TANGSEL,Warga Berita-Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangsel membekali ribuan saksi mereka dengan bimbingan teknis (Bimtek) menjaga suara PSI saat pencoblosan dan rekapitulasi suara dari potensi kecurangan.
Ketua PSI Kota Tangsel, Andreas Arie mengatakan, para saksi PSI telah dilakukan bimtek jelang pencoblosan dan rekapitulasi suara. Menurut Andreas, dia meyakini para saksi PSI yang kebanyakan dari mereka adalah kader dan simpatisan partai, siap mengawal suara PSI di semua lini.
“Kami dari PSI tentunya akan memaksimalkan saksi yang ada. Sudah kita siapkan bimtek, kami akan mengusahakan semua saksi kami di semua TPS terlibat dalam pengawasan ini. Kami juga mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi jalannya Pemilu ini,” ujar Andreas, Senin 29 Januari 2024.
Terkait berapa besaran uang saku untuk para saksi mengawasi jalannya pencoblosan dan rekapitulasi suara, Adreas enggan membocorkannya. Menurutnya, terkait dana para saksi menjadi bahan internal partai. “Ini internal ya,” jelasnya.
Andreas mengatakan, pihaknya mempercayai sepenuhnya kinerja KPU Tangsel dan Bawaslu Tangsel dalam menyelenggarakan Pemilu. Oleh sebab itu pihaknya tidak begitu khawatir akan potensi kecurangan saat pencoblosan dan rekapitulasi suara nanti.
“KPU dan Bawaslu tentu sudah memikirkan hal ini (potensi kecurangan-red), mereka juga sudah banyak melakukan improvment, dengan menerapkan teknologi juga. Tentunya harapan kejadian terdahulu yang menjadi celah kecurangan telah dipikirkan KPU. Dan kami apresiasi itu,” tandasnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi
TANGSEL,Warga Berita-Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangsel membekali ribuan saksi mereka dengan bimbingan teknis (Bimtek) menjaga suara PSI saat pencoblosan dan rekapitulasi suara dari potensi kecurangan.
Ketua PSI Kota Tangsel, Andreas Arie mengatakan, para saksi PSI telah dilakukan bimtek jelang pencoblosan dan rekapitulasi suara. Menurut Andreas, dia meyakini para saksi PSI yang kebanyakan dari mereka adalah kader dan simpatisan partai, siap mengawal suara PSI di semua lini.
“Kami dari PSI tentunya akan memaksimalkan saksi yang ada. Sudah kita siapkan bimtek, kami akan mengusahakan semua saksi kami di semua TPS terlibat dalam pengawasan ini. Kami juga mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi jalannya Pemilu ini,” ujar Andreas, Senin 29 Januari 2024.
Terkait berapa besaran uang saku untuk para saksi mengawasi jalannya pencoblosan dan rekapitulasi suara, Adreas enggan membocorkannya. Menurutnya, terkait dana para saksi menjadi bahan internal partai. “Ini internal ya,” jelasnya.
Andreas mengatakan, pihaknya mempercayai sepenuhnya kinerja KPU Tangsel dan Bawaslu Tangsel dalam menyelenggarakan Pemilu. Oleh sebab itu pihaknya tidak begitu khawatir akan potensi kecurangan saat pencoblosan dan rekapitulasi suara nanti.
“KPU dan Bawaslu tentu sudah memikirkan hal ini (potensi kecurangan-red), mereka juga sudah banyak melakukan improvment, dengan menerapkan teknologi juga. Tentunya harapan kejadian terdahulu yang menjadi celah kecurangan telah dipikirkan KPU. Dan kami apresiasi itu,” tandasnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi












