LEBAK, Warga Berita- Dalam video viral yang beredar di masyarakat, diduga sekelompok masyarakat yang merupakan simpatisan Caleg DPRD Lebak Dapil 5 dari Partai Nasdem membongkar pos ronda bantuan dari dirinya yang berada di Kampung Babakan Jaha, Desa Rahong, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.
Video tersebut viral pada 21 Februari 2024 lalu, dan menunjukan pos ronda sudah rata dengan tanah dan hanya tersisa material kayu dan bambu.
Terkait kejadian tersebut, Kepala Desa Rahong Bedi membenarkan, adanya pos ronda yang dibongkar oleh masyarakat. Diduga pembongkaran karena salah satu caleg DPRD Lebak gagal meraup suara di Kampung Babakan.
“Itu mah suruh dibongkar ke masyarakat karena numpang di tanah salah satu calon,”kata Bedi kepada wartawan, Kamis, 22 Februari 2024.
Disebutkan Bedi, Pos Ronda itu telah lama berdiri. Namun usai Pemilu 2024 karena caleg kalah suara, akhirmya pos ronda tersebut dibongkar. Sehingga saat ini pos ronda sudah tidak dan rata dengan tanah.
“Iya itu (Caleg) mantan Jaro atau kepala desa. Menurut saya wajar saja sih karena warga juga setiap calon diterima,” ucapnya.
Sementara warga Malingping Agus Rusmana menyampaikan, seharusnya semua caleg yang berkompetisi harus siap dan bisa menerima kekalahan dengan lapang dada.
“Caleg itu siap menang dan siap kalah, bukannya malah membuat kisruh dengan membongkar apa yang telah diberikan kepada warga,” ucap Agus.
Ditambahkannya, warga pun memaklumi apa yang telah dilakukan timses Caleg yang membongkar pos ronda tersebut.
“Warga disini biasa-biasa aja tuh melihat pembongkaran pos ronda, karena warga juga memaklumi dengan tindakan dari timsesnya tersebut,” pungkasnya.
Hingga saat ini upaya konfirmasi masih terus dicoba kepada Caleg DPRD Lebak yang diketahui berasal dari Partai NasDem tersebut.
Editor : Merwanda
LEBAK, Warga Berita- Dalam video viral yang beredar di masyarakat, diduga sekelompok masyarakat yang merupakan simpatisan Caleg DPRD Lebak Dapil 5 dari Partai Nasdem membongkar pos ronda bantuan dari dirinya yang berada di Kampung Babakan Jaha, Desa Rahong, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.
Video tersebut viral pada 21 Februari 2024 lalu, dan menunjukan pos ronda sudah rata dengan tanah dan hanya tersisa material kayu dan bambu.
Terkait kejadian tersebut, Kepala Desa Rahong Bedi membenarkan, adanya pos ronda yang dibongkar oleh masyarakat. Diduga pembongkaran karena salah satu caleg DPRD Lebak gagal meraup suara di Kampung Babakan.
“Itu mah suruh dibongkar ke masyarakat karena numpang di tanah salah satu calon,”kata Bedi kepada wartawan, Kamis, 22 Februari 2024.
Disebutkan Bedi, Pos Ronda itu telah lama berdiri. Namun usai Pemilu 2024 karena caleg kalah suara, akhirmya pos ronda tersebut dibongkar. Sehingga saat ini pos ronda sudah tidak dan rata dengan tanah.
“Iya itu (Caleg) mantan Jaro atau kepala desa. Menurut saya wajar saja sih karena warga juga setiap calon diterima,” ucapnya.
Sementara warga Malingping Agus Rusmana menyampaikan, seharusnya semua caleg yang berkompetisi harus siap dan bisa menerima kekalahan dengan lapang dada.
“Caleg itu siap menang dan siap kalah, bukannya malah membuat kisruh dengan membongkar apa yang telah diberikan kepada warga,” ucap Agus.
Ditambahkannya, warga pun memaklumi apa yang telah dilakukan timses Caleg yang membongkar pos ronda tersebut.
“Warga disini biasa-biasa aja tuh melihat pembongkaran pos ronda, karena warga juga memaklumi dengan tindakan dari timsesnya tersebut,” pungkasnya.
Hingga saat ini upaya konfirmasi masih terus dicoba kepada Caleg DPRD Lebak yang diketahui berasal dari Partai NasDem tersebut.
Editor : Merwanda












