Anjangsana ke Panti Lansia Cepiring, Indah Sumarno Tak Kuasa Tahan Tangis

Anjangsana.jpg


Warga Berita, KENDAL – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah Indah Sumarno, tak kuasa menahan tangis saat membagikan paket pada lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Cepiring, Rabu (15/11/2023). Bagi para eyang, hadiah itu merupakan sebentuk oase perhatian pengobat rindu terhadap keluarga yang lama tak berkunjung.

Anjangsana tersebut dilakukan dalam rangka HUT ke-24 DWP. Adapun, paket yang diberikan berupa pakaian, popok dewasa, dan beraneka rupa kebutuhan lansia.

Menurut Indah, kunjungan ke PPSLU Cepiring merupakan bentuk kepedulian anggota DWP Jateng. Selain berderma, ajang itu juga untuk mengingatkan untuk terus menjadi manusia yang memberikan manfaat kepada sesama.

Indah mengaku trenyuh, karena saat kunjungan melihat sorot mata yang merindukan kunjungan anak mereka. Ungkapan bahwa orang tua pasti sanggup membesarkan anak-anaknya berapapun jumlahnya, namun banyaknya anak tidak menjamin mereka sanggup merawat orang tua, menurut Indah, ternyata ada benarnya.

“Dan saya sangat bersyukur berkesempatan bertemu dengan bapak/ ibu sepuh penghuni panti, dan membesarkan hati mereka. Saya juga bersyukur Allah memberi kesempatan kepada saya, untuk merawat ibu dan mertua saya,” tuturnya, di sela-sela anjangsana.

Indah mengajak kepada para anggota DWP Jateng, senantiasa memuliakan orang tua.

“Meskipun kecil, perhatian yang kita berikan, seperti paket yang kita berikan saat ini, amat besar maknanya buat mereka,” imbuh Indah.

Selain memberikan paket, rombongan DWP Provinsi Jawa Tengah juga sempat menyaksikan keterampilan para eyang menari. Juga mencicipi nasi megono yang dibuat para eyang.

Kepala PPSLU Cepiring Mohamad Kodir mengatakan, di tempat tersebut terdapat 105 lansia yang dirawat. Jumlah itu, masih ditambah dengan mereka yang dirawat di Panti Weleri sejumlah 40 orang.

“Mereka adalah eyang putri dan eyang kakung yang terlantar maupun ditelantarkan. Ini adalah bagian dari kehadiran pemerintah untuk merawat mereka, sesuai amanat Undang-Undang,” jelasnya.

Selain itu, imbuh Kodir, PPSLU Cepiritng juga menangani lansia yang membutuhkan perawatan khusus. Seperti mereka yang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Seorang lansia yang tinggal di panti, Imas, mengaku senang dikunjungi anggota DWP Jateng. Baginya, kunjungan itu mengobati rasa kangen terhadap keluarganya.

“Senang alhamdulillah, masih ada orang yang perhatian. Apalagi saya sejak Agustus tidak ada saudara yang berkunjung. Kalau ke dokter, saya bersama teman saya ini,” tuturnya.

Hal serupa diungkapkan Sariyatun. Nenek 66 tahun ini mengaku sudah dua tahun menjadi penghuni panti.

(dtk)

By admin

Leave a Reply