WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Debrin Gelar Pameran Lukis “Mataku di Mata-Mu” » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
23 Januari 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Debrin Gelar Pameran Lukis “Mataku di Mata-Mu” » Warga Berita

2201 lukis
Pameran luisan “Mataku di Mata-Mu” karya Debora Rini Dwi Hastuti | Istimewa

SOLO, WargaBerita – Siapa bilang melukis tidak bisa menjadi media terapi mata serta untuk memperoleh kesehatan jiwa dan raga?

Pelukis muda, Debora Rini Dwi Hastuti mengatakan, melukis bisa menjadi sarana terapi dan menjadi obat mujarab, karena bisa membakar semangat dan menumbuhkan harapan.

“Melalui proses melukis, otot mata, syaraf, dan otak bekerja secara sinergis,” ujar Debora, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Debora Rini memajang 50 karya lukisnya dalam  pameran tunggal yang menggugah jiwa berjudul “Mataku Di Mata-Mu”.

Gelar pameran dilangsungkan di Gedung Sonobudoyo, Yogyakarta mulai Sabtu (13/1/2024) hingga 20 Januari 2024.

Pameran dibuka oleh Pupuk Daru Purnomo (pelukis senior), dan dikuratori oleh Dr. Ki Hadjar Pamadhi MA.

Turut hadir mensuport adalah Prof. Dr Eli Rohaeti (UNY) dan dr. Gideon Hartono (K 24) dan Prof Langkah Sembiring (UGM).

Debrin, sapaan akrab Debora Rini Dwi Hastuti, mengisahkan hidupnya yang penuh perjuangan dan harapan dalam  kumpulan lukisan yang memukau.

Pameran itu tidak hanya sekadar karya seni visual, tetapi juga merupakan bentuk terapi mata yang istimewa bagi Debrin.

Kecelakaan tragis tahun 2017  menyebabkan mata kanannya terluka parah. (bersyukur mata kiri pulih 90%), saraf mata kanan yang lemah memengaruhi saraf tangan dan kaki, vertigo, dan penglihatan kabur. Terapi mata dengan  melukis menjadi obat mujarab, membakar semangat dan memberikan harapan.

“Sejak 2018, melukis telah menjadi ritual harian, melalui proses melukis, otot mata, syaraf, dan otak bekerja secara sinergis. Sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan, hasil terapi mata digelar dalam pameran bertajuk ‘Mataku Di Mata-Mu’, papar Debrin dihadapan hadirin pada pembukaan pameran tunggalnya.

Kurator Hadjar Pamadhi mengatakan: “Pameran yang mengawali tahun baru 2024 adalah untaian catatan kehidupan Debora Rini Dwi Hastuti (painting is just another way of keeping a diary). Pameran Tunggal perdana merupakan ekspresi kegembiraan yang semestinya sudah pupus dengan Mata. Karena, persoalan mata menjadikan hidup dan kehidupannya depresi.

Hadjar mengungkapkan lukisan bukan hanya terapi fisik, tetapi juga pengurang depresi. Meski menghadapi kram kepala dan gangguan penglihatan, ketekunan melukis membawa kebahagiaan dan komunitas baru.

“Debrin ikut serta dalam 21 pameran sebelumnya, dan pameran ini, sebagai debutnya di Gedung Sonobudoyo, menjadi capaian luar biasa.”

Masih kata Hadjar, Debrin mengembangkan gaya lukisannya dari realis ke surealisme, menciptakan karya-karya yang menggambarkan perjalanan batinnya. Lukisan berjudul “Horse, Hope, and Hardiness” menjadi ekspresi perjuangan melangkah menuju mimpi, kendati terhalang kenyataan.

Dua karya terakhir, “Mataku di Mata-Mu” dan “Mataku Tertuju Pada-Mu,” menjadi lamunan yang belum selesai. Debrin menyatakan bahwa dunia tidak bisa diangkat sepenuhnya dalam karyanya. Pameran ini, baginya, adalah tanggapan mata sebelah, karena objek dan subjek lukisannya ada di matamu.

Pameran “Mataku Di Mata-Mu” tidak hanya sekadar pameran seni, tetapi juga perjalanan melihat dunia melalui setengah mata. Debrin memotret kehidupan,

harapan, dan perjuangan melalui goresan kanvasnya, membuktikan bahwa hidup tidak terbatas oleh keterbatasan fisik. Dalam rasa, pikiran, dan tindakannya, Debrin membagikan keindahan dunia yang tak terlihat sepenuhnya, tetapi dirasakan dengan sepenuh hati. Suhamdani

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

2201 lukis
Pameran luisan “Mataku di Mata-Mu” karya Debora Rini Dwi Hastuti | Istimewa

SOLO, WargaBerita – Siapa bilang melukis tidak bisa menjadi media terapi mata serta untuk memperoleh kesehatan jiwa dan raga?

Pelukis muda, Debora Rini Dwi Hastuti mengatakan, melukis bisa menjadi sarana terapi dan menjadi obat mujarab, karena bisa membakar semangat dan menumbuhkan harapan.

“Melalui proses melukis, otot mata, syaraf, dan otak bekerja secara sinergis,” ujar Debora, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

Debora Rini memajang 50 karya lukisnya dalam  pameran tunggal yang menggugah jiwa berjudul “Mataku Di Mata-Mu”.

Gelar pameran dilangsungkan di Gedung Sonobudoyo, Yogyakarta mulai Sabtu (13/1/2024) hingga 20 Januari 2024.

Pameran dibuka oleh Pupuk Daru Purnomo (pelukis senior), dan dikuratori oleh Dr. Ki Hadjar Pamadhi MA.

Turut hadir mensuport adalah Prof. Dr Eli Rohaeti (UNY) dan dr. Gideon Hartono (K 24) dan Prof Langkah Sembiring (UGM).

Debrin, sapaan akrab Debora Rini Dwi Hastuti, mengisahkan hidupnya yang penuh perjuangan dan harapan dalam  kumpulan lukisan yang memukau.

Pameran itu tidak hanya sekadar karya seni visual, tetapi juga merupakan bentuk terapi mata yang istimewa bagi Debrin.

Kecelakaan tragis tahun 2017  menyebabkan mata kanannya terluka parah. (bersyukur mata kiri pulih 90%), saraf mata kanan yang lemah memengaruhi saraf tangan dan kaki, vertigo, dan penglihatan kabur. Terapi mata dengan  melukis menjadi obat mujarab, membakar semangat dan memberikan harapan.

“Sejak 2018, melukis telah menjadi ritual harian, melalui proses melukis, otot mata, syaraf, dan otak bekerja secara sinergis. Sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan, hasil terapi mata digelar dalam pameran bertajuk ‘Mataku Di Mata-Mu’, papar Debrin dihadapan hadirin pada pembukaan pameran tunggalnya.

Kurator Hadjar Pamadhi mengatakan: “Pameran yang mengawali tahun baru 2024 adalah untaian catatan kehidupan Debora Rini Dwi Hastuti (painting is just another way of keeping a diary). Pameran Tunggal perdana merupakan ekspresi kegembiraan yang semestinya sudah pupus dengan Mata. Karena, persoalan mata menjadikan hidup dan kehidupannya depresi.

Hadjar mengungkapkan lukisan bukan hanya terapi fisik, tetapi juga pengurang depresi. Meski menghadapi kram kepala dan gangguan penglihatan, ketekunan melukis membawa kebahagiaan dan komunitas baru.

“Debrin ikut serta dalam 21 pameran sebelumnya, dan pameran ini, sebagai debutnya di Gedung Sonobudoyo, menjadi capaian luar biasa.”

Masih kata Hadjar, Debrin mengembangkan gaya lukisannya dari realis ke surealisme, menciptakan karya-karya yang menggambarkan perjalanan batinnya. Lukisan berjudul “Horse, Hope, and Hardiness” menjadi ekspresi perjuangan melangkah menuju mimpi, kendati terhalang kenyataan.

Dua karya terakhir, “Mataku di Mata-Mu” dan “Mataku Tertuju Pada-Mu,” menjadi lamunan yang belum selesai. Debrin menyatakan bahwa dunia tidak bisa diangkat sepenuhnya dalam karyanya. Pameran ini, baginya, adalah tanggapan mata sebelah, karena objek dan subjek lukisannya ada di matamu.

Pameran “Mataku Di Mata-Mu” tidak hanya sekadar pameran seni, tetapi juga perjalanan melihat dunia melalui setengah mata. Debrin memotret kehidupan,

harapan, dan perjuangan melalui goresan kanvasnya, membuktikan bahwa hidup tidak terbatas oleh keterbatasan fisik. Dalam rasa, pikiran, dan tindakannya, Debrin membagikan keindahan dunia yang tak terlihat sepenuhnya, tetapi dirasakan dengan sepenuh hati. Suhamdani

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
KSAD Tegaskan Kembali Netralitas Prajurit TNI AD di Pemilu 2024

KSAD Jenderal Maruli Kembali Tegaskan TNI Netral di Pemilu 2024

DJP dan Pemkab Tegal bahas optimalisasi pemungutan pajak

DJP dan Pemkab Tegal bahas optimalisasi pemungutan pajak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Gibran Cawapres.jpg

Gibran Klaim TKN Fanta Jadi Tempat Penyaluran Aspirasi Bagi Anak Muda

29 November 2023
Ridwan Kamil Siap Tempur Menangkan Prabowo Gibran Di Jabar.jpg

Ridwan Kamil Klaim Debat Ketiga Akan Naikkan Elektabilitas Prabowo-Gibran

30 Desember 2023
Tok! Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh di 11 Maret 2024

Tok! Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh di 11 Maret 2024

20 Januari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In