WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

DPRKP Kabupaten Serang Pecat Fasilitator Rutilahu – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
25 Februari 2024
Reading Time: 2 mins read
0
DPRKP Kabupaten Serang Pecat Fasilitator Rutilahu – Warga Berita

SERANG,Warga Berita – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang memberhentikan satu orang fasilitator yang menangani Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada tahun 2023.

Ia diberhentikan lantaran dinilai memiliki kinerja yang kurang baik pada saat menjalankan tugasnya.

Kepala DPRKP Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas terhadap fasilitator Rutilahu yang memiliki kinerja buruk ketika menjalankan tugasnya.

Fasilitator sendiri memiliki peran yang penting dalam penanganan Rutilahu di Kabupaten Serang di antaranya membantu administrasi permohonan bantuan Rutilahu, persiapan hingga sosialisasi di lapangan.

“Jadi, tugas fasilitator ini sangat penting demi menyelesaikan Rutilahu, kalau kinerja dari fasilitatornya tidak baik untuk apa dipertahankan. Sehingga, pada 2023 lalu kita berhentikan satu fasilitator yang kinerjanya tidak baik, dan ada juga yang mengundurkan diri karena mendapat tugas baru di luar dinas,” katanya, Minggu 25 Februari 2024.

Okeu mengatakan, ada pelaksanaan evaluasi secara berkala terhadap kinerja yang dilakukan oleh Fasilitator. Dimana hal itu menjadi tolok ukur penilaian kinerja yang diberikan.

Pada tahun ini, lanjut Okeu terdapat sembilan fasilitator Rutilahu yang telah direkrut, di Warga Berita mereka ada wajah baru dan ada wajah lama yang diterima lagi.

“Fasilitator yang baru kita rekrut itu, sudah melalui test dan seleksi yang hasilnya ada sembilan orang itu. Selanjutnya, para fasilitator tersebut akan mengikuti pelatihan serta finalisasi data yang akan menerima bantuan 200 unit,” terangnya.

Nantinya, para fasilitator tersebut akan bekerja selama enam bulan untuk melaksanakan tugasnya, seperti membantu administrasi, persiapan, hingga sosialisasi di lapangan. “Target kami, setelah Idul Fitri pelaksanaan pembangunan Rutilahu di mulai,” tegasnyam

Keterbatasan jumlah fasilitator diakui Okeu menjadi salah satu kendala pelaksanaan program Rutilahu tidak dapat disebar secara merata setiap tahunnya. Biasanya, program yang dilaksanakan akan menumpuk di satu kecamatan lantaran terbatasnya jumlah fasilitator.

“Contohnya Tahun ini, ada 200 bantuan Rutilahu apabila disebar di 29 kecamatan, satu kecamatan ada delapan Rutilahu, dan satu desa itu kadang dua hingga tiga Rutilahu. Jangkauan fasilitatornya ini, sedangkan fasilitator ini harus setiap saat standby di lapangan. Jangankan megang dua kecamatan, satu kecamatan aja masih kelimpungan mereka,” tegasnya.

Apabila ingin program tersebut dapat terlaksana dengan maksimal, maka harus ada 29 fasilitator. Akan tetapi, apabila ada 29 fasilitator, akan membuat biaya operasional membengkak.

“Ditengah keterbatasan anggaran operasional ini makanya kita efektifkan. Kalau setiap kecamatan ada fasilitator maka hanya memegang 6 rumah terlalu boros. Kita biasanya satu fasilitator 20 rumah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

SERANG,Warga Berita – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang memberhentikan satu orang fasilitator yang menangani Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada tahun 2023.

Ia diberhentikan lantaran dinilai memiliki kinerja yang kurang baik pada saat menjalankan tugasnya.

Kepala DPRKP Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas terhadap fasilitator Rutilahu yang memiliki kinerja buruk ketika menjalankan tugasnya.

Fasilitator sendiri memiliki peran yang penting dalam penanganan Rutilahu di Kabupaten Serang di antaranya membantu administrasi permohonan bantuan Rutilahu, persiapan hingga sosialisasi di lapangan.

“Jadi, tugas fasilitator ini sangat penting demi menyelesaikan Rutilahu, kalau kinerja dari fasilitatornya tidak baik untuk apa dipertahankan. Sehingga, pada 2023 lalu kita berhentikan satu fasilitator yang kinerjanya tidak baik, dan ada juga yang mengundurkan diri karena mendapat tugas baru di luar dinas,” katanya, Minggu 25 Februari 2024.

Okeu mengatakan, ada pelaksanaan evaluasi secara berkala terhadap kinerja yang dilakukan oleh Fasilitator. Dimana hal itu menjadi tolok ukur penilaian kinerja yang diberikan.

Pada tahun ini, lanjut Okeu terdapat sembilan fasilitator Rutilahu yang telah direkrut, di Warga Berita mereka ada wajah baru dan ada wajah lama yang diterima lagi.

“Fasilitator yang baru kita rekrut itu, sudah melalui test dan seleksi yang hasilnya ada sembilan orang itu. Selanjutnya, para fasilitator tersebut akan mengikuti pelatihan serta finalisasi data yang akan menerima bantuan 200 unit,” terangnya.

Nantinya, para fasilitator tersebut akan bekerja selama enam bulan untuk melaksanakan tugasnya, seperti membantu administrasi, persiapan, hingga sosialisasi di lapangan. “Target kami, setelah Idul Fitri pelaksanaan pembangunan Rutilahu di mulai,” tegasnyam

Keterbatasan jumlah fasilitator diakui Okeu menjadi salah satu kendala pelaksanaan program Rutilahu tidak dapat disebar secara merata setiap tahunnya. Biasanya, program yang dilaksanakan akan menumpuk di satu kecamatan lantaran terbatasnya jumlah fasilitator.

“Contohnya Tahun ini, ada 200 bantuan Rutilahu apabila disebar di 29 kecamatan, satu kecamatan ada delapan Rutilahu, dan satu desa itu kadang dua hingga tiga Rutilahu. Jangkauan fasilitatornya ini, sedangkan fasilitator ini harus setiap saat standby di lapangan. Jangankan megang dua kecamatan, satu kecamatan aja masih kelimpungan mereka,” tegasnya.

Apabila ingin program tersebut dapat terlaksana dengan maksimal, maka harus ada 29 fasilitator. Akan tetapi, apabila ada 29 fasilitator, akan membuat biaya operasional membengkak.

“Ditengah keterbatasan anggaran operasional ini makanya kita efektifkan. Kalau setiap kecamatan ada fasilitator maka hanya memegang 6 rumah terlalu boros. Kita biasanya satu fasilitator 20 rumah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Dishub Sisiapkan Rp 1 Miliar untuk Ujicoba Bus Trans Banten Tahun Ini – Warga Berita

Dishub Sisiapkan Rp 1 Miliar untuk Ujicoba Bus Trans Banten Tahun Ini – Warga Berita

SMAN CMBBS Masuk Sekolah Unggulan, Diharapkan Berprestasi ke Level Internasional – Warga Berita

SMAN CMBBS Masuk Sekolah Unggulan, Diharapkan Berprestasi ke Level Internasional – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Cak Imin Paparkan Sejumlah Gagasan AMIN Jika Terpilih di Pilpres 2024

TKN Klaim Tom Lembong Cuma Pintar Buat Pidato, Cak Imin: Jangan Berpolitik!

23 Januari 2024
Ruben Onsu Digugat Perdata Seorang Wanita di PN Jaksel

Ruben Onsu Gugat Cerai Istrinya Sarwendah Tan

12 Juni 2024
Prabowo-Gibran Target Hilangkan Kemiskinan Ekstrem dalam 2 Tahun

PILPRES 2024 — TKN Sebut Prabowo Siapkan Beasiswa ke Anak Petani dan Buruh

4 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In