Sebanyak 5.000 calon tenaga kerja dari berbagai daerah mengikuti Job Fair 2025 dan Culinary Expo yang diselenggarakan oleh PT Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Acara ini digelar sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem industri yang inklusif dan berkelanjutan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang.
General Manager Operation, IT, dan Services KIT Batang, Marfan Trihartiko, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin menjadikan KEK Industropolis Batang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya menarik investasi, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di Batang, Kamis (13/2).
Job Fair 2025 juga menjadi bagian dari dukungan KIT Batang terhadap Program Asta Cita pemerintah pusat, yang bertujuan menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, serta memperkuat industri kreatif di daerah. “Acara ini menjadi bukti konkret dukungan kami terhadap visi pembangunan nasional,” tambah Marfan.
Antusiasme Masyarakat dan Kolaborasi Industri
Kehadiran sekitar 5.000 calon tenaga kerja dalam acara ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap peluang kerja yang ditawarkan. Marfan menyebutkan, Job Fair 2025 tidak hanya menjadi ajang mencari kerja, tetapi juga wadah kolaborasi antara dunia industri dan masyarakat lokal.
“Selain job fair, acara ini juga diramaikan dengan Culinary Expo oleh pelaku UMKM Batang, talk show inspiratif, fashion carnival oleh siswa SMA, hiburan musik, serta atraksi Barongsai,” jelasnya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempromosikan potensi lokal dan memperkuat sinergi antara industri dan masyarakat.
Sebanyak 13 perusahaan nasional dan multinasional turut berpartisipasi dalam Job Fair 2025, membuka peluang kerja bagi tenaga profesional dan lulusan baru. Perusahaan-perusahaan ini berasal dari berbagai sektor, termasuk manufaktur, teknologi, dan jasa, yang siap merekrut talenta terbaik dari masyarakat sekitar.
Dukungan untuk UMKM dan Industri Kreatif
Culinary Expo yang digelar bersamaan dengan Job Fair 2025 menjadi ajang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Batang untuk memamerkan produk-produk kuliner khas daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan industri kreatif di Batang.
“Kami ingin memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Ini juga bagian dari upaya kami mendukung ekonomi kerakyatan,” kata Marfan.
Selain itu, talk show inspiratif yang menghadirkan pembicara dari kalangan industri dan akademisi diharapkan dapat memotivasi peserta untuk mengembangkan potensi diri dan menciptakan lapangan kerja baru. Fashion carnival yang menampilkan karya siswa SMA setempat juga menjadi bukti dukungan KIT Batang terhadap pengembangan bakat muda di daerah.
Dampak Positif bagi Masyarakat Batang
Kegiatan Job Fair 2025 dan Culinary Expo tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi pencari kerja, tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan adanya acara ini, masyarakat Batang memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, memperluas jaringan, dan mengakses peluang kerja yang lebih baik.
Marfan menegaskan, KIT Batang akan terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan ekonomi inklusif di Jawa Tengah. “Kami berharap, melalui kegiatan seperti ini, KEK Industropolis Batang dapat menjadi contoh bagi kawasan industri lainnya dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.












