LEBAK, Warga Berita – Persaingan ketat Caleg DPR RI terjadi di Dapil Banten 1 Lebak-Pandeglang. Dari hasil penghitungan suara sementara berdasarkan Info Pemilu 2024 di https://pemilu2024.kpu.go.id/, Caleg Dapil Banten 1 untuk pertama kalinya tidak ada nama trah Jayabaya.
Dari hasil penghitungan suara berdasarkan rekap KPU, Iti Octavia Jayabaya dari Partai Demokrat, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dari PDIP, Vivi Sumantri Jayabaya dari Partai Perindo, dan Farid Darmawan (suami Iti Octavia Jayabaya) menjadi Caleg DPD RI. Semuanya tersingkir dan gagal lolos ke Senayan, Jakarta.
Ketiganya kalah bersaing dengan enam Caleg yang berpeluang lolos ke Senayan. Yakni, Rizki Aulia Rahman Natakusumah dari Demokrat, Ahmad Fauzi dari PKB, Ali Zamroni dari Partai Gerindra, Neng Siti Julaeha dari PPP, Tia Rahmania dari PDIP, dan Arif Rahman dari Partai Nasdem.
Menurut aktivis sekaligus Sekjen Poroz Politik, Zilenial Dedi Wisma, hal tersebut sebuah pukulan telak dari kekuatan politik baru di Dapil Banten 1 Lebak-Pandeglang.
“Setelah pertarungan politik yang sengit Warga Berita trah Jayabaya di Lebak dan Pandeglang dalam ruang DPR RI, sekarang mulai muncul hasil persaingan tersebut yang dimenangkan oleh trah Natakusumah Pandeglang,” kata Dedi kepada Warga Berita, Rabu, 21 Februari 2024.
Dalam Pemilu 2024, Rizki Aulia Rahman Natakusumah dari Demokrat yang merupakan putra dari Achmad Dimyati Natakusumah, mantan Bupati Pandeglang periode 2000-2005 dan 2005-2009, menang telak atas Iti Octavia Jayabaya. Sehingga Rizki berpeluang lolos ke Senayan.
Hasil kali ini memang berbeda dengan Pemilu 2014 dan 2019 yang selalu memunculkan nama trah Jayabaya yang lolos ke Senayan menjadi anggota DPR RI.
Pada Pemilu 2014 dan 2019 ada nama Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menjadi anggota DPR RI. Namun, untuk kali pertama di Pemilu 2024 trah Jayabaya berpeluang gagal lolos ke Senayan.
“Ini menjadi pembicaraan hangat bagi para netizen, terlebih bagi Gen Z dan para aktivis yang ada di Kabupaten Lebak, tidak sedikit yang membuka statement bahwa kekalahan trah Jayabaya merupakan peluang besar untuk kemajuan Kabupaten Lebak,” tutur Dedi.
Diungkapkan Dedi, kekalahan tersebut juga bisa menjadikan Kabupaten Lebak tidak akan menjadi prioritas kembali dalam pembangunan nasional.
“Bisa juga dianggap sebuah kemunduran karena mungkin Kabupaten Lebak tidak akan menjadi prioritas di ruang parlemen,” ucapnya.
Namun, Dedi menambahkan, kekalahan tersebut juga akan memunculkan sosok pemimpin baru di Kabupaten Lebak, yakni pada calon Bupati Lebak.
“Apakah mungkin justru memunculkan sosok baru di Kabupaten Lebak, kita lihat di pencalonan Bupati, November yang akan datang,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono
LEBAK, Warga Berita – Persaingan ketat Caleg DPR RI terjadi di Dapil Banten 1 Lebak-Pandeglang. Dari hasil penghitungan suara sementara berdasarkan Info Pemilu 2024 di https://pemilu2024.kpu.go.id/, Caleg Dapil Banten 1 untuk pertama kalinya tidak ada nama trah Jayabaya.
Dari hasil penghitungan suara berdasarkan rekap KPU, Iti Octavia Jayabaya dari Partai Demokrat, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dari PDIP, Vivi Sumantri Jayabaya dari Partai Perindo, dan Farid Darmawan (suami Iti Octavia Jayabaya) menjadi Caleg DPD RI. Semuanya tersingkir dan gagal lolos ke Senayan, Jakarta.
Ketiganya kalah bersaing dengan enam Caleg yang berpeluang lolos ke Senayan. Yakni, Rizki Aulia Rahman Natakusumah dari Demokrat, Ahmad Fauzi dari PKB, Ali Zamroni dari Partai Gerindra, Neng Siti Julaeha dari PPP, Tia Rahmania dari PDIP, dan Arif Rahman dari Partai Nasdem.
Menurut aktivis sekaligus Sekjen Poroz Politik, Zilenial Dedi Wisma, hal tersebut sebuah pukulan telak dari kekuatan politik baru di Dapil Banten 1 Lebak-Pandeglang.
“Setelah pertarungan politik yang sengit Warga Berita trah Jayabaya di Lebak dan Pandeglang dalam ruang DPR RI, sekarang mulai muncul hasil persaingan tersebut yang dimenangkan oleh trah Natakusumah Pandeglang,” kata Dedi kepada Warga Berita, Rabu, 21 Februari 2024.
Dalam Pemilu 2024, Rizki Aulia Rahman Natakusumah dari Demokrat yang merupakan putra dari Achmad Dimyati Natakusumah, mantan Bupati Pandeglang periode 2000-2005 dan 2005-2009, menang telak atas Iti Octavia Jayabaya. Sehingga Rizki berpeluang lolos ke Senayan.
Hasil kali ini memang berbeda dengan Pemilu 2014 dan 2019 yang selalu memunculkan nama trah Jayabaya yang lolos ke Senayan menjadi anggota DPR RI.
Pada Pemilu 2014 dan 2019 ada nama Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menjadi anggota DPR RI. Namun, untuk kali pertama di Pemilu 2024 trah Jayabaya berpeluang gagal lolos ke Senayan.
“Ini menjadi pembicaraan hangat bagi para netizen, terlebih bagi Gen Z dan para aktivis yang ada di Kabupaten Lebak, tidak sedikit yang membuka statement bahwa kekalahan trah Jayabaya merupakan peluang besar untuk kemajuan Kabupaten Lebak,” tutur Dedi.
Diungkapkan Dedi, kekalahan tersebut juga bisa menjadikan Kabupaten Lebak tidak akan menjadi prioritas kembali dalam pembangunan nasional.
“Bisa juga dianggap sebuah kemunduran karena mungkin Kabupaten Lebak tidak akan menjadi prioritas di ruang parlemen,” ucapnya.
Namun, Dedi menambahkan, kekalahan tersebut juga akan memunculkan sosok pemimpin baru di Kabupaten Lebak, yakni pada calon Bupati Lebak.
“Apakah mungkin justru memunculkan sosok baru di Kabupaten Lebak, kita lihat di pencalonan Bupati, November yang akan datang,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











