SERANG,Warga Berita-Kendaraan sumbu tiga atau lebih dilarang melintas di jalur Jakarta menuju Pelabuhan saat arus mudik Idul Fitri 1445 Hijiriah. Pembatasan kendaraan itu efektif berlaku tanggal 5 hingga April 2024.
Wadirlantas Polda Banten AKBP Kukuh P. Taruno menegaskan akan menindak kendaraan yang membandel dan melanggar aturan. Mulai dari putar balik hingga memasukan kendaraan ke kantong parkir hingga waktu larangan selesai.
“Meskipun tidak diizinkan untuk melakukan tilang manual, tapi kita tetap melakukan tindakan tegas dan humanis, yakni memutarbalikkan kendaraan atau memasukkannya ke kantong parkir sampai dengan batas waktu yang diizinkan diluar tanggung jawab petugas,” kata Kukuh saat Media Gathring Lebaran Penuh Makna yang dilaksanakan oleh Asta Infra Tol Tangerang-Merak di Kantor PT Marga Mandalasakti, Gerbang Tol Ciujung, Selasa, 26 Maret 2024..
Namun, ada pengecualian untuk kendaraan truk yang mengangkut kendaraan sembako dan BBM seperti yang tertuang dalam SKB Menteri.
“Kecuali truk yang mengangkut sembako, BBM dan yang terkait dengan masyarakat banyak diperbolehkan. Semua termuat dalam SKB,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan skema melakukan pembatasan kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di pelabuhan yang diakibatkan terjadinya cuaca buruk dan kejadian lainnya yang menyebabkan proses bongkar muat kendaraan lambat.
“Apabila antrean di ekornya sudah di KM 93 atau 94 mendekati exit Cilegon Barat, kita lakukan delay sistem, yakni penghambatan kendaraan dari arah Jakarta menuju Merak. Mulai dari pintu Tol Cikupa kita kurangi jumlah nya,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kanalisasi kendaraan-kendaraan yang ada di Rest Area baik 43 maupun 68 jalur A sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di pelabuhan.
“Begitu juga di rest area 43 dan 68 jalur a, kita kanalisasi semua kendaraan dari arah Jakarta menuju Merak kita masukan ke kantong parkir, sampai penuh, kecuali kendaraan yang tidak akan melakukan penyebrangan akan kita teruskan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Operasional dan Pemeliharaan Astra Tol Tangerang Merak Samsul Chair menegaskan, pihaknya telah menyiapkan skema untuk mengatur kendaraan menyambut arus mudik 1445 Hijriah.
“Apabila terjadi kecamatan di pelabuhan merak, ada pembatasan di Cikupa yang menuju Merak, kemudian diseleksi di rest area 43 dan 68 A,” jelasnya.
Pihaknya pun berkomitmen agar pelaksanaan mudik tahun ini dapat berjalan aman dan lancar. Hal itu diwujudkan dengan koordinasi yang dilakukan dengan pihak-pihak terkait.
“Tentunya Tol Astra Tangerang-Merak terus berkoordinasi dengan kepolisian demi kenyamanan agar lebaran bermakna,” pungkasnya.
Editor : Merwanda












