PANDEGLANG, Warga Berita – Ketua Bappilu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Pandeglang, Deden Hertandi, mengklaim ada enam orang bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang yang serius ikut kontestasi Pilkada Pandeglang 2024.
Menurut Deden Hertandi, sejak dibuka penjaringan untuk kandidat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang sudah ada 14 calon, sedangkan yang sudah menyerahkan formulir pendaftaran ada enam orang.
Deden Hertandi, enam orang yang sudah menyerahkan formulir pendaftaran pemjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati tersebut dianggap serius untuk mencalonkan dan maju di ajang Pilbup Pandeglang.
Kata Deden, keenam kandidat yang telah mendaftar tersebut menunjukkan komitmen serius untuk mencalonkan diri dan berpartisipasi dalam Pilkada Pandeglang.
“Yang mengambil formulir ada 14 calon sampai hari ini, artinya yang kita anggap serius itu ialah yang mengembalikan formulir pendaftaran atau menyerahkan formulir,” ungkapnya kepada Warga Berita, Minggu 28 April 2024.
Deden menyebutkan keenam orang yang telah menyerahkan formulir pendaftaran ke PDI Perjuangan Pandeglang dan dianggapnya serius untuk bertarung, yaitu Uday Suhada, Tb. Asep Rafiudin Arief, Raden Dewi Setiani, Iing Andri Supriadi, Diana Jayabaya, dan Fitron Nur Ikhsan.
“Dari hasil formulir dan wawancara, setiap calon memiliki potensi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Salah satu pertimbangannya adalah karena PDI Perjuangan hanya memiliki enam kursi. Nantinya, pertanyaannya adalah dengan siapa akan berkoalisi karena kita membutuhkan sepuluh kursi untuk mendukung kandidat,” katanya.
Sebagaimana diketahui, saat ini, PDI Perjuangan Pandeglang tengah menjaring nama-nama potensial, untuk maju di pemilihan bupati (Pilbup) Pandeglang.
Deden menyebut, nama-nama calon potensial tersebut, nantinya akan diserahkan ke dewan pimpinan daerah (DPD) untuk disaring dan diputuskan secara resmi calon yang akan diusung dalam Pilbup Pandeglang.
“Sekaligus calon kandidat nanti mampu tidak dalam mementakan Pandeglang, ulama dan yang lainnya, artinya beda dengan yang lain mampu tidak dia untuk mengakomodir semua, harus bisa berdiri di tengah. Saya ingin menjalin yang lebih baik kedepannya sosok yang kuat,” tuturnya.
Lanjut Deden, pentingnya calon tersebut memiliki kemampuan dan kekuatan untuk membangun Kabupaten Pandeglang, sambil menunjukkan loyalitas yang tinggi kepada masyarakat Pandeglang.
Deden menambahkan, bahwa PDI Perjuangan memprioritaskan kader dahulu untuk diusulkan di ajang Pilbup Pandeglang. Namun apabila dari kader PDI Perjuangan tidak ada yang bersedia maju, tentunya kita siap mencari orang yang siap mampu berkontribusi bersama PDI Perjuangan dengan kerjasama yang baik.
“Karena kita PDI Perjuangan itu punya tiga pilar itu, yakni baik legislatif, eksekutif dan tingkat DPC,” pungkasnya.
Deden menambahkan bahwa PDI Perjuangan memberikan prioritas kepada kader partai untuk diusulkan sebagai calon dalam Pilkada Pandeglang. Namun, jika tidak ada kader yang bersedia maju, partai siap mencari sosok orang lain yang memiliki kemampuan untuk berkontribusi bersama dengan PDI Perjuangan dalam kerjasama yang baik.
“Karena PDI Perjuangan memiliki tiga pilar, yaitu di legislatif, eksekutif, dan tingkat DPC,” tambahnya. (*)
Editor: Agus Priwandono












