WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Ekonom Sebut Gibran Salah Kaprah Soal Hilirisasi Ciptakan Green Jobs » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
22 Januari 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Ekonom Sebut Gibran Salah Kaprah Soal Hilirisasi Ciptakan Green Jobs » Warga Berita

2201 gibra
Gestur cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka (kanan) saat akan menyampaikan pandangannya di depan rivalnya, Muhaimin Iskandar saat Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Beberapa kali Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka  menekankan pentingnya hilirisasi dalam debat kedua dan ke empat.

Bahkan, ia menyebut sebanyak 5 juta lapangan kerja hijau (green jobs) bisa tercipta, salah satunya jika hilirisasi terus diperluas.

Namun dalam pandangan pengamat Ekonomi Energi UGM Yogyakarta, Fahmy Radhi, pemahaman Gibran mengenai hilirisasi itu sejatinya salah kaprah.

“Saya kira pemahaman Gibran tentang hilirisasi ini salah kaprah,” katanya, Selasa (21/1/2024).

Fahmy melanjutkan, jika yang dimaksud hilirisasi adalah misalnya nikel dilarang ekspor dan harus diolah di dalam negeri, maka itu juga menimbulkan kerusakan lingkungan.

Betapapun smelter-smelter itu bisa menghasilkan produk-produk turunan sampai ke baterai mobil listrik.

“Jadi barangkali yang dimaksud Gibran ini bukan hilirasi, tapi green economy,” tutur Fahmy.

Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan pengolahan hasil tambang yang ada sekarang justru banyak bertentangan dengan green jobs. Jika lingkungannya rusak karena eksploitasi tambang mineral kritis seperti nikel, kata dia, potensi green jobs-nya menjadi negatif. Selain itu, smelter masih menggunakan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) pembakaran batubara yang rencananya ada tambahan 14 Gigawatt PLTU baru dalam tahap perizinan dan konstruksi.

Menurut Bhima, jika ingin menciptakan green jobs seharusnya mendukung penggunaan energi terbarukan.

Dari transisi energi terbarukan itulah muncul lapangan kerja ramah lingkungan seperti operator energi terbarukan berbasis surya, air dan angin, plus ada pekerjaan di industri daur ulang baterai.

Namun jika yang didorong adalah hilirisasi tambang, kata dia, otomatis rekrutmen green jobs jadi terhambat.

“Sepertinya Gibran tidak memahami konsep green jobs dengan tepat, hanya latah saja. Ibaratnya gado-gado semua mau diklaim green jobs,” tutur Bhima.

Dalam debat calon wakil presiden pada Ahad, 21 Januari 2024, Gibran mengatakan jika agenda hilirisasai, pemerataan pembangunan, transisi menuju energi hijau, ekonomi kreatif, dan peningkatan UMKM berjalan, maka akan bisa menciptakan 19 juta lapangan pekerjaan.

Lima juta di antaranya merupakan green jobs. Hilirisasi yang dimaksud Gibran tak hanya di sektor tambang, tapi juga diperluas ke sektor pertanian, maritim, hingga digital. Dia melanjutkan, potensi energi baru terbarukan Indonesia yang bisa dikembangkan meliputi energi surya, angin, air, bioenergi, dan juga panas bumi.

Gibran mengklaim, ini akan menjadi peluang kerja di bidang kelestarian lingkungan. “Green jobs ini adalah tren peluang kerja masa kini dan masa depan,” ucap putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

2201 gibra
Gestur cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka (kanan) saat akan menyampaikan pandangannya di depan rivalnya, Muhaimin Iskandar saat Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024) | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Beberapa kali Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka  menekankan pentingnya hilirisasi dalam debat kedua dan ke empat.

Bahkan, ia menyebut sebanyak 5 juta lapangan kerja hijau (green jobs) bisa tercipta, salah satunya jika hilirisasi terus diperluas.

Namun dalam pandangan pengamat Ekonomi Energi UGM Yogyakarta, Fahmy Radhi, pemahaman Gibran mengenai hilirisasi itu sejatinya salah kaprah.

“Saya kira pemahaman Gibran tentang hilirisasi ini salah kaprah,” katanya, Selasa (21/1/2024).

Fahmy melanjutkan, jika yang dimaksud hilirisasi adalah misalnya nikel dilarang ekspor dan harus diolah di dalam negeri, maka itu juga menimbulkan kerusakan lingkungan.

Betapapun smelter-smelter itu bisa menghasilkan produk-produk turunan sampai ke baterai mobil listrik.

“Jadi barangkali yang dimaksud Gibran ini bukan hilirasi, tapi green economy,” tutur Fahmy.

Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan pengolahan hasil tambang yang ada sekarang justru banyak bertentangan dengan green jobs. Jika lingkungannya rusak karena eksploitasi tambang mineral kritis seperti nikel, kata dia, potensi green jobs-nya menjadi negatif. Selain itu, smelter masih menggunakan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) pembakaran batubara yang rencananya ada tambahan 14 Gigawatt PLTU baru dalam tahap perizinan dan konstruksi.

Menurut Bhima, jika ingin menciptakan green jobs seharusnya mendukung penggunaan energi terbarukan.

Dari transisi energi terbarukan itulah muncul lapangan kerja ramah lingkungan seperti operator energi terbarukan berbasis surya, air dan angin, plus ada pekerjaan di industri daur ulang baterai.

Namun jika yang didorong adalah hilirisasi tambang, kata dia, otomatis rekrutmen green jobs jadi terhambat.

“Sepertinya Gibran tidak memahami konsep green jobs dengan tepat, hanya latah saja. Ibaratnya gado-gado semua mau diklaim green jobs,” tutur Bhima.

Dalam debat calon wakil presiden pada Ahad, 21 Januari 2024, Gibran mengatakan jika agenda hilirisasai, pemerataan pembangunan, transisi menuju energi hijau, ekonomi kreatif, dan peningkatan UMKM berjalan, maka akan bisa menciptakan 19 juta lapangan pekerjaan.

Lima juta di antaranya merupakan green jobs. Hilirisasi yang dimaksud Gibran tak hanya di sektor tambang, tapi juga diperluas ke sektor pertanian, maritim, hingga digital. Dia melanjutkan, potensi energi baru terbarukan Indonesia yang bisa dikembangkan meliputi energi surya, angin, air, bioenergi, dan juga panas bumi.

Gibran mengklaim, ini akan menjadi peluang kerja di bidang kelestarian lingkungan. “Green jobs ini adalah tren peluang kerja masa kini dan masa depan,” ucap putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Sambut CYBERGOGY, Vokasi UNDIP Kembangkan Digitalisasi Teaching Factory

Sambut CYBERGOGY, Vokasi UNDIP Kembangkan Digitalisasi Teaching Factory

Alissa Wahid Sedih Tsamara Bela Aksi Gibran di Debat Cawapres

TKN Klaim Gibran Sangat Sopan di Debat Cawapres

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Operasi Pekat, Polres Brebes Tangkap 66 Pelaku.

Operasi Pekat, Polres Brebes Tangkap 66 Pelaku.

27 Maret 2024

MAS Maktour Grup Kebumen Berangkatkan Jamaah Umroh Yang Ke Tiga Kalinya

22 Oktober 2023
Kunjungan wisatawan ke Banyumas meningkat, Baturraden masih favorit

Kunjungan wisatawan ke Banyumas meningkat, Baturraden masih favorit

1 Januari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In