SERANNG, Warga Berita – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Serang resmi membuka penjaringan untuk bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Serang.
Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kabupaten Serang Abdul Gofur mengatakan, partainya sangat terbuka bagi siapapun yang ingin mendaftarkan diri baik sebagai bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati.
“Pada intinya PKB adalah partai terbuka untuk semua, baik kader maupun masyarakat, pemuda, pemudi yang mempunyai potensi untuk membangun Kabupaten Serang kami persilahkan,” katanya saat diwawancarai di Kantor DPC PKB Kabupaten Serang, Kamis 25 April 2024.
Ia mengatakan, secara nasional penjaringan sudah dibuka sejak tanggal 20 April 2024. Namun untuk DPC PKB Kabupaten Serang baru resmi dibuka per hari ini.
Ia mengatakan, tidak ada persyaratan memberatkan yang akan diberikan oleh DPC PKB Kabupaten Serang bagi para calon yang akan mendaftarkan diri.
“Secara normatif dia memenuhi syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Contoh usia minimal. Selain itu, tidak ada syarat apapun, bahkan kami terbuka tidak hanya untuk nahdiyin, siapapun akan kita terima,” tegasnya.
Ia mengatakan,Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Serang yang mendaftarkan diri akan melalui berbagai tahapan diantaranya pendaftaran, verivikasi dokumen, pemaparan visi misi, uji kelayakan dan kepatutan dan terakhir penatapan pasangan calon kepala daerah.
Ia mengaku, sudah ada sebanyak delapan tokoh yang menjalin komunikasi dengan DPC PKB Kabupaten Serang. Bahkan ada salah satu calon yang sudah mengambil formulir pendaftaran yakni Andika Hazrumy.
“Yang sudah berkomunikasi ada Andika Hazrumy, Ranta Suharta, Subarkah Purbo, Najib Hamas, Iip Miftahul Khoiri, Furtasan Ali Yusuf dan Mukhibat. Sementara untuk di internal kita diring Wahyu Papat Juni Romadoni, Umar Barmawi dan Ketua kita Enay Dahyani,” pungkasnya.
Ketua DPC PKB Kabupaten Serang, Enday Dahyani mengatakan, ditanya soal kesiapan karena didorong oleh kadar untuk menjadi calon, pihaknya masih harus menunggu instruksi baik DPW maupun DPP.
“Kita menunggu perintah dari pimpinan. Apapun perintahnya, kita pasti mengikuti. Termasuk juga teman-teman dari internal,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono












