Warga Berita – Aktivis pro demokrasi Adhie Massardi mengingatkan aparat penegak hukum yang terdiri dari polisi, kejaksaan hingga Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus menjaga jalannya demokrasi dalam pemilihan presiden (Pilpres)
“Kepolisian TNI aparat sipil negara dan siapa saja yang berkomitmen untuk menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara secara baik ini untuk masing-masing menjaga demokrasi,” kata Adhie saat ditemui di hotel Nam Center, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (9/2).
Menurut dia, para aparatur tersebut tidak boleh memihak terhadap salah satu pasangan calon yang bertarung dalam pemilihan presiden tahun ini.
Tidak hanya itu, mereka juga harus menjaga jalannya demokrasi Pemilu dengan memastikan masyarakat bisa memilih pilihannya tanpa tekanan dari pihak lain.
Dengan demikian, masyarakat bisa dengan bebas menentukan nasib bangsa dengan cara memilih calon pemimpin secara demokratis.
“Karena 100 persen keselamatan pemerintah itu ada di tangan masyarakat,” kata dia.[prs]













