WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Bahas Layanan Labkesmas di BBTKLPP Yogyakarta – DPRD JATENG

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
1 Maret 2024
Reading Time: 4 mins read
0

SOAL LABKES. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan BBTKLPP, Jumat (1/3/2024), membahas soal labkesmas. (foto dewi sekarayu)

YOGYAKARTA – Untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Komisi E DPRD Provinsi Jateng mencari informasi ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan & Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Ditjen Pencegahan & Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI (Dirjen P2P), Jumat (1/3/2024). Balai itu merupakan unit pelaksana teknis (UPT) milik Kemenkes RI, yang berkantor di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Provinsi DI. Yogyakarta.

Saat berdiskusi, Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Aziz menjelaskan informasi yang ingin didapatkan itu seputar peningkatan layanan laboratorium sebagai pendukung layanan kesehatan penyakit. Dari situ, diharapkan dapat diterapkan di laboratorium kesehatan (labkes) yang ada di Jateng.

“Adanya kunjungan ini karena ingin membuat perencanaan, khususnya Jateng, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” terangnya.

IMG 20240301 WA0050

Senada, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng dokter Messy Widiastuti sendiri menanyakan mengenai cara agar labkes di Jateng bisa seperti di labkes yang ada di Yogyakarta. Karena, ia melihat labkes setempat sangat memperhatikan kebersihan, kerapihan laboratorium, dan pelayanannya. 

“Kami ingin tahu, ada kantor demikian bersih dan rapi bagaimana, serta ingin tahu kalau ada penyakit Demam Berdarah (DB) seberapa jauh penelitiannya. Lalu, bagaimana masyarakat bisa tahu dan menikmati hasil-hasil lab balai ini sehingga berguna untuk masyarakat. Atau, apakah balai ini hanya untuk laboratorium rutin saja,” tanya Messy.

IMG 20240301 WA0051

Anggota Komisi E lainnya, Jasiman, juga menanyakan cara agar Jateng bisa memiliki balai yang bagus dan lengkap seperti di Yogyakarta. “Di Jateng, Banjarnegara dan Magelang, punya Labkes yang levelnya dibawahnya Labkesmas Yogya ini. Ya, mestinya dengan daerah Jateng yang wilayahnya lebih luas, setidaknya Jateng memiliki lab sebesar ini juga. Apakah bisa mengusulkan ke Pusat?,” tanya Jasiman.

Menanggapinya, Kepala BBTKLPP Yogyakarta dokter Darmawali Handoko menjelaskan bahwa pelayanan labkesmas terdiri dari berbagi tier dengan standar pelayanan yang berbeda-beda. Sesuai konsep labkesmas yang digagas Menteri Kesehatan mengaci UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan, dari banyaknya lab kesehatan yang ada, sekarang digabung menjadi labkesmas. 

“Ada 5 tier dan setiap balai ada tingkatannya. Tier 1 ada labkesmas di puskesmas, tier 2 labkesmas kabupaten atau kota, dan tier 3 labkesmas provinsi. Di Jateng, di Kota Salatiga, masuk di tier ini. Lalu, ada tier 4 labkesmas regional, nah Yogya masuk di tier regional. Kemudian, tier 5 lab biologi kesehatan, lab kesehatan lingkungan ini UPT nya pusat. Setiap tier memiliki fungsi standar pemeriksaan sendiri-sendiri sebetulnya,” jelas Koko, sapaan dokter sekaligus kepala Labkesmas Yogya. 

IMG 20240301 WA0056

Ia juga mengatakan sebenarnya Jateng sudah memiliki labkesda di Jalan Sukarno-Hatta. Ia menilai labkesda itu lebih bagus dalam hal kelengkapan pelayanan. 

“Di Jateng sebenarnya lebih baik tapi untuk lingkungannya memang kami lebih unggul karena sebelumnya dari ini balai laboratorium klinik dan laboratorium kesehatan masyarakat cuma ditingkatkan saja. Kalau buat baru lagi, membutuhkan biaya banyak sekali seperti biaya pembangunan, SDM-nya, dan juga peralatan. Oleh karena itu, lebih baik meningkatkan yang ada saja,” jawabnya.

Senada, dokter Yekti dari Balai Labkesda & Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jateng yang turut hadir dalam kunjungan tersebut juga menjelaskan mengenai Labkes yang sudah ada di Jateng. Dikatakannya, di Jateng punya Labkesmas tingkat 3 dan pelayanan tingkat provinsi sudah memiliki pemeriksaan tingkat pendeteksian virus (covid kemarin) dan di tingkat nasional untuk pencarian varian-varian baru.

“Selanjutnya, lab non-medis atau kesehatan lingkungan ada alat yang akan melangkah ke arah bio mokuler. Namun memang lahan terbatas, makanya ketika melihat Jogja luasannya bisa 2 sampai 3 kali punya Jateng. Tapi, untuk fasilitasnya bagus di Jateng, cuma Jogja sudah jadi rujukan untuk campak dan sebagainya. Di Jateng sendiri sudah membantu melayani puskesmas dan pelayanan di Jateng sudah menenuhi standar, malah melebihin standar. Letaknya jugansudah strategis di pinggir jalan besar dan pelayanan sudah cukup baik. Jadi, mungkin dari pihak DPRD bisa membantu untuk perluasannya,” jelasnya Dokter Ahli Muda itu.

Sebagai informasi, dari 35 kabupaten/ kota yang ada di Jateng, kini sudah ada 34 laboratorium kesehatan daerah (Labkesda). Hanya kurang 1 daerah yang belum memiliki labkesmas dan sekarang masih berproses. (bintari/ariel)

RELATED POSTS

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

SOAL LABKES. Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan BBTKLPP, Jumat (1/3/2024), membahas soal labkesmas. (foto dewi sekarayu)

YOGYAKARTA – Untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Komisi E DPRD Provinsi Jateng mencari informasi ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan & Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Ditjen Pencegahan & Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI (Dirjen P2P), Jumat (1/3/2024). Balai itu merupakan unit pelaksana teknis (UPT) milik Kemenkes RI, yang berkantor di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Provinsi DI. Yogyakarta.

Saat berdiskusi, Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jateng Abdul Aziz menjelaskan informasi yang ingin didapatkan itu seputar peningkatan layanan laboratorium sebagai pendukung layanan kesehatan penyakit. Dari situ, diharapkan dapat diterapkan di laboratorium kesehatan (labkes) yang ada di Jateng.

“Adanya kunjungan ini karena ingin membuat perencanaan, khususnya Jateng, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” terangnya.

IMG 20240301 WA0050

Senada, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng dokter Messy Widiastuti sendiri menanyakan mengenai cara agar labkes di Jateng bisa seperti di labkes yang ada di Yogyakarta. Karena, ia melihat labkes setempat sangat memperhatikan kebersihan, kerapihan laboratorium, dan pelayanannya. 

“Kami ingin tahu, ada kantor demikian bersih dan rapi bagaimana, serta ingin tahu kalau ada penyakit Demam Berdarah (DB) seberapa jauh penelitiannya. Lalu, bagaimana masyarakat bisa tahu dan menikmati hasil-hasil lab balai ini sehingga berguna untuk masyarakat. Atau, apakah balai ini hanya untuk laboratorium rutin saja,” tanya Messy.

IMG 20240301 WA0051

Anggota Komisi E lainnya, Jasiman, juga menanyakan cara agar Jateng bisa memiliki balai yang bagus dan lengkap seperti di Yogyakarta. “Di Jateng, Banjarnegara dan Magelang, punya Labkes yang levelnya dibawahnya Labkesmas Yogya ini. Ya, mestinya dengan daerah Jateng yang wilayahnya lebih luas, setidaknya Jateng memiliki lab sebesar ini juga. Apakah bisa mengusulkan ke Pusat?,” tanya Jasiman.

Menanggapinya, Kepala BBTKLPP Yogyakarta dokter Darmawali Handoko menjelaskan bahwa pelayanan labkesmas terdiri dari berbagi tier dengan standar pelayanan yang berbeda-beda. Sesuai konsep labkesmas yang digagas Menteri Kesehatan mengaci UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan, dari banyaknya lab kesehatan yang ada, sekarang digabung menjadi labkesmas. 

“Ada 5 tier dan setiap balai ada tingkatannya. Tier 1 ada labkesmas di puskesmas, tier 2 labkesmas kabupaten atau kota, dan tier 3 labkesmas provinsi. Di Jateng, di Kota Salatiga, masuk di tier ini. Lalu, ada tier 4 labkesmas regional, nah Yogya masuk di tier regional. Kemudian, tier 5 lab biologi kesehatan, lab kesehatan lingkungan ini UPT nya pusat. Setiap tier memiliki fungsi standar pemeriksaan sendiri-sendiri sebetulnya,” jelas Koko, sapaan dokter sekaligus kepala Labkesmas Yogya. 

IMG 20240301 WA0056

Ia juga mengatakan sebenarnya Jateng sudah memiliki labkesda di Jalan Sukarno-Hatta. Ia menilai labkesda itu lebih bagus dalam hal kelengkapan pelayanan. 

“Di Jateng sebenarnya lebih baik tapi untuk lingkungannya memang kami lebih unggul karena sebelumnya dari ini balai laboratorium klinik dan laboratorium kesehatan masyarakat cuma ditingkatkan saja. Kalau buat baru lagi, membutuhkan biaya banyak sekali seperti biaya pembangunan, SDM-nya, dan juga peralatan. Oleh karena itu, lebih baik meningkatkan yang ada saja,” jawabnya.

Senada, dokter Yekti dari Balai Labkesda & Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jateng yang turut hadir dalam kunjungan tersebut juga menjelaskan mengenai Labkes yang sudah ada di Jateng. Dikatakannya, di Jateng punya Labkesmas tingkat 3 dan pelayanan tingkat provinsi sudah memiliki pemeriksaan tingkat pendeteksian virus (covid kemarin) dan di tingkat nasional untuk pencarian varian-varian baru.

“Selanjutnya, lab non-medis atau kesehatan lingkungan ada alat yang akan melangkah ke arah bio mokuler. Namun memang lahan terbatas, makanya ketika melihat Jogja luasannya bisa 2 sampai 3 kali punya Jateng. Tapi, untuk fasilitasnya bagus di Jateng, cuma Jogja sudah jadi rujukan untuk campak dan sebagainya. Di Jateng sendiri sudah membantu melayani puskesmas dan pelayanan di Jateng sudah menenuhi standar, malah melebihin standar. Letaknya jugansudah strategis di pinggir jalan besar dan pelayanan sudah cukup baik. Jadi, mungkin dari pihak DPRD bisa membantu untuk perluasannya,” jelasnya Dokter Ahli Muda itu.

Sebagai informasi, dari 35 kabupaten/ kota yang ada di Jateng, kini sudah ada 34 laboratorium kesehatan daerah (Labkesda). Hanya kurang 1 daerah yang belum memiliki labkesmas dan sekarang masih berproses. (bintari/ariel)

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)
Musik

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

9 Oktober 2025
SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025
Uncategorized

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

16 Juni 2025
Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok
Uncategorized

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

16 Juni 2025
Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)
Musik

Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)
Musik

Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video
Musik

Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video

9 Oktober 2025
Next Post
Masyarakat aksi di depan DPRD Surakarta dukung “Pemilu Adem No Curang”

Masyarakat aksi di depan DPRD Surakarta dukung "Pemilu Adem No Curang"

Deretan Mantan Kepala Daerah di Sulsel Gagal Tembus Senayan – Warga Berita

Deretan Mantan Kepala Daerah di Sulsel Gagal Tembus Senayan – Warga Berita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Kasus Pembebasan Lahan Situ Ranca Gede Seret Kades Babakan, Ini Komentar Kejati Banten Terkait Calon Tersangka Baru – Warga Berita

Kasus Pembebasan Lahan Situ Ranca Gede Seret Kades Babakan, Ini Komentar Kejati Banten Terkait Calon Tersangka Baru – Warga Berita

14 Mei 2024
Selaras Jiwa, Komunitas Sosial yang Bagikan Nasi Bungkus setiap Jumat

Selaras Jiwa, Komunitas Sosial yang Bagikan Nasi Bungkus setiap Jumat

13 Januari 2024
Sesuai Arahan Prabowo, Gerindra Sumbar Kurban 73 Sapi Pada Idul Adha 1445 H – Warga Berita

Sesuai Arahan Prabowo, Gerindra Sumbar Kurban 73 Sapi Pada Idul Adha 1445 H – Warga Berita

11 Juni 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In