FORKOPIMDA : Ketua DPRD Sumanto bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah dan unsur pemerintah daerah 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah di Gedung Gradhika Praja, Semarang.(foto: rahmat yw)
SEMARANG – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah meminta untuk setiap dinas atau instansi terkait jelang Hari Libur Natal 2023 & Tahun Baru 2024 dapat bersiap dan mengantisipasi semua keadaan pengamanan perayaan ibadah Natal di beberapa titik gereja tidak lepas juga ditingkatkan. DPRD juga meminta masyarakat waspada inflasi cukup tinggi.

Hal tersebut menjadi pembahasan hangat jajaran Forkopimda Provinsi Jateng bersama unsur pemerintah daerah 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah di Gedung Gradhika Praja, Semarang, Selasa (5/12/2023).
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menginstruksikan untuk seluruh unsur dinas terkait juga pemerintah daerah untuk antisipasi lonjakan inflasi jelas memasuki nataru, selain itu adanya lonjakan para pemudik juga harus diwaspadai karena Jateng menjadi pusat tujuan wisata.
“Jelang Nataru, inflasi di Jateng pada bulan November secara year on year (yoy) ada di angka 3.16 persen dan perlu diwaspadai, sidak-sidak di pasar sangat diperlukan agar harga terkendali. Disisi lain, jelang Nataru adanya lonjakan pemudik harus dipersiapkan secara matang dan semua harus kondusif, seperti pengamanan arus lalin untuk menjaga kenyamanan pemudik hingga pengaman tempat ibadah juga harus ditingkatkan, ” himbau dia.

Menambahkan, Ketua DPRD Jateng juga mengimbau agar seluruh dinas dan unsur masyarakat ikut menjaga kondusivitas perayaan Natal & Tahun Baru agar semua berjalan tertib juga lancar. Arahan lainnya, memasuki masa Pemilu 2024 diharapkan semua dapat berjalan dengan lancar dan tertib.
“Memasuki perayaan Natal 2023 & Tahun Baru 2024 semua unsur ikut terlibat, baik dinas terkait, pemerintah hingga masyarakat ikut menjaga kondusifitas, karena Jateng juga menjadi pusat arus mudik maka semua harus dipersiapkan dengan baik. Terkait masalah inflasi, semua perlu diwaspadai terutama lonjakan harga di pasar, harus terpantau dan stabil mengingat jelas akhir taun dipastikan banyak harga pasar yang naik,” terang legislator asal PDI P itu.(tyo-rafdan/priyanto)
FORKOPIMDA : Ketua DPRD Sumanto bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah dan unsur pemerintah daerah 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah di Gedung Gradhika Praja, Semarang.(foto: rahmat yw)
SEMARANG – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah meminta untuk setiap dinas atau instansi terkait jelang Hari Libur Natal 2023 & Tahun Baru 2024 dapat bersiap dan mengantisipasi semua keadaan pengamanan perayaan ibadah Natal di beberapa titik gereja tidak lepas juga ditingkatkan. DPRD juga meminta masyarakat waspada inflasi cukup tinggi.

Hal tersebut menjadi pembahasan hangat jajaran Forkopimda Provinsi Jateng bersama unsur pemerintah daerah 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah di Gedung Gradhika Praja, Semarang, Selasa (5/12/2023).
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menginstruksikan untuk seluruh unsur dinas terkait juga pemerintah daerah untuk antisipasi lonjakan inflasi jelas memasuki nataru, selain itu adanya lonjakan para pemudik juga harus diwaspadai karena Jateng menjadi pusat tujuan wisata.
“Jelang Nataru, inflasi di Jateng pada bulan November secara year on year (yoy) ada di angka 3.16 persen dan perlu diwaspadai, sidak-sidak di pasar sangat diperlukan agar harga terkendali. Disisi lain, jelang Nataru adanya lonjakan pemudik harus dipersiapkan secara matang dan semua harus kondusif, seperti pengamanan arus lalin untuk menjaga kenyamanan pemudik hingga pengaman tempat ibadah juga harus ditingkatkan, ” himbau dia.

Menambahkan, Ketua DPRD Jateng juga mengimbau agar seluruh dinas dan unsur masyarakat ikut menjaga kondusivitas perayaan Natal & Tahun Baru agar semua berjalan tertib juga lancar. Arahan lainnya, memasuki masa Pemilu 2024 diharapkan semua dapat berjalan dengan lancar dan tertib.
“Memasuki perayaan Natal 2023 & Tahun Baru 2024 semua unsur ikut terlibat, baik dinas terkait, pemerintah hingga masyarakat ikut menjaga kondusifitas, karena Jateng juga menjadi pusat arus mudik maka semua harus dipersiapkan dengan baik. Terkait masalah inflasi, semua perlu diwaspadai terutama lonjakan harga di pasar, harus terpantau dan stabil mengingat jelas akhir taun dipastikan banyak harga pasar yang naik,” terang legislator asal PDI P itu.(tyo-rafdan/priyanto)











