WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Data Difabel dalam Pemilu 2024 Bermasalah

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
23 Maret 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Suara PSI Naik 102 Ribu dalam 30 Jam

image_pdfimage_print

Warga Berita – Ketua Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) Sulawesi Selatan Nur Syarif Ramadhan mengemukakan pendataan difabel dalam pemilu 2024 bermasalah.

“Saya sendiri di Makassar kemarin tidak terdata sebagai difabel, padahal saya difabel,” kata Syarif dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (23/3).

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

Hal itu disampaikan Syarif merujuk laporan temuan hasil pemantauan pemilu 2024 yang dirilis Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia, Pusat Rehabilitasi Yakkum, dan Formasi Disabilitas, melalui dukungan Program INKLUSI (Kemitraan Australia-Indonesia untuk Mewujudkan Masyarakat Inklusif).

Laporan pemantauan tersebut menunjukkan pelanggaran yang dialami pemilih difabel selama proses penyelenggaraan pemilu 2024. Hasil pemantau mencatat 45 persen tempat pemungutan suara (TPS) tidak memiliki informasi data pemilih difabel, sehingga berimplikasi pada pengabaian terhadap layanan, aksesibilitas, dan pendampingan yang dibutuhkan pemilih difabel.

Adapun pemantauan dilakukan dari periode kampanye hingga pencoblosan dan rekapitulasi penghitungan surat suara dengan melibatkan 218 relawan pemantau dari 20 provinsi. Para pemantau disebar ke 218 TPS di 42 kabupaten/kota dan 20 provinsi.

Berdasarkan laporan tersebut, Syarif menjelaskan penyediaan aksesibilitas dan pemahaman Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terhadap pendampingan bagi difabel tidak berlandaskan data yang akurat.

Ia juga mengatakan bahwa kemungkinan besar tidak banyak petugas di TPS yang mengetahui keberadaan pemilih difabel, sehingga pelanggaran dapat dialami saat proses pemungutan suara berlangsung.

Selain masalah pendataan, ia menyebut kelayakan aksesibilitas bagi pemilih difabel di TPS juga masih jauh dari harapan.

Ia menjelaskan berdasarkan temuan terdapat sekitar 54 persen pemilih difabel fisik yang menggunakan kursi roda mengalami kesulitan saat memasukkan surat suara ke dalam kotak suara. Selain itu, sekitar 41 persen petugas KPPS tidak memberikan instruksi non-verbal saat memanggil pemilih difabel sensorik tuli.

Selanjutnya, kata dia, sekitar 84 persen TPS tidak menyediakan juru bahasa isyarat (JBI), dan sekitar 69 persen di antaranya tidak memberikan informasi tentang tata cara pemungutan dengan bahasa isyarat.

Sementara itu, ia mengatakan bahwa pemahaman petugas pemilihan terhadap alat bantu pencoblosan (template) bagi pemilih difabel sensorik netra juga masih belum merata.

Ia menyebut dari 27 persen TPS yang diamati terdapat sekitar 43 persen pemilih difabel netra yang menghadapi kesulitan saat memberikan hak pilihnya di bilik suara sering memerlukan bantuan orang lain.

Lebih lanjut, kata dia, sekitar 35 persen petugas KPPS tidak memberitahu pemilih difabel netra tentang ketersediaan template dan cara penggunaannya, sedangkan 33 persen template yang tersedia di TPS sulit digunakan oleh difabel netra.

Kemudian, kata dia, terdapat 45 TPS di 15 provinsi yang belum menyediakan formulir C3 di beberapa lokasi pemungutan suara.

“Padahal formulir C3 dibutuhkan untuk memastikan asas kerahasiaan bagi pemilih dan proses pendampingan bagi pemilih difabel,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan itu, Syarif mengungkapkan terdapat tiga rekomendasi umum. Pertama, pengawas dan penyelenggara pemilu perlu mengeluarkan kebijakan afirmatif yang menekankan pentingnya inklusi difabel dalam seluruh tahapan pemilu, mulai dari partisipasi partai politik hingga pemilihan kepala daerah dan kepala negara.

Kedua, kata dia, diperlukan panduan kampanye yang memastikan keterlibatan aktif dan inklusi difabel serta kelompok rentan lainnya, termasuk akses yang memadai terhadap materi dan kegiatan kampanye.

Ketiga, lanjut dia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI harus memastikan penunjukan status dan jenis disabilitas pada daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap (DPT) di semua tingkatan, sehingga Petugas Pemungutan Suara (PPS) dapat memahami keberadaan difabel yang akan menggunakan hak pilihnya.

Syarif menjelaskan untuk rekomendasi khusus akan disampaikan secara lengkap kepada penyelenggara pemilu.

“Dengan langkah-langkah ini diharapkan proses demokrasi akan menjadi lebih inklusif dan mampu mewujudkan hak partisipasi yang setara bagi semua warga negara,” ungkap Syarif.

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Partai Nasdem Tak Menutup Kemungkinan Bergabung Dengan Prabowo – Warga Berita

Saya Datang untuk Menghormati – Warga Berita

Via Telepon, Biden Beri Selamat Langsung ke Prabowo sebagai Presiden Terpilih – Warga Berita

Via Telepon, Biden Beri Selamat Langsung ke Prabowo sebagai Presiden Terpilih – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Gubernur Jawa Tengah Siapkan Role Model untuk Perlindungan Pekerja Migran

Gubernur Jawa Tengah Siapkan Role Model untuk Perlindungan Pekerja Migran

16 April 2025
Sah, Nurdin Jabat Pj Walikota Tangerang Gantikan Arief R Wismansyah – Warga Berita

Sah, Nurdin Jabat Pj Walikota Tangerang Gantikan Arief R Wismansyah – Warga Berita

26 Desember 2023
Pasca Pengamanan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara, Polda Banten Gelar Apel Konsolidasi – Warga Berita

Pasca Pengamanan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara, Polda Banten Gelar Apel Konsolidasi – Warga Berita

19 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In