UMKM Yoghurt Sehati di Purwokerto, Jawa Tengah, berhasil membuat Yoghurt Kecombrang, sebbuah terobosan penting dalam meningkatkan daya saing produknya melalui dukungan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Inovasi ini berupa pengembangan yoghurt berbahan dasar ekstrak bunga kecombrang (Etlingera elatior), yang kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, dan tanin.
Tim PKM Unsoed yang terdiri dari Prof. Rifda Naufalin, Dr. Rumpoko Wicaksono, dan Dr. Icuk Rangga Bawono, telah mengadakan pelatihan rutin sejak Agustus hingga September 2024. Prof. Rifda Naufalin menjelaskan, “Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang proses pembuatan, manfaat kesehatan dari kecombrang, serta cara meningkatkan daya tarik produk di pasar.”
Inovasi ini merupakan respons terhadap tantangan yang dihadapi UMKM Yoghurt Sehati, termasuk penurunan minat konsumen akibat kurangnya varian produk dan pemasaran yang belum optimal. Sebelumnya, produk yoghurt hanya terbatas pada rasa buah-buahan umum seperti stroberi dan mangga.
Langkah-langkah pengembangan yang dilakukan meliputi:
- Inovasi Produk:
- Pengembangan yoghurt berbasis ekstrak bunga kecombrang
- Pelatihan Good Manufacturing Practices (GMP)
- Perbaikan desain kemasan yang lebih menarik dan ramah lingkungan
- Efisiensi Produksi:
- Penerapan teknologi tepat guna
- Pemasaran Digital:
- Pemanfaatan media sosial (Instagram, Facebook)
- Ekspansi ke platform marketplace (GoFood, GrabFood)
- Pengelolaan Keuangan:
- Digitalisasi sistem keuangan untuk efisiensi dan pemantauan kinerja yang lebih baik
Prof. Rifda menekankan bahwa “Yoghurt berbasis kecombrang tidak hanya menawarkan rasa yang unik, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan tambahan, sehingga menarik minat konsumen yang peduli pada kesehatan.”
Keberhasilan inovasi Yoghurt Sehati menjadi inspirasi bagi UMKM lain untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi tepat guna, khususnya di tengah tantangan ekonomi pasca-pandemi. Dengan dukungan akademisi seperti Tim PKM Unsoed, UMKM dapat meningkatkan daya saing dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.












