WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Bola

8 klub sepak bola luar negeri yang dimiliki pengusaha Indonesia

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
5 Juni 2025
Reading Time: 3 mins read
0
8 klub sepak bola luar negeri yang dimiliki pengusaha Indonesia

Jakarta (WB) – Sepak bola tak hanya menjadi olahraga yang digemari masyarakat Indonesia, tetapi juga ladang bisnis yang menjanjikan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pengusaha Tanah Air mulai memperluas portofolio investasinya dengan mengakuisisi klub-klub sepak bola di luar negeri.

Tak sedikit dari mereka yang berhasil membawa klub-klub tersebut bangkit dan semakin dikenal, khususnya di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Berikut adalah delapan tim sepak bola luar negeri yang saat ini dimiliki oleh orang Indonesia, dirangkum dari sejumlah sumber:

1. Oxford United (Inggris)

Oxford United resmi diakuisisi oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan pengusaha Anindya Bakrie pada tahun 2021. Sejak itu, performa klub yang bermarkas di The Kassam Stadium terus menunjukkan peningkatan. Pada musim 2023/2024, Oxford United sukses promosi ke Championship, kasta kedua Liga Inggris. Popularitas klub ini di Indonesia turut meningkat setelah merekrut pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan.

Baca juga: Napoli kokoh di peringkat pertama setelah tekuk Lecce 1-0

2. Lecce (Italia)

Pada tahun 2022, CEO Emtek Group Alvin Sariatmadja membeli 10 persen saham klub Serie A, Lecce, melalui konsorsium bersama bankir Boris Collardi dan pengusaha Pascal Picci. Lecce tampil konsisten di Serie A, meskipun belum bersaing untuk gelar juara. Pada musim 2023/2024, Lecce finis di posisi ke-14 klasemen akhir.

3. FCV Dender (Belgia)

Klub asal Belgia ini dimiliki oleh Sihar Sitorus sejak 2018. FCV Dender sempat bermain di kasta ketiga, namun kini telah naik ke Belgian First Division A (kasta tertinggi). Popularitas klub ini di kalangan fans Indonesia meningkat setelah merekrut Ragnar Oratmangoen, pemain keturunan Indonesia yang memperkuat Tim Garuda.

4. Como 1907 (Italia)

Dimiliki oleh duo konglomerat Indonesia, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono, Como 1907 diambil alih oleh Grup Djarum melalui anak perusahaannya pada 2019. Investasi ini dilakukan untuk menyelamatkan Como dari kebangkrutan yang mereka alami pada 2016. Di bawah kepemilikan baru, Como tampil atraktif dan sempat menggaet bek asal Prancis, Raphael Varane, serta menunjuk mantan pemain Arsenal dan Barcelona, Cesc Fabregas, sebagai pelatih kepala.

5. Tranmere Rovers (Inggris)

Klub yang kini berlaga di League Two (kasta keempat Liga Inggris) ini dimiliki oleh Santini Group milik keluarga Wanandi sejak 2019. Meski belum memiliki pemain Indonesia, Tranmere Rovers telah bekerja sama dengan produsen apparel lokal, Mills, sebagai penyedia jersey resmi.

Baca juga: Como 1907 resmi permanenkan bek sayap kiri Alex Valle dari Barcelona

6. Brisbane Roar (Australia)

Brisbane Roar yang bermain di A-League sepenuhnya dimiliki oleh Bakrie Group sejak 2012. Klub ini menjadi salah satu pintu masuk pemain Indonesia ke sepak bola Australia. Rafael Struick adalah pemain Timnas terbaru yang bergabung dengan klub ini. Sebelumnya, nama-nama seperti Yandi Sofyan dan Sergio van Dijk juga pernah memperkuat The Roar.

7. Polillas Ceuta (Spanyol)

Klub divisi keempat Spanyol ini dimiliki oleh Batavia Sports Group sejak 2020. BSG memiliki afiliasi kuat dengan SSB ternama di Indonesia, ASIOP. Meski berada di level bawah kompetisi Spanyol, Polillas Ceuta kerap menjadi jembatan bagi pemain muda Indonesia untuk mencicipi atmosfer sepak bola Eropa.

8. Estrela da Amadora (Portugal)

Klub ini bermain di Liga Portugal, kasta tertinggi di negara tersebut. Estrela da Amadora merupakan salah satu klub yang sahamnya dimiliki oleh perusahaan asal Indonesia, Pakuan Football Enterprise. Klub ini sukses promosi ke liga utama pada musim 2022/2023 dan terus berkembang dengan sokongan dana investor asing, termasuk dari Indonesia.

Keterlibatan para pengusaha Indonesia dalam kepemilikan klub-klub luar negeri membuktikan bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga peluang investasi global. Selain memperkenalkan nama Indonesia di pentas internasional, mereka juga turut membuka jalan bagi para pemain muda Tanah Air untuk meniti karier di luar negeri.

Baca juga: Luis Suarez dan Lionel Messi resmi luncurkan klub sepak bola

Pewarta: Joni Subroto
Editor: Basuki
Copyright © WB 2025

RELATED POSTS

6 pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berstatus free agent 2025

Profil Ante Budimir, yang dirumorkan jadi striker baru Real Madrid

Profil Auckland City FC: Klub amatir di Piala Dunia Antarklub 2025

Jakarta (WB) – Sepak bola tak hanya menjadi olahraga yang digemari masyarakat Indonesia, tetapi juga ladang bisnis yang menjanjikan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pengusaha Tanah Air mulai memperluas portofolio investasinya dengan mengakuisisi klub-klub sepak bola di luar negeri.

Tak sedikit dari mereka yang berhasil membawa klub-klub tersebut bangkit dan semakin dikenal, khususnya di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Berikut adalah delapan tim sepak bola luar negeri yang saat ini dimiliki oleh orang Indonesia, dirangkum dari sejumlah sumber:

1. Oxford United (Inggris)

Oxford United resmi diakuisisi oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan pengusaha Anindya Bakrie pada tahun 2021. Sejak itu, performa klub yang bermarkas di The Kassam Stadium terus menunjukkan peningkatan. Pada musim 2023/2024, Oxford United sukses promosi ke Championship, kasta kedua Liga Inggris. Popularitas klub ini di Indonesia turut meningkat setelah merekrut pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan.

Baca juga: Napoli kokoh di peringkat pertama setelah tekuk Lecce 1-0

2. Lecce (Italia)

Pada tahun 2022, CEO Emtek Group Alvin Sariatmadja membeli 10 persen saham klub Serie A, Lecce, melalui konsorsium bersama bankir Boris Collardi dan pengusaha Pascal Picci. Lecce tampil konsisten di Serie A, meskipun belum bersaing untuk gelar juara. Pada musim 2023/2024, Lecce finis di posisi ke-14 klasemen akhir.

3. FCV Dender (Belgia)

Klub asal Belgia ini dimiliki oleh Sihar Sitorus sejak 2018. FCV Dender sempat bermain di kasta ketiga, namun kini telah naik ke Belgian First Division A (kasta tertinggi). Popularitas klub ini di kalangan fans Indonesia meningkat setelah merekrut Ragnar Oratmangoen, pemain keturunan Indonesia yang memperkuat Tim Garuda.

4. Como 1907 (Italia)

Dimiliki oleh duo konglomerat Indonesia, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono, Como 1907 diambil alih oleh Grup Djarum melalui anak perusahaannya pada 2019. Investasi ini dilakukan untuk menyelamatkan Como dari kebangkrutan yang mereka alami pada 2016. Di bawah kepemilikan baru, Como tampil atraktif dan sempat menggaet bek asal Prancis, Raphael Varane, serta menunjuk mantan pemain Arsenal dan Barcelona, Cesc Fabregas, sebagai pelatih kepala.

5. Tranmere Rovers (Inggris)

Klub yang kini berlaga di League Two (kasta keempat Liga Inggris) ini dimiliki oleh Santini Group milik keluarga Wanandi sejak 2019. Meski belum memiliki pemain Indonesia, Tranmere Rovers telah bekerja sama dengan produsen apparel lokal, Mills, sebagai penyedia jersey resmi.

Baca juga: Como 1907 resmi permanenkan bek sayap kiri Alex Valle dari Barcelona

6. Brisbane Roar (Australia)

Brisbane Roar yang bermain di A-League sepenuhnya dimiliki oleh Bakrie Group sejak 2012. Klub ini menjadi salah satu pintu masuk pemain Indonesia ke sepak bola Australia. Rafael Struick adalah pemain Timnas terbaru yang bergabung dengan klub ini. Sebelumnya, nama-nama seperti Yandi Sofyan dan Sergio van Dijk juga pernah memperkuat The Roar.

7. Polillas Ceuta (Spanyol)

Klub divisi keempat Spanyol ini dimiliki oleh Batavia Sports Group sejak 2020. BSG memiliki afiliasi kuat dengan SSB ternama di Indonesia, ASIOP. Meski berada di level bawah kompetisi Spanyol, Polillas Ceuta kerap menjadi jembatan bagi pemain muda Indonesia untuk mencicipi atmosfer sepak bola Eropa.

8. Estrela da Amadora (Portugal)

Klub ini bermain di Liga Portugal, kasta tertinggi di negara tersebut. Estrela da Amadora merupakan salah satu klub yang sahamnya dimiliki oleh perusahaan asal Indonesia, Pakuan Football Enterprise. Klub ini sukses promosi ke liga utama pada musim 2022/2023 dan terus berkembang dengan sokongan dana investor asing, termasuk dari Indonesia.

Keterlibatan para pengusaha Indonesia dalam kepemilikan klub-klub luar negeri membuktikan bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga peluang investasi global. Selain memperkenalkan nama Indonesia di pentas internasional, mereka juga turut membuka jalan bagi para pemain muda Tanah Air untuk meniti karier di luar negeri.

Baca juga: Luis Suarez dan Lionel Messi resmi luncurkan klub sepak bola

Pewarta: Joni Subroto
Editor: Basuki
Copyright © WB 2025

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

6 pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berstatus free agent 2025
Bola

6 pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berstatus free agent 2025

22 Juni 2025
Profil Ante Budimir, yang dirumorkan jadi striker baru Real Madrid
Bola

Profil Ante Budimir, yang dirumorkan jadi striker baru Real Madrid

19 Juni 2025
Profil Auckland City FC: Klub amatir di Piala Dunia Antarklub 2025
Bola

Profil Auckland City FC: Klub amatir di Piala Dunia Antarklub 2025

18 Juni 2025
27 fakta unik tentang Piala Dunia Antarklub 2025
Bola

27 fakta unik tentang Piala Dunia Antarklub 2025

17 Juni 2025
Jadwal lengkap FIFA Club World Cup 2025: Grup, fase, & siaran langsung
Bola

Jadwal lengkap FIFA Club World Cup 2025: Grup, fase, & siaran langsung

15 Juni 2025
Rumor transfer Persija Jakarta untuk Liga 1 musim 2025/2026
Bola

Rumor transfer Persija Jakarta untuk Liga 1 musim 2025/2026

15 Juni 2025
Next Post
Aturan lengkap tentang penalti dalam sepak bola menurut IFAB

Aturan lengkap tentang penalti dalam sepak bola menurut IFAB

Baznas Kurban 7.000 Hewan di 10 Provinsi, Banyumas Terima 150 Ekor Kambing

Baznas Kurban 7.000 Hewan di 10 Provinsi, Banyumas Terima 150 Ekor Kambing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Mahasiswa KKN UNS Kenalkan Sustainable Energy ke Siswa SD dan Masyarakat Desa Kepyar, Wonogiri – Universitas Sebelas Maret

Mahasiswa KKN UNS Kenalkan Sustainable Energy ke Siswa SD dan Masyarakat Desa Kepyar, Wonogiri – Universitas Sebelas Maret

21 Maret 2024
1000011163

Segini gaji pemain asing di Liga 1: Ratusan juta sebulan!

15 Mei 2025
Kapolda Resmikan 12 Bangunan Baru di Lingkungan Polda Jateng

Kapolda Resmikan 12 Bangunan Baru di Lingkungan Polda Jateng

15 Januari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In