PANDEGLANG,Warga Berita–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan tinggi gelombang 2,50 meter di perairan selatan Banten, Samudera Hindia, Selat Sunda bagian selatan, dan Selat Sunda bagian utara.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Tatang mengatakan pihaknya mengeluarkan peringatan dini terhadap keselamatan pelaku pelayaran, khususnya perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri, kapal pesiar, dan kapal kargo yang melintasi perairan tersebut.
Peringatan dini kewaspadaan tersebut guna menghindari kecelakaan laut, termasuk pada pelabuhan penyeberangan Merak (Banten) dan Bakauheni (Lampung).
Saat ini, kata dia, tinggi gelombang di perairan itu mencapai 2,50 meter (sedang) dan pergerakan angin dari arah barat daya hingga barat dengan berkecepatan 05-30 kilometer per jam.
Sementara itu, untuk suhu lebih cenderung Warga Berita 24-27 derajat Celsius dan kelembapan udara Warga Berita 60-95 persen.
Selain itu juga BMKG mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan potensi hujan angin disertai petir/kilat pada sore hari terjadi di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Minggu 21 Januari 2024.
Beberapa belakangan ini sejumlah wilayah diguyur hujan deras salah satunya seperti di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
Warga Pandeglang Putra menyampaikan beberapa hari ini memang diguyur hujan lebat, dengan turun hujan ini suatu keberkahan yang harus disyukuri.
“Ya hujan terus belakangan ini, ya kita syukuri aja adanya turun hujan tetap harus waspada juga karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang terus memberikan peringatan kepada masyarakat di daerah yang rawan bencana dan sekitarnya agar tetap waspada terhadap segala potensi yang dapat timbul. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi
PANDEGLANG,Warga Berita–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan tinggi gelombang 2,50 meter di perairan selatan Banten, Samudera Hindia, Selat Sunda bagian selatan, dan Selat Sunda bagian utara.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, Tatang mengatakan pihaknya mengeluarkan peringatan dini terhadap keselamatan pelaku pelayaran, khususnya perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri, kapal pesiar, dan kapal kargo yang melintasi perairan tersebut.
Peringatan dini kewaspadaan tersebut guna menghindari kecelakaan laut, termasuk pada pelabuhan penyeberangan Merak (Banten) dan Bakauheni (Lampung).
Saat ini, kata dia, tinggi gelombang di perairan itu mencapai 2,50 meter (sedang) dan pergerakan angin dari arah barat daya hingga barat dengan berkecepatan 05-30 kilometer per jam.
Sementara itu, untuk suhu lebih cenderung Warga Berita 24-27 derajat Celsius dan kelembapan udara Warga Berita 60-95 persen.
Selain itu juga BMKG mengeluarkan peringatan dini kewaspadaan potensi hujan angin disertai petir/kilat pada sore hari terjadi di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Minggu 21 Januari 2024.
Beberapa belakangan ini sejumlah wilayah diguyur hujan deras salah satunya seperti di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
Warga Pandeglang Putra menyampaikan beberapa hari ini memang diguyur hujan lebat, dengan turun hujan ini suatu keberkahan yang harus disyukuri.
“Ya hujan terus belakangan ini, ya kita syukuri aja adanya turun hujan tetap harus waspada juga karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang terus memberikan peringatan kepada masyarakat di daerah yang rawan bencana dan sekitarnya agar tetap waspada terhadap segala potensi yang dapat timbul. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi












