal 3 hari sebelum hari tenang sudah didistribusikan,” tambahnya. (*)
Reporter: Raju
Editor : Aas Arbi
CILEGON, Warga Berita – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon mencatat dari empat jenis surat suara yang masuk, di antaranya surat suara pemilihan presiden, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota.
Sebanyak 387 surat suara yang mengalami rusak, seperti sobek, warna pudar dan sebagainya.
Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Cilegon Patchurrohman saat dikonfirmasi terkait kerusakan surat suara yang sudah masuk di gedung KPU Kota Cilegon, Senin 15 Januari 2024.
“Ya per hari ini (Senin 15/1) surat suara yang rusak dari 4 jenis itu totalnya ada 387 surat suara,” kata Patchurrohman.
Dari jumlah surat suara yang rusak tersebut, kata Patchurrohman, untuk Presiden ada 15 surat suara, DPD ada 47 surat suara, dan DPRD Provinsi ada 325 surat suara yang rusak.
“Baru 3 jenis surat suara yang kita hitung, karena untuk surat suara DPRD Kota masih proses pengerjaan pelipatan surat suara, karena baru semalam datang dan pagi ini langsung sortir pelipatan kita targetkan 5 hari selesai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Patchurrohman menyampaikan, dari ratusan surat suara yang rusak tersebut kebanyakan warna surat suara yang tidak jelas atau memudar disusul ada juga yang sobek.
“Kebanyakan sih warnanya memudar seperti pada jenis surat suara DPRD Provinsi itu kan warna nya biru tapi terlihat kurang jelas gitu,” katanya.
“Semuanya sudah kita sampaikan dan dibuat berita acara baik ke KPU Provinsi maupun ke KPU RI dan sudah disampaikan juga ke pihak pabrik untuk nanti ada proses melakukan pergantian,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan untuk pendistribusian surat suara ke kecamatan-kecamatan ditargetkan pada awal Februari sudah didistribusikan.
“Kita pastikan semua berjalan lancar, dan rencananya hari ini atau paling lambat besok surat suara untuk DPR RI akan datang, kalau datang pasti kita melakukan sortir dan pelipatan langsung,” katanya.
“Jadi target awal Februari sudah kita distribusikan, sehingga tidak terlalu mepet lah dari hari H, ya minimal 3 hari sebelum hari tenang sudah didistribusikan,” tambahnya. (*)
Reporter: Raju
Editor : Aas Arbi












