WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Bakal Ada Perang “Bharatayuda” Gerindra Vs Golkar Usai Prabowo-Gibran Dinyatakan Menang Pilpres » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
9 Maret 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Bakal Ada Perang “Bharatayuda” Gerindra Vs Golkar Usai Prabowo-Gibran Dinyatakan Menang Pilpres » Warga Berita

images 2
Pengamat politik Ikrar Nusa Bakti / Tribunnews

JAKARTA, WargaBerita – Benarkah koalisi gemuk Prabowo-Gibran bakal baik-baik saja sampai lima tahu ke depan bila keduanya dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2024?
Kemugkinan tidak semulus anggapan tersebut. Pakar politik, Ikrar Nusa Bhakti bahkan memprediksi bakal terjadinya perang “Bharatayuda” di koalisi tersebut, Warga Berita Partai Gerindra dan Partai Golkar.
Ikrar mengatakan, bahwa hubungan Gerindra dan Golkar dinilai sedang tidak baik-baik saja. Sebabnya, Gerindra kesal karena perolehan suara Golkar tiba-tiba melesat di Pemilu 2024.
“Kalau saya terus terang kedua partai ini tidak baik-baik banget. Kenapa demikian? karena partai Gerindra tampaknya sedang kesal karena di hari-hari terakhir menjelang pencoblosan bahkan saat hari pencoblosan suara Golkar itu melambung tinggi, bahkan melampaui perkiraan orang dan impian dari partai Gerindra yang akan menjadi partai nomor satu di Indonesia ternyata hanya impian belaka,” ucap Ikrar dalam acara Demos Festival di Hotel Akmani, Jakarta, Sabtu (9/4/2024).
Hingga saat ini, kata Ikrar, Golkar dan Gerindra masih dalam kondisi perang dingin. Namun bukan tidak mungkin, keduanya bisa semakin memanas menjadi perang Bharatayuddha seusai Prabowo dilantik menjadi Presiden RI.
“Kalau Anda lihat ini partai Gerindra dan Golkar ini sudah suam-suam kuku, dan bukan mustahil per 10 Oktober 2024 yang namanya Presiden Jokowi dengan Prabowo kalau memang nanti KPU menyebutkan mereka pemenang akan terjadi apa yang disebut namanya perang Bharatayuddha,” katanya.
“Kenapa? karena ini dalam satu koalisi dan satu keluarga saling tempur satu sama lain hanya memperebutkan siapa yang menjadi penguasa Indonesia,” sambungnya.
Lebih lanjut, Ikrar meyakini Prabowo tidak akan pasrah begitu saja untuk diatur-atur oleh Jokowi jika sudah menjadi Presiden. Saat ini, Eks Danjen Kopassus itu hanya terlihat tunduk karena masih menjabat Menteri Pertahanan RI.
“Saya yakin Prabowo tidak mau menjadi orang yang seperti kambing congek yang menurut saja kepada apa yang diinginkan oleh Jokowi. Sampai detik ini dia menyatakan tunduk kepada Presiden karena dia memang posisinya masih menteri pertahanan,” katanya.
“Kalau dia sudah menjadi presiden akan menunjukkan saya presiden, saya pemimpin besar di republik ini, saya panglima tertinggi TNI, saya panglima tertinggi Polri, saya juga adalah pemimpin semua ASN dan semua pemerintahan dari pusat ke daerah. Karena itu sayalah pemilik kekuasaan tertinggi kekuasaan di negara republik Indonesia,” lanjutnya.
Karena itu, Ikrar meyakini Prabowo tidak akan mau Jokowi mengatur dirinya lagi jika menjadi Presiden RI. Namun, hal itu sudah dicegah Jokowi dengan upaya mengambil alih kepemimpinan Golkar.
“Sayangnya Anda taHu Jokowi sedang berusaha menjadi pemimpin partai nomor dua terbesar di Indonesia yaitu partai Golkar. Misalnya nanti Golkar memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk menjadi Ketua Umum, itulah yang tadi saya katakan perang baratayuda itu benar-benar terjadi,” katanya.
Lebih lanjut, Ikrar memprediksi Perang Bharatayuddha itu bakal mengganggu konsolidasi pemerintahan Prabowo-Gibran. Bukan tidak mungkin, pemerintahan itu bisa terjegal hanya kurang dari 5 tahun.

“Kalau itu sudah terjadi tidak mungkin mereka akan melakukan konsolidasi kekuasaan untuk jalannya pemerintahan di republik ini. Jangankan 20 tahun, mungkin untuk 5 tahun saja sulit. Karena apa? akan penuh konflik konflik kepentingan karena di satu sisi yang satu punya impian puluhan tahun menjadi presiden dan baru terjadi saat ini. Sementara yang satu masih punya impian tetap bisa jadi presiden untuk ketiga kalinya atau untuk keberapa kalinya. Paling tidak dia ingin menguasai Indonesia tidak sebagai posisi presiden tapi sebagai posisi ketua partai terbesar di Indonesia,” pungkasnya. #tribunnews

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

images 2
Pengamat politik Ikrar Nusa Bakti / Tribunnews

JAKARTA, WargaBerita – Benarkah koalisi gemuk Prabowo-Gibran bakal baik-baik saja sampai lima tahu ke depan bila keduanya dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2024?
Kemugkinan tidak semulus anggapan tersebut. Pakar politik, Ikrar Nusa Bhakti bahkan memprediksi bakal terjadinya perang “Bharatayuda” di koalisi tersebut, Warga Berita Partai Gerindra dan Partai Golkar.
Ikrar mengatakan, bahwa hubungan Gerindra dan Golkar dinilai sedang tidak baik-baik saja. Sebabnya, Gerindra kesal karena perolehan suara Golkar tiba-tiba melesat di Pemilu 2024.
“Kalau saya terus terang kedua partai ini tidak baik-baik banget. Kenapa demikian? karena partai Gerindra tampaknya sedang kesal karena di hari-hari terakhir menjelang pencoblosan bahkan saat hari pencoblosan suara Golkar itu melambung tinggi, bahkan melampaui perkiraan orang dan impian dari partai Gerindra yang akan menjadi partai nomor satu di Indonesia ternyata hanya impian belaka,” ucap Ikrar dalam acara Demos Festival di Hotel Akmani, Jakarta, Sabtu (9/4/2024).
Hingga saat ini, kata Ikrar, Golkar dan Gerindra masih dalam kondisi perang dingin. Namun bukan tidak mungkin, keduanya bisa semakin memanas menjadi perang Bharatayuddha seusai Prabowo dilantik menjadi Presiden RI.
“Kalau Anda lihat ini partai Gerindra dan Golkar ini sudah suam-suam kuku, dan bukan mustahil per 10 Oktober 2024 yang namanya Presiden Jokowi dengan Prabowo kalau memang nanti KPU menyebutkan mereka pemenang akan terjadi apa yang disebut namanya perang Bharatayuddha,” katanya.
“Kenapa? karena ini dalam satu koalisi dan satu keluarga saling tempur satu sama lain hanya memperebutkan siapa yang menjadi penguasa Indonesia,” sambungnya.
Lebih lanjut, Ikrar meyakini Prabowo tidak akan pasrah begitu saja untuk diatur-atur oleh Jokowi jika sudah menjadi Presiden. Saat ini, Eks Danjen Kopassus itu hanya terlihat tunduk karena masih menjabat Menteri Pertahanan RI.
“Saya yakin Prabowo tidak mau menjadi orang yang seperti kambing congek yang menurut saja kepada apa yang diinginkan oleh Jokowi. Sampai detik ini dia menyatakan tunduk kepada Presiden karena dia memang posisinya masih menteri pertahanan,” katanya.
“Kalau dia sudah menjadi presiden akan menunjukkan saya presiden, saya pemimpin besar di republik ini, saya panglima tertinggi TNI, saya panglima tertinggi Polri, saya juga adalah pemimpin semua ASN dan semua pemerintahan dari pusat ke daerah. Karena itu sayalah pemilik kekuasaan tertinggi kekuasaan di negara republik Indonesia,” lanjutnya.
Karena itu, Ikrar meyakini Prabowo tidak akan mau Jokowi mengatur dirinya lagi jika menjadi Presiden RI. Namun, hal itu sudah dicegah Jokowi dengan upaya mengambil alih kepemimpinan Golkar.
“Sayangnya Anda taHu Jokowi sedang berusaha menjadi pemimpin partai nomor dua terbesar di Indonesia yaitu partai Golkar. Misalnya nanti Golkar memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk menjadi Ketua Umum, itulah yang tadi saya katakan perang baratayuda itu benar-benar terjadi,” katanya.
Lebih lanjut, Ikrar memprediksi Perang Bharatayuddha itu bakal mengganggu konsolidasi pemerintahan Prabowo-Gibran. Bukan tidak mungkin, pemerintahan itu bisa terjegal hanya kurang dari 5 tahun.

“Kalau itu sudah terjadi tidak mungkin mereka akan melakukan konsolidasi kekuasaan untuk jalannya pemerintahan di republik ini. Jangankan 20 tahun, mungkin untuk 5 tahun saja sulit. Karena apa? akan penuh konflik konflik kepentingan karena di satu sisi yang satu punya impian puluhan tahun menjadi presiden dan baru terjadi saat ini. Sementara yang satu masih punya impian tetap bisa jadi presiden untuk ketiga kalinya atau untuk keberapa kalinya. Paling tidak dia ingin menguasai Indonesia tidak sebagai posisi presiden tapi sebagai posisi ketua partai terbesar di Indonesia,” pungkasnya. #tribunnews

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post
PKS Kuasai DKI Jakarta, PSI Masuk 5 Besar

PKS Kuasai DKI Jakarta, PSI Masuk 5 Besar

Presiden Jokowi Tak Hadir di Kampanye Akbar Capres Prabowo dan Cawapres Gibran

Rekapitulasi Nasional, Prabowo-Gibran Menang di DIY Ganjar Kedua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Polres Brebes Kawal dan Amankan Aksi Unra Pegawai Tidak Tetap Di KPT Brebes

Polres Brebes Kawal dan Amankan Aksi Unra Pegawai Tidak Tetap Di KPT Brebes

22 April 2024
Gibran Sebut, Singkawang Sebagai Percontohan Kerukunan Umat Beragama – Warga Berita

Gibran Sebut, Singkawang Sebagai Percontohan Kerukunan Umat Beragama – Warga Berita

17 Desember 2023
Bulog Surakarta siapkan penyerapan gabah masa panen raya mulai Maret

Bulog Surakarta siapkan penyerapan gabah masa panen raya mulai Maret

18 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In