WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Dengan Analisis Forensik, Tim AMIN Buktikan Sistem Server KPU Di-setting untuk Menangkan Paslon Tertentu » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
17 Februari 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Dengan Analisis Forensik, Tim AMIN Buktikan Sistem Server KPU Di-setting untuk Menangkan Paslon Tertentu » Warga Berita

1702 bambang widjojanto
Bambang Widjojanto berbicara saat menghadiri peluncuran buku Nusantara Berkisah 2: Orang-orang Sakti karya S. Dian Andryanto di Gedung Tempo, Jakarta, 14 Desember 2019 | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Di tengah kecurigaan terhadap berbagai kecurangan pelaksanaan Pilpres 2024, Timnas AMIN berhasil membongkar adanya upaya rekayasa sistem server milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) demi memenangkan salah satu Paslon.

Indikasi rekayasa sistem server tersebut dilakukan dengan setting algoritma tertentu di server milik KPU RI.

Dewan Pakar Timnas Amin, Bambang Widjojanto menjelaskan, setting-an itu diduga diatur untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden tertentu.

“Ini kita ketahui dari analisis kajian forensik terhadap server KPU yang dilakukan tim IT Anies-Muhaimin,”  ujarnya dalam konferensi pers di Brawijaya X, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2024).

Bambang mencontohkan, kalau ada revisi di 1 TPS, dia akan mengubah TPS yang lain. “Ini bukan sekedar angka yang dicatat, tapi sistem itu yang membangun setting-nya,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan sistem ditengarai akan secara otomatis mengubah suara pemenangan pasangan calon tertentu menjadi di atas 50 persen.

“Jadi ada yang sudah di-setting, logaritma sistem di-setting untuk pemenangan paslon tertentu yang secara otomatisasi di atas 50 persen,” ujarnya.

Indikasi kuat ke arah itu, kata dia, dikonfirmasi dengan ditemukannya kecurangan-kecurangan yang terjadi di wilayah tertentu.

Bambang mengatakan data-data itu tak hanya ditemukan oleh timnya melainkan juga masyarakat.

Saat ini, kata Bambang, ada tim khusus yang sedang memeriksa seluruh data yang ada di server KPU.

“Nanti akan dibandingkan dengan seluruh data yang dimiliki oleh Kawal Amin. Jadi kalau terus main-main, forensik ini akan kami buka di depan Mahkamah Konstitusi. Jadi ada kecurangan yang bisa juga ditemukan dan kami mempunyai forensik yang bisa masuk di situ,” kata Bambang.

Bambang mengatakan telah bersurat kepada KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melakukan audit data. Namun, kata dia, dua surat dari tim hukum Anies-Muhaimin tidak pernah dijawab.

“Surat kami kepada Bawaslu untuk supaya melakukan audit juga tidak dilakukan dan analisis kami mengonfirmasi memang ada sistem yang algoritmanya itu sudah dibangun,” kata dia.

Dia mencontohkan kejanggalan data terjadi di TPS di DKI Jakarta. Di formulir C1, suara dari pasangan calon nomor urut satu Anies-Muhaimin meraih suara 108 suara. Sedangkan nomor urut 2 Prabowo-Gibran mendapat 74 suara dan Ganjar-Mahfud meraih 16 suara. Namun, angkanya berubah ketika masuk di sistem KPU.

“Nomor 1 tetap 108, nomor 2 kemudian jadi 748. Angkanya di situ akhirnya bisa ribuan. Dari 7 TPS aja bisa 6.000-an lebih, itu contoh-contohnya,” kata dia.

Bambang mengatakan hal itu bukanlah karena kesalahan sekadar menulis. Karena mestinya, kata dia, IT atau artificial intelligence yang ada dalam sistem KPU bisa membaca hasil dari rekap formulir C1.

“Ini kalau sistemnya memang tidak dibangun dengan rekayasa tertentu,” kata dia.

“Sekarang ada pola lain, karena ini sudah ketahuan loncatannya 600, 700, 800 per TPS, kira-kira di angka itu, sekarang ini kami menduga penambahannya itu dilakukan 100-100 setiap TPS. Ada pola itu. Ini liciknya luar biasa. Hari ini, dengan tim IT forensik kami bisa membuktikan bahwa rekayasa sistem itu terjadi.”

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

1702 bambang widjojanto
Bambang Widjojanto berbicara saat menghadiri peluncuran buku Nusantara Berkisah 2: Orang-orang Sakti karya S. Dian Andryanto di Gedung Tempo, Jakarta, 14 Desember 2019 | tempo.co

JAKARTA, WargaBerita – Di tengah kecurigaan terhadap berbagai kecurangan pelaksanaan Pilpres 2024, Timnas AMIN berhasil membongkar adanya upaya rekayasa sistem server milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) demi memenangkan salah satu Paslon.

Indikasi rekayasa sistem server tersebut dilakukan dengan setting algoritma tertentu di server milik KPU RI.

Dewan Pakar Timnas Amin, Bambang Widjojanto menjelaskan, setting-an itu diduga diatur untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden tertentu.

“Ini kita ketahui dari analisis kajian forensik terhadap server KPU yang dilakukan tim IT Anies-Muhaimin,”  ujarnya dalam konferensi pers di Brawijaya X, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2024).

Bambang mencontohkan, kalau ada revisi di 1 TPS, dia akan mengubah TPS yang lain. “Ini bukan sekedar angka yang dicatat, tapi sistem itu yang membangun setting-nya,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan sistem ditengarai akan secara otomatis mengubah suara pemenangan pasangan calon tertentu menjadi di atas 50 persen.

“Jadi ada yang sudah di-setting, logaritma sistem di-setting untuk pemenangan paslon tertentu yang secara otomatisasi di atas 50 persen,” ujarnya.

Indikasi kuat ke arah itu, kata dia, dikonfirmasi dengan ditemukannya kecurangan-kecurangan yang terjadi di wilayah tertentu.

Bambang mengatakan data-data itu tak hanya ditemukan oleh timnya melainkan juga masyarakat.

Saat ini, kata Bambang, ada tim khusus yang sedang memeriksa seluruh data yang ada di server KPU.

“Nanti akan dibandingkan dengan seluruh data yang dimiliki oleh Kawal Amin. Jadi kalau terus main-main, forensik ini akan kami buka di depan Mahkamah Konstitusi. Jadi ada kecurangan yang bisa juga ditemukan dan kami mempunyai forensik yang bisa masuk di situ,” kata Bambang.

Bambang mengatakan telah bersurat kepada KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melakukan audit data. Namun, kata dia, dua surat dari tim hukum Anies-Muhaimin tidak pernah dijawab.

“Surat kami kepada Bawaslu untuk supaya melakukan audit juga tidak dilakukan dan analisis kami mengonfirmasi memang ada sistem yang algoritmanya itu sudah dibangun,” kata dia.

Dia mencontohkan kejanggalan data terjadi di TPS di DKI Jakarta. Di formulir C1, suara dari pasangan calon nomor urut satu Anies-Muhaimin meraih suara 108 suara. Sedangkan nomor urut 2 Prabowo-Gibran mendapat 74 suara dan Ganjar-Mahfud meraih 16 suara. Namun, angkanya berubah ketika masuk di sistem KPU.

“Nomor 1 tetap 108, nomor 2 kemudian jadi 748. Angkanya di situ akhirnya bisa ribuan. Dari 7 TPS aja bisa 6.000-an lebih, itu contoh-contohnya,” kata dia.

Bambang mengatakan hal itu bukanlah karena kesalahan sekadar menulis. Karena mestinya, kata dia, IT atau artificial intelligence yang ada dalam sistem KPU bisa membaca hasil dari rekap formulir C1.

“Ini kalau sistemnya memang tidak dibangun dengan rekayasa tertentu,” kata dia.

“Sekarang ada pola lain, karena ini sudah ketahuan loncatannya 600, 700, 800 per TPS, kira-kira di angka itu, sekarang ini kami menduga penambahannya itu dilakukan 100-100 setiap TPS. Ada pola itu. Ini liciknya luar biasa. Hari ini, dengan tim IT forensik kami bisa membuktikan bahwa rekayasa sistem itu terjadi.”

www.tempo.co

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
KPP Pratama Surakarta buka Pojok Pajak di seluruh kelurahan

KPP Pratama Surakarta buka Pojok Pajak di seluruh kelurahan

UMS tambah tiga guru besar menuju WCU

UMS tambah tiga guru besar menuju WCU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Prabowo Rangkul Semua Pihak Termasuk PDIP – Warga Berita

Prabowo Rangkul Semua Pihak Termasuk PDIP – Warga Berita

26 April 2024
Wapres.jpg

Wapres Ingatkan Pejabat dan Seluruh Kontestan Pemilu Adil Serta Netral

26 November 2023
Dituding Lakukan Penistaan Agama, Zulhas Batal Dilaporkan ke Mabes Polri oleh DPP CMMI » Warga Berita

Dituding Lakukan Penistaan Agama, Zulhas Batal Dilaporkan ke Mabes Polri oleh DPP CMMI » Warga Berita

21 Desember 2023

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In