WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Nasional

15 Siswa SD Swasta di Yogya Diduga Jadi Korban Pencabulan, Termasuk Anak Kepala Sekolah » Warga Berita

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
9 Januari 2024
Reading Time: 3 mins read
0
15 Siswa SD Swasta di Yogya Diduga Jadi Korban Pencabulan, Termasuk Anak Kepala Sekolah » Warga Berita

3008 korban pencabulan
ilustrasi korban pencabulan

YOGYAKARTA, WargaBerita – Sebanyak 15 siswa siswi kelas VI di sebuah SD swasta di Kota Yogyakarta diduga mengalami kasus pencabulan.

Para korban terdiri dari sembilan orang siswa perempuan dan enam orang siswa laki-laki.

Atas kejadian tersebut, sebagian orangtua korban telah melaporkan dugaan pencabulan itu ke Satreskrim Polresta Yogyakarta, Senin (8/1/2024).

Terlapor atau terduga pelaku pencabulan berinisial NB (22), yang diketahui merupakan guru tidak tetap di sekolah tersebut yang mengajar materi konten kreator.

Penasihat Hukum korban, Elna Febi Astuti mengatakan terlapor merupakan seorang guru pengajar di sekolah itu.

Namun Erna enggan menyebut nama sekolah yang dimaksud, sebab kepala sekolah belum siap memberikan keterangan.

Namun saat pelaporan dilakukan, kepala sekolah hadir turut mendampingi keluarga korban.

“Kejadiannya dimulai Agustus sampai Oktober 2023. Guru kelas waktu itu mendapat aduan dari para siswa. Kemudian aduan itu dilaporkan ke Kepsek,” katanya, seusai pelaporan di Mapolresta Yogyakarta, Senin (8/1/2024).

Selanjutnya, kepala sekolah mengajukan untuk dilakukannya penyelidikan internal atas aduan dari siswa-siswi itu.

Ditemukan beberapa fakta dugaan pencabulan oleh terduga pelaku yang cukup mengejutkan.

“Jumlah korbannya 15 anak. Perempuan dan laki-laki. Ada yang korban dielus-elus pakai pisau, dielus pahanya, terus diajak menonton video dewasa (pornografi), juga diajari bagaimana memesan open BO melalui aplikasi,” kata Elna kepada awak media.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami laporan dugaan pencabulan tersebut.

Penyidik dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta masih mendalami kasus tersebut.

“Laporan sudah diterima, kami akan melakukan penyelidikan. Nanti kami informasikan,” jelas Kasihumas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja.

Timbul belum memastikan kapan pemeriksaan saksi-saksi dijadwalkan oleh penyidik.

Penyelidikan Internal

Sementara penyelidikan internal oleh pihak sekolah menyebutkan, korbannya sebanyak 15 anak dengan rincian 9 murid perempuan, 6 murid lainnya laki-laki.

Dugaan kasus pencabulan itu terjadi sejak Agustus sampai Oktober 2023.

Kasus ini terungkap dari beberapa siswa yang mengadu ke salah satu guru.

Kemudian guru itu melaporkan kepada kepala sekolah dan akhirnya dilakukan penyelidikan internal.

 

“Proses pelaporan ini cukup berat dinamikanya. Makanya dari Agustus baru bisa melapor sekarang,” terang dia.

Elna menyebut para korban dugaan pencabulan ini banyak yang mengalami trauma.

Mereka bahkan ada yang tidak mau masuk sekolah.

Korban seluruhnya merupakan siswa-siswi kelas VI SD yang rata-rata berusia 11 hingga 12 tahun.

Sementara pelaku sampai saat ini menurut Elna masih menyangkal atas perbuatannya.

“Pelaku sudah (dikonfrontir) sampai saat ini masih menyangkal,” ujarnya.

Terduga pelaku ini merupakan laki-laki yang baru sekitar satu setengah tahun mengajar di SD tersebut.

Statusnya di sekolah itu juga sebagai guru tidak tetap.

“Status gurunya itu dia (bukan) pegawai tetap. Jadi ada pihak swasta yang menyumbangkan guru,” ujarnya.

Terduga pelaku melakukan aksinya dijam pelajaran dengan disaksikan para murid lainnya.

“Jadi kami melapor. Laporan sudah diterima pihak kepolisian, ini nggak mudah karena kepala sekolah juga orangtua murid (korban),” tuturnya.

Elna mengungkapkan, beberapa alat bukti yang dijadikan dasar pelaporan yakni sebuah tulisan tangan dari korban berupa aduan dugaan perbuatan cabul oleh terduga pekaku.

Kasus itu kini  masih dalam proses pemeriksaan dari penyidik Uni Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta.

www.tribunnews.com

 

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

RELATED POSTS

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

3008 korban pencabulan
ilustrasi korban pencabulan

YOGYAKARTA, WargaBerita – Sebanyak 15 siswa siswi kelas VI di sebuah SD swasta di Kota Yogyakarta diduga mengalami kasus pencabulan.

Para korban terdiri dari sembilan orang siswa perempuan dan enam orang siswa laki-laki.

Atas kejadian tersebut, sebagian orangtua korban telah melaporkan dugaan pencabulan itu ke Satreskrim Polresta Yogyakarta, Senin (8/1/2024).

Terlapor atau terduga pelaku pencabulan berinisial NB (22), yang diketahui merupakan guru tidak tetap di sekolah tersebut yang mengajar materi konten kreator.

Penasihat Hukum korban, Elna Febi Astuti mengatakan terlapor merupakan seorang guru pengajar di sekolah itu.

Namun Erna enggan menyebut nama sekolah yang dimaksud, sebab kepala sekolah belum siap memberikan keterangan.

Namun saat pelaporan dilakukan, kepala sekolah hadir turut mendampingi keluarga korban.

“Kejadiannya dimulai Agustus sampai Oktober 2023. Guru kelas waktu itu mendapat aduan dari para siswa. Kemudian aduan itu dilaporkan ke Kepsek,” katanya, seusai pelaporan di Mapolresta Yogyakarta, Senin (8/1/2024).

Selanjutnya, kepala sekolah mengajukan untuk dilakukannya penyelidikan internal atas aduan dari siswa-siswi itu.

Ditemukan beberapa fakta dugaan pencabulan oleh terduga pelaku yang cukup mengejutkan.

“Jumlah korbannya 15 anak. Perempuan dan laki-laki. Ada yang korban dielus-elus pakai pisau, dielus pahanya, terus diajak menonton video dewasa (pornografi), juga diajari bagaimana memesan open BO melalui aplikasi,” kata Elna kepada awak media.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami laporan dugaan pencabulan tersebut.

Penyidik dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta masih mendalami kasus tersebut.

“Laporan sudah diterima, kami akan melakukan penyelidikan. Nanti kami informasikan,” jelas Kasihumas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja.

Timbul belum memastikan kapan pemeriksaan saksi-saksi dijadwalkan oleh penyidik.

Penyelidikan Internal

Sementara penyelidikan internal oleh pihak sekolah menyebutkan, korbannya sebanyak 15 anak dengan rincian 9 murid perempuan, 6 murid lainnya laki-laki.

Dugaan kasus pencabulan itu terjadi sejak Agustus sampai Oktober 2023.

Kasus ini terungkap dari beberapa siswa yang mengadu ke salah satu guru.

Kemudian guru itu melaporkan kepada kepala sekolah dan akhirnya dilakukan penyelidikan internal.

 

“Proses pelaporan ini cukup berat dinamikanya. Makanya dari Agustus baru bisa melapor sekarang,” terang dia.

Elna menyebut para korban dugaan pencabulan ini banyak yang mengalami trauma.

Mereka bahkan ada yang tidak mau masuk sekolah.

Korban seluruhnya merupakan siswa-siswi kelas VI SD yang rata-rata berusia 11 hingga 12 tahun.

Sementara pelaku sampai saat ini menurut Elna masih menyangkal atas perbuatannya.

“Pelaku sudah (dikonfrontir) sampai saat ini masih menyangkal,” ujarnya.

Terduga pelaku ini merupakan laki-laki yang baru sekitar satu setengah tahun mengajar di SD tersebut.

Statusnya di sekolah itu juga sebagai guru tidak tetap.

“Status gurunya itu dia (bukan) pegawai tetap. Jadi ada pihak swasta yang menyumbangkan guru,” ujarnya.

Terduga pelaku melakukan aksinya dijam pelajaran dengan disaksikan para murid lainnya.

“Jadi kami melapor. Laporan sudah diterima pihak kepolisian, ini nggak mudah karena kepala sekolah juga orangtua murid (korban),” tuturnya.

Elna mengungkapkan, beberapa alat bukti yang dijadikan dasar pelaporan yakni sebuah tulisan tangan dari korban berupa aduan dugaan perbuatan cabul oleh terduga pekaku.

Kasus itu kini  masih dalam proses pemeriksaan dari penyidik Uni Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Yogyakarta.

www.tribunnews.com

 

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com


https://www.youtube.com/watch?v=videoseries

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial
Nasional

Ajudan Bupati Selingkuh dengan Janda Anak Dua, Videonya Viral di Media Sosial

14 Oktober 2025
Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal
Nasional

Viral, Link Terabox Video Ibu Persit Hilda Pricillya dan Selingkuhan Pratu Risal

9 Oktober 2025
Menteri Bahlil Tegaskan Tidak Ada Pemangkasan Subsidi LPG 3 kg
Nasional

Bahlil Siapkan Regulasi Pertambangan untuk UMKM dan Koperasi Lokal

9 Oktober 2025
Mohammad Saleh
Nasional

Ditanya soal perpres sampah menjadi listrik, Wakil Ketua DPRD Jateng menjawab itukan mirip tesis S2 saya di Undip

9 Oktober 2025
Wihaji
Nasional

Wihaji Siapkan 15 Ribu Orang Tua Asuh Prioritas Penanganan Kesehatan Balita

25 Agustus 2025
bahlil
Nasional

Bahlil Dorong Optimalisasi Tambang untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

25 Agustus 2025
Next Post

Prakiraan cuaca Semarang hari ini

Bank Jateng hibahkan mobil operasional untuk RSUD Tidar Magelang

Bank Jateng hibahkan mobil operasional untuk RSUD Tidar Magelang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Polda Metro Sebut Ada 21 TPS di Jakarta Masuk Kategori Sangat Rawan

Pemungutan Suara Ulang di Demak Digelar 24 Februari

16 Februari 2024
Internalisasi SPMI Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unikal

Internalisasi SPMI Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unikal

31 Januari 2024
Petugas Damkarmat Yogya Berhasil Evakuasi Ular Piton yang Lilit Sepeda Motor » Warga Berita

Petugas Damkarmat Yogya Berhasil Evakuasi Ular Piton yang Lilit Sepeda Motor » Warga Berita

6 Januari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In