PANDEGLANG, Warga Berita – Mobil Toyota Avanza warna putih nomor polisi B 2241 SZX yang dikemudikan Imam Khadafi (38) masuk jurang sedalam lima meter di Jalan Raya Maja-Cibiuk kilometer 7 tepatnya di Kampung, Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang.
Waktu kejadian, Toyota Avanza yang dikemudikan Imam Khadafi masuk ke dalam parit pada Senin, 26 Februari 2024 sekira pukul 12.30 WIB.
Akibat peristiwa tersebut mengakibatkan pengemudi bernama Imam Khadafi, warga Kampung Karang Cagak RT 008 RW 003,Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang meninggal dunia karena mengalami luka berat. Adapun dalam kendaraan itu korban ditemani oleh Muhamad Irfan Munawar (31), warga Desa Tonjong, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.
Anggota Satlantas Polres Pandeglang Ajun Inspektur Polisi Dua (IPDA) Abdul Halim mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat tepatnya kurang lebih jam 12.30 WIB.
“Telah terjadi kecelakaan tunggal, dimana dalam kecelakaan tersebut sebuah kendaraan Toyota Avanza masuk ke dalam jurang,” katanya kepada Warga Berita, Senin, 26 Februari 2024.
Berdasarkan hasil analisa sementara di TKP, kendaraan yang mengalami kecelakaan ini melaju dari arah Banjar menuju Cikole dengan kecepatan tinggi. Dari arah berlawanan pun ada kendaraan lain dengan kecepatan tinggi.
“Sehingga mobil yang mengalami kecelakaan ini berupaya menghindar. Sehingga masuk ke bahu jalan karena bahu jalan ini terlalu dekat jurang, hilang kendali sehingga kendaraan pun masuk ke dalam jurang,” katanya.
Identitas kendaraan berwarna putih dengan plat nomor polisi B 2241 SZX. Dengan identitas pengemudi bernama Imam Khadafi.
“Korban terlibat kecelakaan ini ada dua orang. Yang satu korban yang pengemudi dari informasi kami terima setelah di evakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang, saudara Imam Khadafi selaku meninggal dunia,” katanya.
Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP (Ajun Komisaris Polisi) Made Hendra Kusumanata, melalui Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pandeglang IPTU Enjang Sutisna menambahkan, kendaraan dikemudikan oleh Imam Khadafi mengalami kecelakaan tunggal diduga menghindari kendaraan dari arah berlawanan. Pada saat itu korban tengah melaju dari arah Cibiuk menuju ke arah Cikole dan dari arah berlawanan kendaraan yang tidak diketahui identitasnya melaju dengan kecepatan tinggi pula.
“Dikarenakan kondisi jalan sempit, pengemudi berupaya menghindar ke kiri jalan. Akan tetapi kendaraan masuk ke bahu jalan,” katanya.
Kemudian terperosok ke dalam jurang yang memiliki kedalaman diperkirakan lima meter.
“Akibat kecelakaan tersebut sodara Imam Khadafi dan penumpangnya bernama Irfan dievakuasi ke RSUD Berkah. Untuk mendapatkan penanganan medis,” katanya.
Setelah tiba di RSUD Berkah Pandeglang korban bernama Imam Khadafi dinyatakan meninggal dunia.
“Korban meninggal dunia merupakan warga Subang, Jawa Barat,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
PANDEGLANG, Warga Berita – Mobil Toyota Avanza warna putih nomor polisi B 2241 SZX yang dikemudikan Imam Khadafi (38) masuk jurang sedalam lima meter di Jalan Raya Maja-Cibiuk kilometer 7 tepatnya di Kampung, Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang.
Waktu kejadian, Toyota Avanza yang dikemudikan Imam Khadafi masuk ke dalam parit pada Senin, 26 Februari 2024 sekira pukul 12.30 WIB.
Akibat peristiwa tersebut mengakibatkan pengemudi bernama Imam Khadafi, warga Kampung Karang Cagak RT 008 RW 003,Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang meninggal dunia karena mengalami luka berat. Adapun dalam kendaraan itu korban ditemani oleh Muhamad Irfan Munawar (31), warga Desa Tonjong, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.
Anggota Satlantas Polres Pandeglang Ajun Inspektur Polisi Dua (IPDA) Abdul Halim mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat tepatnya kurang lebih jam 12.30 WIB.
“Telah terjadi kecelakaan tunggal, dimana dalam kecelakaan tersebut sebuah kendaraan Toyota Avanza masuk ke dalam jurang,” katanya kepada Warga Berita, Senin, 26 Februari 2024.
Berdasarkan hasil analisa sementara di TKP, kendaraan yang mengalami kecelakaan ini melaju dari arah Banjar menuju Cikole dengan kecepatan tinggi. Dari arah berlawanan pun ada kendaraan lain dengan kecepatan tinggi.
“Sehingga mobil yang mengalami kecelakaan ini berupaya menghindar. Sehingga masuk ke bahu jalan karena bahu jalan ini terlalu dekat jurang, hilang kendali sehingga kendaraan pun masuk ke dalam jurang,” katanya.
Identitas kendaraan berwarna putih dengan plat nomor polisi B 2241 SZX. Dengan identitas pengemudi bernama Imam Khadafi.
“Korban terlibat kecelakaan ini ada dua orang. Yang satu korban yang pengemudi dari informasi kami terima setelah di evakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang, saudara Imam Khadafi selaku meninggal dunia,” katanya.
Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP (Ajun Komisaris Polisi) Made Hendra Kusumanata, melalui Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pandeglang IPTU Enjang Sutisna menambahkan, kendaraan dikemudikan oleh Imam Khadafi mengalami kecelakaan tunggal diduga menghindari kendaraan dari arah berlawanan. Pada saat itu korban tengah melaju dari arah Cibiuk menuju ke arah Cikole dan dari arah berlawanan kendaraan yang tidak diketahui identitasnya melaju dengan kecepatan tinggi pula.
“Dikarenakan kondisi jalan sempit, pengemudi berupaya menghindar ke kiri jalan. Akan tetapi kendaraan masuk ke bahu jalan,” katanya.
Kemudian terperosok ke dalam jurang yang memiliki kedalaman diperkirakan lima meter.
“Akibat kecelakaan tersebut sodara Imam Khadafi dan penumpangnya bernama Irfan dievakuasi ke RSUD Berkah. Untuk mendapatkan penanganan medis,” katanya.
Setelah tiba di RSUD Berkah Pandeglang korban bernama Imam Khadafi dinyatakan meninggal dunia.
“Korban meninggal dunia merupakan warga Subang, Jawa Barat,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan












