WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Ganjar Klaim Bakal Bangun 3 Pabrik Pupuk Baru

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
8 Februari 2024
Reading Time: 3 mins read
0
DEBAT CAPRES – Ganjar Klaim Buruh Minta Tinjau Kembali UU Cipta Kerja

image_pdfimage_print

Warga Berita – Calon presiden nomor urut 03 Ganjar Pranowo berjanji akan menambah kuota pupuk bersubsidi untuk petani dan membangun tiga pabrik pupuk baru.

Calon presiden Ganjar Pranowo yang berpasangan dengan Mahfud MD akan menambah kuota pupuk subsidi (jika terpilih) karena ketersediaan pupuk subsidi masih menjadi momok persoalan bagi para petani di Indonesia.

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

“Kalau subsidi pupuknya dikurangi, dengan cara apapun maka pupuknya kurang. Apa solusinya? Ya ditambah. Soal pupuk, kita memang kurang, sehingga harapannya dengan dibangunnya tiga pabrik pupuk baru bisa menjadi solusi ke depan. Jadi, kalau sekarang saja pupuk kurang ya kondisinya nanti akan berbahaya untuk produksi pertanian di kemudian hari,” kata Ganjar dalam keterangannya, Kamis (8/2).

Capres nomor urut 03 itu memaparkan bahwa salah satu persoalan petani Indonesia selalu merasakan kelangkaan pupuk bersubsidi.

Penambahan kuota pupuk bersubsidi tersebut dinilai dapat memenuhi kebutuhan petani. Sementara, untuk menggenjot produksi pupuk bersubsidi, Ganjar akan membangun tiga pabrik pupuk yang baru.

Menurut Ganjar, pupuk saat ini menjadi komoditas penting dalam meningkatkan produksi pertanian, sehingga penambahan pupuk subsidi harus disesuaikan dengan kebutuhan petani yang beragam di berbagai daerah. Penyesuaian tersebut bisa dibuat berdasarkan data yang telah disusun sebelumnya.

“Caranya disesuaikan dengan data pertanian, sehingga yang terdata mendapatkan pupuk. Satu data Indonesia untuk pendistribusian pupuk bersubsidi agar tepat sasaran,” kata Capres Ganjar.

Dia menambahkan, volume produksi pupuk di Indonesia saat ini dirasa juga tidak bisa mencukupi kebutuhan petani.

Oleh karena itu, untuk menjamin ketersediaan pupuk agar produksi pertanian dan ketahanan pangan dalam negeri aman, maka diperlukan pembangunan pabrik baru.

Dengan adanya tiga pabrik pupuk baru, lanjut Ganjar, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pupuk para petani di seluruh Indonesia, baik pupuk subsidi maupun nonsubsidi.

“Kalau pabrik yang sekarang produksinya kurang, cara satu-satunya ya menambah pabrik pupuk. Kalau tidak kita akan terganggu produksi pertaniannya,” ujar di.

Ganjar juga menilai impor pupuk bukanlah solusi untuk menutupi kekurangan, karena Indonesia memiliki potensi untuk membangun pabrik pupuk baru.

“Kita punya potensi untuk bangun pabrik baru. Jadi, kalau kita punya pabrik sendiri bisa disesuaikan produksinya sesuai kebutuhan petani. Anggarannya nanti kalau tak bisa dari BUMN, bisa kita cari dari swasta atau investor,” tutur dia.

Calon presiden Ganjar Pranowo juga menyampaikan, ke depan pemerintah perlu hadir dalam penyediaan pupuk berkualitas dengan harga terjangkau untuk petani.

Dukungan pemerintah bisa berupa memberi pelatihan untuk membuat pupuk alternatif hingga penyediaan sarana dan prasarana agar pupuk bisa lebih banyak diproduksi di dalam negeri.

Gagasan Capres-Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD untuk menambah kuota pupuk subsidi dan membangun pabrik baru ditanggapi positif oleh ekonom Universitas Atmajaya Yogyakarta, Y Sri Susilo. Menurutnya, program Ganjar-Mahfud cerdas dan logis.

“Kita harus tahu kalau kuota untuk subsidi pupuk selalu kurang, karena produksi dalam negeri juga kurang,” ujarnya.

Susilo menambahkan, penambahan kuota pupuk bersubsidi yang direncanakan pasangan calon presiden dan wakil Ganjar-Mahfud tersebut dalam jangka pendek dapat diatasi dengan menambah jumlah impor.

Pada jangka menengah dan panjang, Susilo juga mengapresiasi pilihan pasangan calon nomor urut 03 tersebut untuk membangun tiga pabrik pupuk baru.

“Pembangunan pabrik pupuk baru menurut saya adalah ide yang cerdas dan logis. Karena kita tidak bisa selamanya menggantungkan pada pupuk impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” katanya.[prs]

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Jokowi Tak Terima Netanyahu Menentang Pembentukan Negara Palestina

Jokowi Ajak Seluruh Masyarakat ke TPS Gunakan Hak Pilihnya

Setelah Banjir Petisi dari Sivitas Perguruan Tinggi, Giliran Mahasiswa Demo Tuntut Pemakzulan Jokowi » Warga Berita

Setelah Banjir Petisi dari Sivitas Perguruan Tinggi, Giliran Mahasiswa Demo Tuntut Pemakzulan Jokowi » Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Polisi selidiki kasus bapak aniaya anak hingga tewas di Mijen

Polisi selidiki kasus bapak aniaya anak hingga tewas di Mijen

1 Januari 2024
DPR Klaim Pembahasan RUU DKJ Harus Selesai Pada Masa Sidang Ini

DPR Klaim Pembahasan RUU DKJ Harus Selesai Pada Masa Sidang Ini

10 Maret 2024
Cerita Mahalini Pernah Merasa ‘Dikucilkan’ di Indonesian Idol

Cerita Mahalini Pernah Merasa ‘Dikucilkan’ di Indonesian Idol

24 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In