WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Divonis Katarak dan Dioperasi, Warga Asal Purworejo Ini Justru Alami Kebutaan » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
10 Juni 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Divonis Katarak dan Dioperasi, Warga Asal Purworejo Ini Justru Alami Kebutaan » Warga Berita

dokter1
Ilustrasi dokter.

YOGYAKARTA, WargaBerita – Arianto Cahyadi, seorang lansia asal dari Purworejo ini mengalami nasib sial. Pasalnya, mata sebelah kanan yang divonis katarak, saat dioperasi hasilnya justru tidak bisa melihat, alias mengalami kebutaan.

Hal itu dialami Arianto usai dirinya menjalani operasi katarak di rumah sakit S di Kota Yogyakarta . Arianto semula memeriksakan diri ke rumah sakit tersebut, ketika ia melakukan cek mata dan diarahkan pihak rumah sakit untuk tindakan operasi.

Karena menduga ada unsur malpraktik, Arianto dan pihak keluarga pun mengadukan kasus tersebut ke Polisi.

“Awalnya Desember 2022, dia (klien) kami tanya sekalian cek mata. Setelah dilakukan pemeriksaan itu menurut dokter yang bersangkutan divonis katarak sehingga dioperasi. Setelah itu malah buta sampai sekarang mata sebelah kanan,” kata Setyo Hadi Gunawan, selaku penasihat hukum Arianto, saat dikonfirmasi, Minggu (9/6/2024).

Gunawan mengatakan, Arianto diduga menjadi korban malpraktik salah satu dokter di rumah sakit S Kota Yogyakarta.

Atas dugaan itu korban melapor ke Mapolda DIY pada Juni 2023 dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

“Karena berdasarkan bukti chat WA itu dokter yang bersangkutan sudah curiga kalau ini peradangan. Tapi langsung divonis katarak. Ini ada dugaan malpraktik, kami sudah melapor ke Polda,” tegasnya.

Gunawan mengungkapkan terlapor atau dokter yang bersangkutan berinisial I. Saat ini dokter tersebut sepengetahuan Gunawan masih aktif di rumah sakit S.

Ia menjelaskan pihak manajemen sebenarnya sudah mendatangi rumah Arianto untuk memberikan uang senilai Rp 25 juta atau sesuai biaya pemeriksaan dan operasi pada saat itu.

“Tetapi pihak korban tidak mau menerima, karena dokter yang bersangkutan tidak menemui langsung. Diwakilkan oleh humas kalau gak salah,” ujarnya.

Gunawan melaporkan dokter I dengan dugaan pelanggaran sesuai pasal 360 KUHP.

“Karena diduga ada faktor kelalaian. Laporan sudah diproses. Kami berharap pihak kepolisian melakukan upaya penyidikan supaya tidak kejadian lagi,” tegas Gunawan.

Dikonfirmasi secara terpisah, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi mengatakan saat ini kasus tersebut dalam proses penyelidikan.

“Iya benar, kami sedang proses penyelidikan,” ujarnya.

Terkait beberapa alat bukti yang sudah diperoleh, Endriadi masih enggan menyampaikan secara gamblang.

“Tunggu saja nanti, proses masih berlangsung,” pungkasnya.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com

https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

dokter1
Ilustrasi dokter.

YOGYAKARTA, WargaBerita – Arianto Cahyadi, seorang lansia asal dari Purworejo ini mengalami nasib sial. Pasalnya, mata sebelah kanan yang divonis katarak, saat dioperasi hasilnya justru tidak bisa melihat, alias mengalami kebutaan.

Hal itu dialami Arianto usai dirinya menjalani operasi katarak di rumah sakit S di Kota Yogyakarta . Arianto semula memeriksakan diri ke rumah sakit tersebut, ketika ia melakukan cek mata dan diarahkan pihak rumah sakit untuk tindakan operasi.

Karena menduga ada unsur malpraktik, Arianto dan pihak keluarga pun mengadukan kasus tersebut ke Polisi.

“Awalnya Desember 2022, dia (klien) kami tanya sekalian cek mata. Setelah dilakukan pemeriksaan itu menurut dokter yang bersangkutan divonis katarak sehingga dioperasi. Setelah itu malah buta sampai sekarang mata sebelah kanan,” kata Setyo Hadi Gunawan, selaku penasihat hukum Arianto, saat dikonfirmasi, Minggu (9/6/2024).

Gunawan mengatakan, Arianto diduga menjadi korban malpraktik salah satu dokter di rumah sakit S Kota Yogyakarta.

Atas dugaan itu korban melapor ke Mapolda DIY pada Juni 2023 dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

“Karena berdasarkan bukti chat WA itu dokter yang bersangkutan sudah curiga kalau ini peradangan. Tapi langsung divonis katarak. Ini ada dugaan malpraktik, kami sudah melapor ke Polda,” tegasnya.

Gunawan mengungkapkan terlapor atau dokter yang bersangkutan berinisial I. Saat ini dokter tersebut sepengetahuan Gunawan masih aktif di rumah sakit S.

Ia menjelaskan pihak manajemen sebenarnya sudah mendatangi rumah Arianto untuk memberikan uang senilai Rp 25 juta atau sesuai biaya pemeriksaan dan operasi pada saat itu.

“Tetapi pihak korban tidak mau menerima, karena dokter yang bersangkutan tidak menemui langsung. Diwakilkan oleh humas kalau gak salah,” ujarnya.

Gunawan melaporkan dokter I dengan dugaan pelanggaran sesuai pasal 360 KUHP.

“Karena diduga ada faktor kelalaian. Laporan sudah diproses. Kami berharap pihak kepolisian melakukan upaya penyidikan supaya tidak kejadian lagi,” tegas Gunawan.

Dikonfirmasi secara terpisah, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi mengatakan saat ini kasus tersebut dalam proses penyelidikan.

“Iya benar, kami sedang proses penyelidikan,” ujarnya.

Terkait beberapa alat bukti yang sudah diperoleh, Endriadi masih enggan menyampaikan secara gamblang.

“Tunggu saja nanti, proses masih berlangsung,” pungkasnya.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com

https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Miris dan Tak Beradab!!! Remaja Putri Ini Bikin Konten Soal Darah Anak-anak Palestina, Ungkap Motifnya?

Miris dan Tak Beradab!!! Remaja Putri Ini Bikin Konten Soal Darah Anak-anak Palestina, Ungkap Motifnya?

Sadis! Lansia di Pinggir Sawah di Bantul Dihampiri Pria Asing Bercelurit dan Langsung Membacoknya » Warga Berita

Pulang Kerja, Warga Sleman Dipepet dan Dibacok Orang Tak Dikenal, Polisi Janji Tingkatkan Patroli » Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
PILPRES 2024 — Kunjungi Pasar Phaara Sentani, Gibran Tekankan Perlunya Penambahan Pasar Tradisional

PILPRES 2024 — Kunjungi Pasar Phaara Sentani, Gibran Tekankan Perlunya Penambahan Pasar Tradisional

26 Januari 2024
Demi Ungkap Pelanggaran Pilpres 2024, Masyarakat Sipil Desak Pengadilan Rakyat » Warga Berita

Ini Mekanisme Pengamanan Super Ketat di MK untuk Jamin Rapat Sengketa Pilpres 2024 Tak Akan Bocor » Warga Berita

20 April 2024
HUT ke-78, Gus Imin Ingatkan Polri Amalkan Rastra Sewakotama

HUT ke-78, Gus Imin Ingatkan Polri Amalkan Rastra Sewakotama

3 Juli 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In