WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Cegah Petani Merugi, Distan Banten Lakukan Mitigasi Banjir dan Serangan Hama – Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
13 Februari 2024
Reading Time: 2 mins read
0
Cegah Petani Merugi, Distan Banten Lakukan Mitigasi Banjir dan Serangan Hama – Warga Berita

SERANG, Warga Berita – Dinas Pertanian (Distan) Banten saat ini tengah melakukan mitigasi bencana banjir dan serangan hama yang dapat menyerang lahan pertanian di Provinsi Banten.

Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, di Banten terdapat beberapa daerah yang lahan pertaniannya rawan tekena banjir, khususnya di musim penghujan ini.

Pihaknya yang sudah melakukan pemetaan mencatat terdapat tiga Kabupaten dengan 11 Kecamatan yang masuk dalam kategori sangat rawan banjir. Ketiga daerah itu yakni Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Serang.

“Distan Banten memiliki tugas untuk melakukan mitigasi bagaimana jika terjadi suatu kejadian akibat perubahan cuaca seperti banjir maka dampak idealnya itu tidak lebih dari 5 persen. Dan bersyukur Banten dalam 5 tahun terakhir, terutama untuk kasus kita banjir boleh dikatakan saya belum pernah mencapai angka ekstrem di atas 5 persen,” ujar Agus M Tauchid kepada Radar Banten, Selasa 13 Februari 2024.

Dikatakannya, diawal bulan Februari ini Banten sudah memasuki puncak musim penghujan. Pihaknya pun mencatat terdapat 900 hektare lebih sawah di Kabupten Pandeglang terendam banjir. Banjir itu merendam padi yang memiliki umur tanam selama 12-50 harian.

Namun, saat ini berdasarkan pantauan dilapangan, banjir yang disebabkan hujan deras itu sudah surut. Dirinya pun memastikan tidak adanya lahan yang puso atau gagal panen akibat banjir itu.

Lebih jauhnya, Kadistan mengungkapkan, untuk menghindari petani merugi akibat gagal panen, pihaknya telah mendaftarkan 4.000 hektare lahan tani di Banten ke dalam program Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP). Ribuan lahan itu didaftarkan asuransi secara cuma-cuma oleh Distan Banten, menginggat ribuan hektare lahan itu masuk dalam daerah rawan.

“Asuransi usaha tanaman padi itu penting kami berikan kepada petani pada wilayah yang patut juga rawan terhadap banjir, kekeringan dan terhadap serangan hama. Dengan asuransi itu para petani tidak akan mengalami kerugian mendalam jika suatu saat mengalami gagal panen,”ungkapnya.

Asuransi itu dibayarkan senilai Rp36.000 perhektare, Distan Banten sudah menganggarkan asuransi itu melalui APBD Banten 2024 senilai Rp144 juta.

Selain banjir, pihaknya juga melakukan mitigasi serangan hama atau Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) terhadap lahan tani di Banten. Agus menjelaskan bahwa dimusim tanam ini serangan OPT juga turut meningkat.

Terdapat lima OPT yang pihaknya waspadai yakni Pengerek Batang Padi atau PBP, Wereng Batang Coklat (WBC), Tikus, Hawar Daun Bakteri, dan serangan Blas.

“Kami pada tahun ini sudah melakukan upaya penanganan hama dengan sistem smart farming atau sistem pertanian pintar, yang mana kami memanfaatkan drone pintar untuk melakukan pengendalian hama dengan cara menyemprotkan cairan pembasmi hama yang ramah lingkungan kepada sawah yang terkena serangan hama,” timpal Fungsional POPT pada Distan Banten Mimi Hadijah.

Dikatakanya, pihaknya selalu berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk memantau kondisi pertanian khususnya lahan yang terkena serangan hama.

“Pengendalian hama akan dilakukan dengan bahan yang ramah lingkungan, dan untuk mengantisipasi serangan hama itu kita melakukan merode peramalan, seperti jenis hama apa saja yang berpotensi disuatu daerah dan lain-lainnya, sehingga serangan hama itu bisa dikendalikan,” pungkasnya.

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

SERANG, Warga Berita – Dinas Pertanian (Distan) Banten saat ini tengah melakukan mitigasi bencana banjir dan serangan hama yang dapat menyerang lahan pertanian di Provinsi Banten.

Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, di Banten terdapat beberapa daerah yang lahan pertaniannya rawan tekena banjir, khususnya di musim penghujan ini.

Pihaknya yang sudah melakukan pemetaan mencatat terdapat tiga Kabupaten dengan 11 Kecamatan yang masuk dalam kategori sangat rawan banjir. Ketiga daerah itu yakni Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Serang.

“Distan Banten memiliki tugas untuk melakukan mitigasi bagaimana jika terjadi suatu kejadian akibat perubahan cuaca seperti banjir maka dampak idealnya itu tidak lebih dari 5 persen. Dan bersyukur Banten dalam 5 tahun terakhir, terutama untuk kasus kita banjir boleh dikatakan saya belum pernah mencapai angka ekstrem di atas 5 persen,” ujar Agus M Tauchid kepada Radar Banten, Selasa 13 Februari 2024.

Dikatakannya, diawal bulan Februari ini Banten sudah memasuki puncak musim penghujan. Pihaknya pun mencatat terdapat 900 hektare lebih sawah di Kabupten Pandeglang terendam banjir. Banjir itu merendam padi yang memiliki umur tanam selama 12-50 harian.

Namun, saat ini berdasarkan pantauan dilapangan, banjir yang disebabkan hujan deras itu sudah surut. Dirinya pun memastikan tidak adanya lahan yang puso atau gagal panen akibat banjir itu.

Lebih jauhnya, Kadistan mengungkapkan, untuk menghindari petani merugi akibat gagal panen, pihaknya telah mendaftarkan 4.000 hektare lahan tani di Banten ke dalam program Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP). Ribuan lahan itu didaftarkan asuransi secara cuma-cuma oleh Distan Banten, menginggat ribuan hektare lahan itu masuk dalam daerah rawan.

“Asuransi usaha tanaman padi itu penting kami berikan kepada petani pada wilayah yang patut juga rawan terhadap banjir, kekeringan dan terhadap serangan hama. Dengan asuransi itu para petani tidak akan mengalami kerugian mendalam jika suatu saat mengalami gagal panen,”ungkapnya.

Asuransi itu dibayarkan senilai Rp36.000 perhektare, Distan Banten sudah menganggarkan asuransi itu melalui APBD Banten 2024 senilai Rp144 juta.

Selain banjir, pihaknya juga melakukan mitigasi serangan hama atau Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) terhadap lahan tani di Banten. Agus menjelaskan bahwa dimusim tanam ini serangan OPT juga turut meningkat.

Terdapat lima OPT yang pihaknya waspadai yakni Pengerek Batang Padi atau PBP, Wereng Batang Coklat (WBC), Tikus, Hawar Daun Bakteri, dan serangan Blas.

“Kami pada tahun ini sudah melakukan upaya penanganan hama dengan sistem smart farming atau sistem pertanian pintar, yang mana kami memanfaatkan drone pintar untuk melakukan pengendalian hama dengan cara menyemprotkan cairan pembasmi hama yang ramah lingkungan kepada sawah yang terkena serangan hama,” timpal Fungsional POPT pada Distan Banten Mimi Hadijah.

Dikatakanya, pihaknya selalu berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk memantau kondisi pertanian khususnya lahan yang terkena serangan hama.

“Pengendalian hama akan dilakukan dengan bahan yang ramah lingkungan, dan untuk mengantisipasi serangan hama itu kita melakukan merode peramalan, seperti jenis hama apa saja yang berpotensi disuatu daerah dan lain-lainnya, sehingga serangan hama itu bisa dikendalikan,” pungkasnya.

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Abdul Rozak

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
Kata Demokrat, Ini Alasan Billboard SBY Masih Terpajang di Masa Tenang Pemilu

Kata Demokrat, Ini Alasan Billboard SBY Masih Terpajang di Masa Tenang Pemilu

MUI: Memberi dan Menerima ‘Serangan Fajar’ Hukumnya Haram

MUI: Memberi dan Menerima 'Serangan Fajar' Hukumnya Haram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Mendagri Apresiasi Penyelenggara Pemilu Selesaikan Penetapan Hasil

Tito Harap Disahkannya Perubahan UU Desa Bisa Tingkatkan Kinerja Pemdes

28 Maret 2024
Jokowi Minta Kepala Sekolah Tak Tutupi Kasus Bullying

Jokowi Klaim Tak Bisa Tolak Undangan dari PGRI

2 Maret 2024
Sinergisme Negara-Negara OKI Versus Genosida Israel di Palestina

Sinergisme Negara-Negara OKI Versus Genosida Israel di Palestina

20 Mei 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In