WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Kampus Pengkritik Jokowi Bertambah  Lagi, Kali Ini dari Universitas Airlangga » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
4 Februari 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Jelang HUT PDIP Jokowi Pilih Safari ke Sejumlah Negara di Asia Tenggara,  Upaya Menghindar? » Warga Berita

Jokowi lawatan ke Asia Tenggara
Presiden Jokowi (kedua kiri) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (ketiga kanan) tiba untuk meresmikan enam jembatan di Jembatan Sungai Pemali, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (3/1/2024) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Tidak mau ketinggalan dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia, Universitas Airlangga (Unair) mengkritik sikap kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebagaimana diketahui, sebelumnya sudah ada Setelah beberapa kampus seperti UGM, UII, UI, Universitas Andalas, Unpad tampil menyuarakan kerisauan mereka atas pelaksanaan demokrasi, pada Senin lusa, Universitas Airlangga juga ikut bersuara.

Pernyataan sikap itu akan digelar di depan halaman Gedung Pascasarjana, Kampus B Dharmawangsa Universitas Airlangga, Pukul 10.30 pada Senin (5/2/2024).

Saat dikonfirmasi, Dosen Departemen Politik Fisip Unair, Airlangga Pribadi Kusman membenarkan agenda yang dirilis dengan judul Manifesto Akademisi, Keluarga Besar dan Alumni Universitas Airlangga beserta Kolega Sejawatnya.

“Ya benar, ini inisiatif keluarga besar akademisi dan alumni Unair, di dalamnya juga ada beberapa guru besar Unair juga,” kata Airlangga Pribadi Kusman saat dikonfirmasi oleh Tempo pada Sabtu, 3 Febuari 2024.

Airlangga mengatakan, agenda ini adalah pernyataan sikap keluarga besar dan alumni Unair mengenai tindak-tanduk Jokowi sebagai pemimpin negara. Ia mengatakan, Indonesia didesain sebagai negara hukum, apa yang dilakukan Jokowi justru tidak mencerminkan sebagai pemimpin negara.

“Sementara itu kita menyaksikan berbagai pemelencengan-pemelencengan terhadap prinsip-prinsip republik tengah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir demi kepentingan personal kekuasaan,” kata Airlangga.

 

Hal itu kata Airlangga bisa dilihat dari upaya Jokowi memanfaatkan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengubah aturan syarat mendaftar sebagai calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) sebagai celah hukum yang memberi jalan kepada putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres.

“Ini merupakan indikasi penggunaan fasilitas negara maupun aparat negara demi kepentingan politik partisan elektoral,” katanya.

Airlangga juga menyorot ketidaktegasan pemimpin pemerintah untuk menunjukkan netralitas dalam ucapan dan tindakan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, yang memiliki kecenderungan membela pasangan calon tertentu karena memiliki hubungan kekeluargaan.

“Hal ini menunjukkan tidak ada teladan etis yang seharusnya dicontohkan oleh pemimpin republik,” katanya.

Dalam perjalanan Republik Indonesia, Airlangga mengatakan, perjuangan menegakkan demokrasi semenjak tahun 1998 membawa seluruh warga Indonesia untuk bangunan kelembagaan Republik Indonesia.

“Perlahan-lahan melangkah menuju tatanan demokrasi yang diperkuat dan diikat oleh TAP MPR tahun 1999 tentang Penyelenggaran Negara yang bersih dan anti KKN, menegaskan ikrar terhadap tegaknya etika republik dalam bernegara,” katanya.

Oleh karena itu, Keluarga Besar hingga Alumni Unair menyerukan secara tegas kepada Presiden untuk tidak meninggalkan prinsip republik yang menjadi nilai-nilai etis Pancasila, amanat reformasi berkaitan dengan demokrasi dan bebas KKN untuk tidak memihak kepada salah satu paslon dalam Pilpres 2024.

“Apalagi paslon yang bersangkutan terindikasi bertabrakan dengan prinsip republik, amanah reformasi dan demokrasi,” katanya.

 

Hal yang perlu diingat kembali oleh Presiden Jokowi bahwa legitimasi maupun dukungan rakyat kepada pemerintahannya semenjak 9 tahun lalu tidak bisa dilepaskan dari harapan bahwa Presiden akan menjalankan etika republik dan merawat demokrasi maupun pemerintahan yang bebas KKN.

“Hendaknya demikian pula saat akan mengakhiri pemerintahannya Presiden seharusnya mengambil sikap yang tidak menodai prinsip-prinsip utama tersebut,” kata Airlangga.

Setidaknya ada 80 nama yang nantinya turut mendukung agenda desakan ini, di dalamnya merupakan guru besar, dosen hingga alumni Unair. Airlangga mengatakan, daftar nama-nama itu bersifat terbuka.

“Kita juga memanggil seluruh civitas academica dan keluarga besar Universitas Airlangga di mana pun untuk menambahkan nama untuk mendukung agenda ini,” ujar Airlangga.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

Jokowi lawatan ke Asia Tenggara
Presiden Jokowi (kedua kiri) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (ketiga kanan) tiba untuk meresmikan enam jembatan di Jembatan Sungai Pemali, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (3/1/2024) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Tidak mau ketinggalan dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia, Universitas Airlangga (Unair) mengkritik sikap kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebagaimana diketahui, sebelumnya sudah ada Setelah beberapa kampus seperti UGM, UII, UI, Universitas Andalas, Unpad tampil menyuarakan kerisauan mereka atas pelaksanaan demokrasi, pada Senin lusa, Universitas Airlangga juga ikut bersuara.

Pernyataan sikap itu akan digelar di depan halaman Gedung Pascasarjana, Kampus B Dharmawangsa Universitas Airlangga, Pukul 10.30 pada Senin (5/2/2024).

Saat dikonfirmasi, Dosen Departemen Politik Fisip Unair, Airlangga Pribadi Kusman membenarkan agenda yang dirilis dengan judul Manifesto Akademisi, Keluarga Besar dan Alumni Universitas Airlangga beserta Kolega Sejawatnya.

“Ya benar, ini inisiatif keluarga besar akademisi dan alumni Unair, di dalamnya juga ada beberapa guru besar Unair juga,” kata Airlangga Pribadi Kusman saat dikonfirmasi oleh Tempo pada Sabtu, 3 Febuari 2024.

Airlangga mengatakan, agenda ini adalah pernyataan sikap keluarga besar dan alumni Unair mengenai tindak-tanduk Jokowi sebagai pemimpin negara. Ia mengatakan, Indonesia didesain sebagai negara hukum, apa yang dilakukan Jokowi justru tidak mencerminkan sebagai pemimpin negara.

“Sementara itu kita menyaksikan berbagai pemelencengan-pemelencengan terhadap prinsip-prinsip republik tengah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir demi kepentingan personal kekuasaan,” kata Airlangga.

 

Hal itu kata Airlangga bisa dilihat dari upaya Jokowi memanfaatkan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengubah aturan syarat mendaftar sebagai calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) sebagai celah hukum yang memberi jalan kepada putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai cawapres.

“Ini merupakan indikasi penggunaan fasilitas negara maupun aparat negara demi kepentingan politik partisan elektoral,” katanya.

Airlangga juga menyorot ketidaktegasan pemimpin pemerintah untuk menunjukkan netralitas dalam ucapan dan tindakan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, yang memiliki kecenderungan membela pasangan calon tertentu karena memiliki hubungan kekeluargaan.

“Hal ini menunjukkan tidak ada teladan etis yang seharusnya dicontohkan oleh pemimpin republik,” katanya.

Dalam perjalanan Republik Indonesia, Airlangga mengatakan, perjuangan menegakkan demokrasi semenjak tahun 1998 membawa seluruh warga Indonesia untuk bangunan kelembagaan Republik Indonesia.

“Perlahan-lahan melangkah menuju tatanan demokrasi yang diperkuat dan diikat oleh TAP MPR tahun 1999 tentang Penyelenggaran Negara yang bersih dan anti KKN, menegaskan ikrar terhadap tegaknya etika republik dalam bernegara,” katanya.

Oleh karena itu, Keluarga Besar hingga Alumni Unair menyerukan secara tegas kepada Presiden untuk tidak meninggalkan prinsip republik yang menjadi nilai-nilai etis Pancasila, amanat reformasi berkaitan dengan demokrasi dan bebas KKN untuk tidak memihak kepada salah satu paslon dalam Pilpres 2024.

“Apalagi paslon yang bersangkutan terindikasi bertabrakan dengan prinsip republik, amanah reformasi dan demokrasi,” katanya.

 

Hal yang perlu diingat kembali oleh Presiden Jokowi bahwa legitimasi maupun dukungan rakyat kepada pemerintahannya semenjak 9 tahun lalu tidak bisa dilepaskan dari harapan bahwa Presiden akan menjalankan etika republik dan merawat demokrasi maupun pemerintahan yang bebas KKN.

“Hendaknya demikian pula saat akan mengakhiri pemerintahannya Presiden seharusnya mengambil sikap yang tidak menodai prinsip-prinsip utama tersebut,” kata Airlangga.

Setidaknya ada 80 nama yang nantinya turut mendukung agenda desakan ini, di dalamnya merupakan guru besar, dosen hingga alumni Unair. Airlangga mengatakan, daftar nama-nama itu bersifat terbuka.

“Kita juga memanggil seluruh civitas academica dan keluarga besar Universitas Airlangga di mana pun untuk menambahkan nama untuk mendukung agenda ini,” ujar Airlangga.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Menag : Perlu peran agama inklusif respons krisis kemanusiaan

Menag : Perlu peran agama inklusif respons krisis kemanusiaan

Kepala KPP Boyolali: Pemimpin daerah andil beri keteladanan kepada WP

Kepala KPP Boyolali: Pemimpin daerah andil beri keteladanan kepada WP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Kpu.jpg

KPU Bakal Lakukan PSU di 686 TPS

23 Februari 2024
Waspadai gelombang tinggi di laut selatan Jabar-DIY

Waspadai gelombang tinggi di laut selatan Jabar-DIY

28 Januari 2024
Pemanggilan Menteri ke MK Dinilai Tingkatkan Kepercayaan Publik

Pemanggilan Menteri ke MK Dinilai Tingkatkan Kepercayaan Publik

4 April 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In