WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Ekonom Sebut, Program Makan Siang dan Susu Gratis Berbiaya Rp 400 T Per Tahun Justru Menyesatkan » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
20 Januari 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Makan Siang Gratis Janji Paling Tak Penting, Ini Respons TKN Prabowo-Gibran » Warga Berita

1301 susu gratis
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka membagikan susu kemasan ke warga di area car free day Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (3/12/2023) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Program pemberian makan siang dan susu gratis yang dijanjikan calon presiden (Capres) Prabowo Subianto, dinilai akan membebani anggaran secara sangat signifikan.

Pandangan itu disampaikan oleh Direktur Institute for Demographic and Poverty Studies, Yusuf Wibisono.

Bisa dibayangkan, menurut perkiraan Yusuf, program tersebut akan membutuhkan dukungan anggaran hingga Rp 400 triliun per tahun.

“Anggaran ini sangat fantastis dibandingkan dengan anggaran percepatan penurunan stunting yang rata-rata dalam 3 tahun terakhir hanya di kisaran Rp 30 triliun per tahun,” ujar Yusuf, Kamis (18/1/2024).

Ia menilai anggaran sebesar Rp 400 triliun akan jauh lebih bermanfaat dan efektif untuk menanggulangi stunting jika program menjadikan daerah sebagai ujung tombak dalam intervensi gizi.

Sebab ada perbedaan sifat dan tingkat permasalahan stunting antar daerah. Sehingga, ia mendorong agar pemerintah dapat memperkuat kapasitas sistem kesehatan daerah terutama puskesmas.

Selain itu, Yusuf menekankan bahwa akar permasalah stunting di Indonesia banyak berkaitan dengan kemiskinan dan lonjakan harga pangan.

Hal itu berimplikasi pada ketidakmampuan individu untuk memenuhi kebutuhan kalori, gizi, dan nutrisi pada tingkat minimal.

Masalah stunting juga diperparah dengan perilaku konsumsi pangan yang tidak sehat, termasuk gaya hidup yang salah.

Karena itu, ia mendorong pemerintah selanjutnya memperkuat kebijakan pangan murah, terutama pangan tinggi protein berbasis sumberdaya lokal untuk menurunkan prevalensi stunting.

Ditambah program yang dapat mengubah perilaku dan gaya hidup keluarga penderita stunting, seperti menurunkan konsumsi rokok, terutama konsumsi rokok oleh masyarakat miskin.

Sementara itu, Yusuf menilai kampanye Prabowo-Gibran yang berupa bagi-bagi susu UHT gratis justru cenderung menyesatkan.

Menurutnya, cara itu berpotensi menimbulkan kesalahan persepsi yang fatal bagi masyarakat awam. Sebab dapat membuat masyarakat menganggap bahwa susu sapi kemasan dapat mengatasi masalah stunting.

Padahal untuk menurunkan prevalensi stunting, yang menjadi fokus sasaran program, seharusnya adalah anak usia nol sampai lima tahun yang memiliki kekurangan gizi kronis dan terbukti.

Sedangkan target penerima susu gratis dari program Prabowo-Gibran diberikan kepada anak-anak secara acak tanpa memperhatikan usia dan kondisi fisiknya.

“Ini justru memperlihatkan kapasitas pembuatan kebijakan publik yang terbatas,” ujar Yusuf.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

1301 susu gratis
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka membagikan susu kemasan ke warga di area car free day Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (3/12/2023) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Program pemberian makan siang dan susu gratis yang dijanjikan calon presiden (Capres) Prabowo Subianto, dinilai akan membebani anggaran secara sangat signifikan.

Pandangan itu disampaikan oleh Direktur Institute for Demographic and Poverty Studies, Yusuf Wibisono.

Bisa dibayangkan, menurut perkiraan Yusuf, program tersebut akan membutuhkan dukungan anggaran hingga Rp 400 triliun per tahun.

“Anggaran ini sangat fantastis dibandingkan dengan anggaran percepatan penurunan stunting yang rata-rata dalam 3 tahun terakhir hanya di kisaran Rp 30 triliun per tahun,” ujar Yusuf, Kamis (18/1/2024).

Ia menilai anggaran sebesar Rp 400 triliun akan jauh lebih bermanfaat dan efektif untuk menanggulangi stunting jika program menjadikan daerah sebagai ujung tombak dalam intervensi gizi.

Sebab ada perbedaan sifat dan tingkat permasalahan stunting antar daerah. Sehingga, ia mendorong agar pemerintah dapat memperkuat kapasitas sistem kesehatan daerah terutama puskesmas.

Selain itu, Yusuf menekankan bahwa akar permasalah stunting di Indonesia banyak berkaitan dengan kemiskinan dan lonjakan harga pangan.

Hal itu berimplikasi pada ketidakmampuan individu untuk memenuhi kebutuhan kalori, gizi, dan nutrisi pada tingkat minimal.

Masalah stunting juga diperparah dengan perilaku konsumsi pangan yang tidak sehat, termasuk gaya hidup yang salah.

Karena itu, ia mendorong pemerintah selanjutnya memperkuat kebijakan pangan murah, terutama pangan tinggi protein berbasis sumberdaya lokal untuk menurunkan prevalensi stunting.

Ditambah program yang dapat mengubah perilaku dan gaya hidup keluarga penderita stunting, seperti menurunkan konsumsi rokok, terutama konsumsi rokok oleh masyarakat miskin.

Sementara itu, Yusuf menilai kampanye Prabowo-Gibran yang berupa bagi-bagi susu UHT gratis justru cenderung menyesatkan.

Menurutnya, cara itu berpotensi menimbulkan kesalahan persepsi yang fatal bagi masyarakat awam. Sebab dapat membuat masyarakat menganggap bahwa susu sapi kemasan dapat mengatasi masalah stunting.

Padahal untuk menurunkan prevalensi stunting, yang menjadi fokus sasaran program, seharusnya adalah anak usia nol sampai lima tahun yang memiliki kekurangan gizi kronis dan terbukti.

Sedangkan target penerima susu gratis dari program Prabowo-Gibran diberikan kepada anak-anak secara acak tanpa memperhatikan usia dan kondisi fisiknya.

“Ini justru memperlihatkan kapasitas pembuatan kebijakan publik yang terbatas,” ujar Yusuf.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Pilpres 2024 – Sopir angkot Kota Magelang dukung Prabowo-Gibran satu putaran

Pilpres 2024 - Sopir angkot Kota Magelang dukung Prabowo-Gibran satu putaran

Warga Sedulur Sikep gelar selamatan Pemilu 2024 berlangsung damai

Warga Sedulur Sikep gelar selamatan Pemilu 2024 berlangsung damai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Teliti Teh Hijau Berkatekin Tinggi, Dosen Undip Raih Penghargaan Kemendikbudristek

Teliti Teh Hijau Berkatekin Tinggi, Dosen Undip Raih Penghargaan Kemendikbudristek

24 Februari 2024
Pastikan Keamanan, Patroli Polsek Ketanggungan Sambang Gudang logistik

Pastikan Keamanan, Patroli Polsek Ketanggungan Sambang Gudang logistik

3 Februari 2024
KKB Bunuh Lagi Masyarakat Sipil di Puncak Jaya – Warga Berita

KKB Bunuh Lagi Masyarakat Sipil di Puncak Jaya – Warga Berita

1 Juni 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In