PANDEGLANG, Warga Berita – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerapkan absen fitur face recognition dalam pelaksanaan tes SKD Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024.
Absen elektronik sistem face recognition atau pengenalan wajah bertujuan untuk menghindari kecurangan peserta pada saat ujian CPNS/PPPK mendatang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas memastikan pelaksanaan seleksi CASN bebas dari joki dan titipan pejabat.
Menurut dia, pelaksanaan CASN tahun ini transparan dan lebih ketat dengan memanfaatkan teknologi pemindai wajah (face recognition) sehingga tidak memungkinkan adanya celah yang bisa dimanfaatkan oknum untuk melakukan kecurangan.
Dalam keterangan persnya, Jumat, 3 Maret 2024, Anas menyebut modus joki CPNS tahun lalu adalah izin ke toilet saat sudah di dalam ruang tes. Lalu, masuklah joki untuk mengerjakan soal-soal tersebut.
Masyarakat juga bisa memantau pergerakan hasil ujian peserta CASN secara langsung melalui internet sehingga nilai tiap peserta mudah diketahui.
Kepala Bidang Data Informasi dan Pembinaan Aparatur dari Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang, Farid Fikri mengatakan, sistem absen elektronik berupa identifikasi garis titik atau wajah peserta ini akan dioperasikan ketika pelaksanaan tes SKD pada saat tahapan seleksi tes CPNS/PPPK 2024.
“Iya ada absen manual dan absen elektronik wajah, untuk absen juga disediakan BKN karena terhubung langsung dengan sistem pendaftaran peserta BKN,” ungkapnya, Sabtu, 4 Mei 2024.
Apabila wajah peserta tidak teridentifikasi sistem face recognition atau tidak sesuai dengan foto yang tercantum dalam kartu tanda peserta secara tidak langsung itu akan ditolak oleh sistem absensinya.
“Hal ini menghindari adanya praktek perjokian, iya sebab dengan sistem CAT saat ini dapat dipastikan 0 persen kecurangan, sebab masing-masing peserta kalaupun sama mengerjakan 1 nomor soalnya berbeda-beda,” ucapnya.
Setelah peserta selesai mengerjakan soal, nilai hasil ujian peserta bisa dapat langsung ditampilkan di layar monitor masing-masing peserta, dan ditampilkan secara live streaming melalui kanal YouTube BKN atau BKPSDM Pandeglang.
Ia menegaskan, jika ditemukan peserta yang nakal dengan menggunakan data palsu untuk bisa lulus menjadi CPNS/PPPK, dan apabila kepesertaan jika sudah dinyatakan lulus tes pastinya di diskualifikasi atau dianulir kelulusannya.
“Didiskualifikasi dari kepesertaan jika sudah dinyatakan lulus tes dianulir kelulusan nya,” tegasnya.
Pembukaan seleksi CASN untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) ditargetkan dibuka pada Bulan Juni atau Juli.
Editor : Merwanda












